EKONOMI DAN PARIWISATA
3 Festival Kaltim Tembus KEN 2024, Duta Wisata Harapkan Ini
Duta Wisata Kaltim Nadya Pradita ikut senang dengan lolosnya 3 festival asal Kaltim yang tembus KEN 2024. Dia berharap besar event-event ini dapat mengatrol industri pariwisata secara lebih luas.
Setelah sukses di tahun-tahun sebelumnya. Kini, Karisma Event Nusantara (KEN) 2024 kembali lagi. Event ini digelar guna menarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Untuk berkunjung ke berbagai daerah yang ada di seluruh Indonesia.
KEN 2024 menyajikan 110 event unggulan dari Sumatra hingga ujung Papua. Tentunya, event-event tersebut sebelumnya telah dikurasi dengan ketat dari 252 event yang diusulkan.
Dari Kaltim, ada 3 festival yang masuk dalam daftar itu. Yakni Festival Lomplai di Kabupaten Kutai Timur, Balikpapan Fest di Kota Balikpapan, dan Festival Hudoq Pekayang di Kabupaten Mahakam Ulu dalam nominasi event KEN 2024.
KEN Bawa Efek Domino
Menurut Duta Wisata Kaltim Nadya Pradita, KEN 2024 merupakan momentum yang luar biasa. Untuk memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Melalui warisan budaya dan pariwisatanya yang melimpah.
“Hal ini tentunya memberikan multi player effect terhadap penggerak pariwisata dan banyak sektor antara lain penggiat UMKM, pelaku seni dan budaya,” ungkapnya, baru-baru ini.
Festival Lomplai, menurutnya merupakan festival adat masyarakat Dayak Wehea Lom Plai di Kecamatan Muara Wahau Kabupaten Kutim. Yang dilakukan setiap satu tahun sekali dan turun-temurun.
“Festival ini memiliki daya tarik. Di mana festival ini merupakan festival panen yang diadakan 1 tahun sekali, menggunakan topeng hudoq khas suku Wahea,” jelas Nadya.
Lalu Balikpapan Fest, saat ini telah menjadi agenda tahunan bertaraf nasional yang menyuguhkan beragam kekayaan budaya Indonesia. Dengan konsep acara yang diusung moderen, tetapi tetap menonjolkan budaya kota Balikpapan.
“Daya tarik dari BPN fest, menampilkan banyak tampilan perform dari budaya kota setempat. Fashion show yang mengangkat kearifan lokal kota Balikpapan dengan menggaet desainer kenamaan Balikpapan,” katanya.
“Serta pameran UMKM yang mendorong pertumbuhan perekonomian kota Balikpapan,” sambungnya.
Sementara Festival Hudoq Pekayang, kata Nadya, merupakan ritual adat Hudoq berupa tarian topeng Hudoq dan pakaian Hudoq. Yang dilakukan oleh masyarakat Dayak di Mahakam Ulu untuk memohon kesuburan tanah dan hasil panen yang melimpah.
“Festival ini memiliki unsur seni yang khas dan masih kental ini lah yg membuat daya tarik tersendiri. Dan memiliki doa-doa khusus untuk mensukseskan ritual panen,” pungkasnya.
Tanggapan Dispar Kaltim
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Ririn Sari Dewi tentunya sangat bangga bahwa festival pariwisata di Kaltim dapat tembus di KEN 2024.
“Ini merupakan pengakuan dan apresiasi dari Kemenparekraf atas kualitas dan potensi event-event kita,” ungkap Ririn.
Atas masuknya tiga event pariwisata di Kaltim tersebut. Ririn mengundang masyarakat luas khususnya wisatawan Nusantara hingga mancanegara. Untuk datang menikmati KEN 2024.
“Kami yakin event-event ini akan memberikan pengalaman yang berkesan dan bermanfaat bagi para pengunjung,” singkatnya.
Dengan masuknya tiga event pariwisata ini. Dapat berdampak pada kabupaten atau kota di Indonesia. Termasuk Kaltim. (dmy/fth)
-
PARIWARA5 hari agoYamaha Luncurkan Fitur E-KSG, Servis Motor Kini Lebih Praktis Lewat Aplikasi
-
BERAU5 hari agoAkhiri Kendala Jarak, Dua SMA Negeri Baru Segera Dibangun di Berau
-
BALIKPAPAN3 hari agoDPRD Soroti Gaya Hidup Remaja, Kasus Cuci Darah Meningkat
-
PARIWARA4 hari agoCatatan MAXI Tour Boemi Nusantara Etape Satu, Ini Deretan Jalur Ikonik dan Spot Eksotis di Sumatera Utara Untuk Pecinta Touring
-
BALIKPAPAN4 hari agoDPRD Samarinda Kunjungi DPRD Balikpapan, Bahas Peran Banmus dalam Penyusunan Agenda Dewan
-
BALIKPAPAN4 hari agoKomisi III DPRD Balikpapan Bahas Pengalihan Pengelolaan Pemakaman dalam RDP
-
BALIKPAPAN3 hari agoBankeu Tak Cair, DPRD Balikpapan Dorong Optimalisasi PAD
-
BALIKPAPAN1 hari agoProyek Sekolah Terpadu Islamic Center Balikpapan Ditunda

