OLAHRAGA
Borneo FC Berusaha Garang Lagi saat Jumpa Persis, Biak, dan Dewa United
Borneo FC akan memanfaatkan libur kompetisi untuk mengembalikan ketajaman mereka yang hilang di 5 laga terakhir. Hasil latihan itu akan diterapkan saat berjumpa Persis, PSBS Biak, dan Dewa United di Liga 1. Mampukah Pesut Etam garang lagi?
Performa Borneo FC Samarinda setelah jeda internasional lalu mengalami penurunan yang signifikan. Dari sebelumnya meraih 4 kemenangan, mencetak 10 gol, dan hanya kebobolan 1 kali. Menjadi 1 kemenangan, 3 imbang, dan 1 kalah di 5 laga terkini di semua ajang. Yang paling miris adalah produktivitas golnya, yakni hanya mampu mencetak 3 gol dari 5 laga itu.
Pelatih Pieter Huistra sebelumnya menyebut bahwa manjalnya lini depannya tidak hanya faktor internal. Tim-tim lawan yang cenderung bermain bertahan saat bersua Borneo FC menyulitkan pemainnya untuk mengeksekusi peluang jadi skor.
“Kami mengakhiri musim lalu dengan sangat bagus. Kami selesai dengan cukup bagus, tim lain melihat itu, jadi mereka berkonsentrasi betul dengan pertahanan. Mereka senang jika memiliki satu poin jika melawan kami.”
“Jadi, buat saya tim lain juga memiliki rasa respek dengan tim Borneo,” ujarnya di laman resmi tim, kemarin.
Manfaatkan Waktu Libur
Pieter merasa sedikit beruntung, karena jeda internasional bulan Oktober ini bisa memutus momentum buruk timnya. Paling tidak, para pemain bisa berlibur selama sepekan untuk menyegarkan pikiran, sebelum kembali beraktivitas di sepak bola.
“Kami memiliki jadwal yang sangat sibuk bulan kemarin sebelum adanya jeda internasional. Kami melewati jeda antarlaga yang pendek.”
“Jadi ini bagus untuk memberikan pemain beberapa hari libur. Dan kalian bisa lihat, saat mereka kembali denga pikiran yang kosong. Badan mereka siap melakukan pekerjaannya lagi,” ujarnya.
Kembalikan Ketajaman
Ketika kembali berkumpul di Samarinda pekan ini, selain memberi porsi latihan umum, Piter memberi perhatian lebih pada latihan ketajaman. Ia ingin timnya kembali garang saat berjumpa Persis, Biak, dan Dewa United di Liga 1, sebelum kembali libur.
“Saya melihat ada 3 pertandingan, ada Persis, Biak, dan Dewa. Di 3 laga itu, kami melihatnya secara serius banget. Karena kami ingin bermain dengan sangat baik.”
“(Soal lini depan yang manjal) Sekaang kami harus bekerja dan mencari solusi. Misal seperti laga melawan Persita, kami punya banyak peluang, di mana kami harusnya unggul 3 atau 4 gol. Tapi sayangnya kami tak bisa mencetak gol.”
“Saya yakin di pertandingan berikutnya kami akan mencetak gol, jadi biarkan saya bekerja untuk hal itu,” pungkasnya. (dra)
-
NUSANTARA5 hari agoAnti Worry! Healing ke Swiss van Java Jadi Semakin Syahdu Bareng Warna Terbaru Classy Yamaha
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoWaspada Banjir Rob, BMKG Peringatkan Pasang Laut Kaltim Capai 2,8 Meter Sepekan ke Depan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoCuma Disokong Rp5 Juta, Kampung Ramadan Temindung Sukses Gerakkan Ekonomi Samarinda
-
SAMARINDA3 hari agoBukan Pasar Musiman Biasa, Dispar Kaltim Apresiasi Kampung Ramadan Temindung yang Jadi Magnet Ngabuburit Baru Samarinda
-
NUSANTARA2 hari agoDua Hari Safari di IKN, Menag Nasaruddin Umar Bicara Toleransi hingga Kota yang Dirindukan
-
NUSANTARA2 hari agoMenag Gagas Istiqlal dan IKN Jadi ‘Masjid Kembar’, Siapkan Beasiswa Ulama via LPDP
-
NUSANTARA3 hari agoRun The City by Grand Filano Jadi Cara Baru Anak Muda untuk Menikmati Olahraga Sambil Hangout Bareng
-
NUSANTARA1 hari agoBukti Pembinaan Mendunia Yamaha Racing Indonesia, Aldi Satya Mahendra Ukir Sejarah di World Supersport Australia, Selanjutnya Targetkan Juara Race

