Connect with us

SAMARINDA

Andi Harun Launching 4 Motif Batik Samarinda

Published

on

Komitmen dan kecintaannya terhadap warisan budaya bangsa dan sejarah, Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun melaunching batik Samarinda yang baru terbagi menjadi 4 jenis motif bertemakan Sungai Mahakam.

Launching Batik Samarinda dilakukan dalam rangkaian pembukaan Samarinda Festival 2022 di halaman GOR Segiri Samarinda, Jumat (25/3/2022) malam tadi.

“Batik Samarinda yang baru, terbagi 4 jenis motif bertemakan sungai mahakam. Kehidupan yang terkandung di sekitar wilayah sungai diceritakan ulang melalui garis, bentuk, dan simbol, yang merupakan stilasi dari bentuk-bentuk aslinya seperti Pohon Pakis, Ikan Pesut, dan gelombak riak sungai yang menjadi sumber kehidupan dan peradaban masyarakat,” ungkap Andi Harun dalam sambutannya. 

Andi Harun mengatakan melalui motif batik ini sekaligus ingin memberi pesan bahwa Samarinda adalah bagian dari sejarah besar kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Baca juga:   Wali Kota Andi Harun Geram, Baru Lima Bulan Perpustakaan Samarinda Sudah Rusak

“Samarinda tidak boleh tercabut dari akar sejarahnya. Karena banyak petinggi negeri, banyak tokoh-tokoh besar. Jika ingin besar dan maju jangan pernah melupakan sejarah,” pesannya.

Kembali dikatakannya, diangkatnya tema-tema tersebut terutama tema sungai ini merupakan penghormatan kepada Sungai Mahakam.

“Ini sebagai bentuk apresiasi dan rasa hormat serta bangga kita, Samarinda adalah salah satu kota di Kalimantan Timur yang dialiri salah satu sungai dengan lekukan terindah. Dan tugas kita bersama, tugas wali kota Samarinda, tugas Bupati Kutai Kartanegara, Bupati Kutai Barat dan Bupati Mahakam Ulu dan Gubernur, bagaimana kedepan mempertunjukkan kepada semua orang bahwa sungai kita bisa ditata dan Insya Allah menjadi sungai kebanggaan warga Kalimantan Timur, warga Indonesia sepanjang masa,” terangnya.

Baca juga:   Presiden Jokowi Putuskan Rakyat Boleh Lepas Masker dan Pelaku Perjalanan Tanpa Swab

Adapula penghormatan terhadap kehidupan di dalam sungai Mahakam, sebutnya diwakili dengan ikon ikan pesut yang terancam punah. Begitu pula ikonografi motif pakis diturunkan dari motif Suku Dayak sebagai penjaga kearifan budaya Sungai Mahakam. 

Sedangkan motif Sarung Samarinda yang digunakan sebagai latar, katanya merupakan simbol ciri khas dan pemersatu masyarakat yang bermukim di Samarinda. 

“Batik Samarinda adalah karya yang berharga, sama dengan lukisan indah yang kita gantungkan di Ruang Utama untuk dikagumi dan dibanggakan,” pungkas Andi Harun.

Selain melaunching Batik Samarinda, Wali Kota Samarinda juga melaunching pelayanan publik kepengurusan Uji KIR secara online di Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Samarinda.

Menurutnya, mekanisme ini akan memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih baik, efektif, dan efisien untuk uji kendaraan bermotor, sebagai tanda bahwa kendaraan tersebut layak digunakan secara teknis di jalan raya. 

Baca juga:   Demi Kesejahteraan, Isran Noor Minta Perizinan Tambang Masyarakat Dipermudah

“Pelayanan yang prima di semua sektor harus benar-benar menjadi komitmen yang tinggi bagi seluruh OPD Pemerintah Kota Samarinda, agar mewujudkan Samarinda sebagai Kota Pusat Peradaban, bisa direalisasikan,” pungkasnya.(DON/KMF-SMD)

Bagikan
Lanjut Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.