Connect with us

BERAU

Belajar dari YouTube, Tiga Warga Berau Nekat Buka Jasa Pemalsuan SIM

Published

on

Belajar dari YouTube, Tiga Warga Berau Nekat Buka Jasa Pemalsuan SIM
Rilis pers pengungkapan pelaku pemalsuan SIM di Berau. (Foto: Tribrata News)

Satreskrim Polres Berau menangkap tiga orang yang diduga melakukan pemalsuan surat izin mengemudi (SIM). Masing-masing berinisial IH (29), YY (34), dan SF (39).

Kapolres Berau AKBP Sindhu Brahmarya didampingi Kasat Reskrim Iptu Ardian Rahayu Priatna menjelaskan, kasus ini terungkap dari laporan dari salah satu perusahaan. Pada Senin (10/10/2022), perusahaan itu mencurigai SIM yang digunakan salah seorang pelamar kerja dalam berkasnya tidak asli alias palsu.

“SIM pelamar kerja itu diduga palsu. Setelah dilakukan pengecekan ke lokasi dan nomor register ke Sat Lantas, ternyata benar SIM jenis BII Umum tersebut palsu,” beber Sindhu.

Petugas kemudian dikerahkan guna melakukan penyelidikan. Dari situ Polisi menangkap tiga pelaku, yang masing-masing memiliki perannya tersendiri.

Baca juga:   Edarkan Sabu-Sabu, Oknum IRT di Muara Badak Diringkus Polisi

“IH selaku perantara, YY bertugas mencari korban dan SF sebagai pencetak SIM palsu,” bebernya.

Interogasi yang dilakukan mengungkapkan para pelaku mendapat keuntungan bervariasi dari pemalsuan SIM tersebut. Yaitu mulai Rp1,3 juta sampai Rp1,8 juta.

Sindhu menerangkan, awalnya salah seorang pelaku hanya membantu mengurus beberapa berkas. Lalu ada salah seorang pelanggan yang bertanya apakah bisa membuat SIM jenis BII. Para pelaku lantas menyanggupinya.

“Mereka menggunakan mesin cetak atau printer biasa. Untuk material, mereka beli di salah satu toko online. Sedangkan cara membuat SIM-nya, pelaku belajar dari YouTube,” urainya.

Dari para pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa peralatan komputer, lima KTP palsu, sembilan SIM BII palsu, sembilan SIM perusahaan palsu, 13 cetakan SIM bagian depan, 65 cetakan SIM bagian belakang, 33 kartu putih, 12 plastik transparan perekat, satu surat keterangan kerja palsu, dan juga ponsel. (redaksi)

Baca juga:   Polisi Bongkar Tambang Ilegal di Kawasan IKN, Pelaku dan Pemodal Ditangkap

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.