Connect with us

GAYA HIDUP

ASN Libur 5 Hari, Ini Tanggapan Ibu Warung, Kang Ojek, sampai Mahasiswa Soal Cuti Bersama Iduladha 2023

Published

on

asn
ASN mendapat jatah libur panjang pada Iduladha kali ini. (IST)

Bagi ASN, libur Iduladha tahun ini akan panjang dan menyenangkan. Tapi bagaimana dengan pemilik warung makan, ojek, dan mahasiswa? Berikut komentar mereka.

Berbagai tanggapan muncul usai pemerintah mengeluarkan kepastian libur dan cuti bersama Iduladha. Melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri pada Selasa, 20 Juni lalu. Tahun ini, total ada 5 hari libur. Rinciannya 1 hari libur Lebaran, 2 hari cuti bersama, dan 2 hari akhir pekan.

Kondisi saat ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Pada 2022, cuti bersama Iduladha untuk ASN hanya satu hari. Itupun bertepatan dengan hari Minggu. Yang memang merupakan hari libur. Sementara Iduladha jatuh pada Sabtu, 9 Juli 2022. Total libur hanya 2 hari.

Tanggapan pertama datang dari Sri. Seorang ibu rumah tangga sekaligus pemilik warung makan. Ia mengaku hanya bisa menerima keputusan dari pemerintah. Pasalnya, warung makan Sri berdekatan dengan Kantor Gubernur Kaltim.

Sehingga banyak ASN pemprov yang kerap makan atau sekadar ngopi di warungnya. Ia menjajakan mi instan, minuman sachet, kopi, hingga makanan ringan. Karena ASN libur panjang, otomatis pendapatannya ikut libur.

Baca juga:   8 Rekomendasi Masakan Berbahan Daging Sapi untuk Iduladha 2023

 “Mereka (ASN) kan kadang bosen makan di dalam (kantin gubernuran), makannya di sini. Ngopi, makan mi,” katanya pada Rabu, 20 Juni 2023.

“Jadi ya jualan agak sepi lah kalau mereka nggak turun. Kalau mereka turun ya terbantu lah agak lumayan,” tambahnya.

Meski tahu bakal sepi, Sri bilang tetap akan membuka warungnya. Berharap ada warga umum yang singgah ke tempatnya.

“Memang sudah aturannya mau gimana. Ya jualan aja sedapatnya.”

Tak jauh berbeda, Puji Rahayu, seorang ojek khusus anak sekolah mengaku ikut terdampak secara ekonomi. Libur untuk ASN yang juga meliburkan anak sekolah. Membuatnya menjadi tak bekerja. Sebab tak ada anak sekolah yang dijemputnya.

“Soalnya saya kan jemputnya anak sekolah langganan. Tiga hari libur, ya saya tiga hari libur juga. Seminggu libur ya seminggu juga libur,” ujarnya.

Namun Ia menyebut, libur kali ini dampaknya tak sebesar cuti bersama pada Idulfitri kemarin.

Baca juga:   8 Rekomendasi Masakan Berbahan Daging Sapi untuk Iduladha 2023

Puji mengaku tak ikut libur. Ia justru akan mencari alternatif pekerjaan lain. Semisal menjadi kurir barang.

Pandangan selanjutnya berasal dari Nuryanto, seorang driver ojek online. Ia merasa keberatan dengan adanya penambahan cuti bersama bagi ASN pada Iduladha kali ini. Menurutnya, libur panjang untuk ASN akan berdampak pada kosongnya pelayanan publik.

“Kan sudah ada libur rutin Sabtu-Minggu. Nggak perlu ada penambahan cuti,” ungkapnya.

“Kasihan pelayanan publik, masyarakat kan butuh pelayanan. Jadi terganggu” tambah Nuryanto.

Baginya, sistem kerja shift lebih baik untuk diterapkan. Agar masyarakat tetap dapat pelayanan. Dari pada harus libur panjang dan pelayanan ditiadakan.

Kemudian, Brigo, seorang sopir pendistribusian produk cat. Ia mengaku mengikuti keputusan pemerintah. Soalnya jadwal kerja yang Brigo miliki tak jauh berbeda dengan hari kerja ASN. Sehingga Ia ikut merasakan libur panjang kali ini. Walau libur 5 hari baginya kepanjangan juga.

Baca juga:   8 Rekomendasi Masakan Berbahan Daging Sapi untuk Iduladha 2023

“Jenuh juga sih di rumah, pengen kerja,” kata Brigo.

“Cuma kalau dari sana minta libur, ya udah libur, kalau enggak, ya enggak,” tambahnya.

Pandangan lain datang dari kalangan mahasiswa. Angelia, mahasiswa yang tengah menempuh semester akhir, mengaku tak berdampak terhadap cuti bersama yang akan berlangsung 5 hari itu.

“Karena nggak ada jadwal apapun di kampus, apalagi emang masuk masa libur. Jadi gapapa (libur 5 hari),” singkatnya.

Berbeda dengan Okta. Baginya, libur panjang Iduladha kali ini berdampak padanya yang akan melangsungkan sidang akhir skripsi. Itu akan mempengaruhi jadwal persidangannya. Karena ia mendapat jadwal pada Rabu, 28 Juni 2023 mendatang. Bertepatan dengan tanggal cuti bersama.

“Jadi ada kemungkinan dimajuin atau dimundurin. Kemarin sempet khawatir bakal dibatalin malah. Tapi ternyata enggak,” ungkap Okta.

Dirinya mengaku siap menerima terkait perubahan jadwal yang akan didapatkannya. Baik itu lebih awal atau justru ditunda.

Kalau menurutmu, bagaimana? (*/ens/dra)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.