Connect with us

OLAHRAGA

Borneo FC Perpanjang Kontrak Fajar ‘The Robot’ Fathur Rahman hingga 2025

Published

on

Borneo fc
Fajar dipastikan tetap berseragam jingga hingga 2025. (MO/BFCS)

Fajar Fathur Rahman sepakat memperpanjang kontraknya di Borneo FC 2 musim lagi, atau hingga 2025. Pemain berjuluk The Robot selama 2 musim terakhir telah menjadi pemain tak tergantikan, padahal usianya baru 21 tahun.

Melansir situs Transfermarkt, kontrak Fajar di Borneo FC Samarinda berakhir pada Desember 2023 kemarin. Para penggemar sempat mendesak agar klub segera menyodori pemain asal Manokwari yang tumbuh di Ternate itu kontrak anyar.

Meski terlihat santai, dipercaya manajemen dan agen sang pemain telah menjalin kesepakatan personal di balik layar. Untuk meneruskan kerja sama.

Benar saja, pada 4 Januari 2024, atau pada hari kedua TC Jogjakarta. Klub mengumumkan secara resmi bahwa bek kanan andalannya itu tak akan pergi ke mana-mana.

“Ya secara resmi kita memperpanjang durasi kontrak Fajar sampai 2 tahun. Kita semua tau bagaimana kontribusi dia bersama Borneo FC selama ini dan ini adalah bentuk apresiasi kita atas kerja keras yang sudah dia berikan,” ujar presiden klub Borneo FC, Nabil Husien di situs resmi klub.

Baca juga:   Borneo FC Siapkan Minimal 20 Bus untuk Angkut Suporter ke Balikpapan

Konsistensi Fajar Fathur Rahman

Fajar (bersama Komang Teguh) direkrut Borneo FC pada musim 2020, saat itu dia merupakan jebolan Timnas U-19 asuhan Bima Sakti. Bermain sebagai penyerang sayap, Fajar mencetak 4 gol dari 4 laga. Ia tampak memiliki prospek sebagai penyerang masa depan.

Meski bergabung pada usia 18 tahun, Pesut Etam tak ragu untuk menyodori kontrak berdurasi 3 tahun. Sayangnya, musim pertama Fajar di klub Samarinda tidak berjalan baik.

Selain kompetisi yang prematur, ia juga gagal bersaing di sektor depan yang dipenuhi pemain sayap berpengalaman. Dia sempat ingin menyerah, namun pada satu momen, dia kena ‘damprat’ eks vice captaint Javlon Guseynov.

Bek asing yang kini bermain di Persita itu meminta Fajar fokus pada sepak bola, dan bekerja lebih keras untuk mendapat menit bermain. Bukan malah mengeluh.

Baca juga:   4 Reaksi Menarik Diego Michiels Usai Timnas Kalah 0-4 dari Libya

Nasihat itu menjadi titik balik seorang pesepakbola muda asal Timur Indonesia itu. Pada musim 2021, dia sering berada di daftar susunan pemain dalam setiap pertandingan. Namun hanya dipercaya tampil di 11 laga saja.

Menariknya, pada 29 Januari 2022, di laga kontra Bali United. Pelatih Fakhri Husaini menjadikannya sebagai bek kanan. Dari situ, babak baru karier Fajar dimulai. Hingga kini, dia terus menjadi bek kanan Pesut Etam.

Walau berposisi asli penyerang sayap kanan, Fajar tak tampak kesulitan memainkan peran barunya yang lebih defensif. Justru karena ketekunannya, kini Fajar semakin paten sebagai pemain belakang. Sudah banyak penyerang asing yang ia kantongi, karena memiliki kecepatan, visi bermain, dan kekuatan tubuh.

Baca juga:   4 Reaksi Menarik Diego Michiels Usai Timnas Kalah 0-4 dari Libya

Musim ini, Fajar menjalankan peran ganda. Dia mengisi slot pemain U-23 yang harus bermain minimal 45 menit setiap laga. Sekaligus menjadi bek kanan utama Pesut Etam.

Nabil berharap Fajar terus mengasah diri menjadi bek kanan super tangguh.

“Semoga Fajar kedepan bisa terus mempertahankan konsistensinya dan membawa Borneo FC berprestasi,” pungkasnya.

Sejauh ini, Fajar sudah bermain 69 kali untuk Pesut Etam di semua ajang. Dengan torehan 2 gol dan 4 asis. Termasuk asis bersejarah untuk gol perdana Pluim beberapa waktu lalu. (dra)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.