SEPUTAR KALTIM
Curah Hujan Tinggi, Warga Pesisir Kutai Barat Diingatkan Waspada Banjir
DIBEBERAPA ruas jalan kampung di 3 Kecamatan pesisir sudah mulai terendam banjir akibat tingginya curah hujan, seperti; di Kecamatan Long Iram, kondisi meluapnya aliran sungai Mahakam, masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Ada peningkatan ketinggian air sejak beberapa hari lalu, dan memang benar sudah ada beberapa kecamatan yang kampungnya berada dipesisir sungai terendam. Salah satunya di kampung kami, Long Iram Seberang,” kata petinggi Kampung Long Iram Seberang, Fahrizal saat dihubungi.
Beberapa kecamatan yang mulai merasakan peningkatan ketinggian air diantaranya adalah Kecamatan Long Iram, Tering dan Melak, dari tahun ke tahun sudah menjadi langganan terendam air.
“Kalau di Kecamatan Long Iram, kini air sudah mulai mencapai ketinggian 20 cm hingga 60 cm atau selutut kaki orang dewasa. Namun belum sampai masuk kedalam rumah warga. Beberapa warga memang masih bertahan karena ini sudah biasa mereka alami setiap tahunnya,” tambahnya.
Peningkatan air ini disebabkan oleh meningkatnya curah hujan yang terjadi di wilayah hulu Sungai Mahakam seperti pada Rabu (19/5) malam lalu, sehingga menyebabkan peningkatan air pasang cukup drastis, namun sekarang bertahan dan berangsur turun.
“Sudah mulai turun, tapi kalau hujan lagi didaerah hulu. Bukan tidak mungkin air kembali pasang, oleh karena itu seluruh warga kita minta untuk meningkatkan kewaspadaan,” pesannya.
Pemerintah kampung, kecamatan hingga instansi terkait pun sudah mulai berkoordinasi menyiapkan langkah antisipasi penanganan, jika air banjir mengalami peningkatan, salah satu upayanya dengan mendirikan lokasi pengungsian didaerah yang cukup tinggi.
“Jika air banjir masih meningkat (keadaan darurat), untuk Kampung Long Iram Seberang rencananya akan mendirikan lokasi pengungsian di Kampung Muara Leban. Saat ini kita tetap mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan waspada. Semoga air juga tidak naik dan bisa cepat surut,” tutupnya. (Penulis: Lilis, Editor: Hermanto/Diskominfo Kubar/ Redaksi KF)
-
MAHULU5 hari agoBuka Isolasi Mahulu, Pembangunan Bandara Ujoh Bilang Sudah 89 Persen Ditargetkan Beroperasi Februari 2026
-
EKONOMI DAN PARIWISATA1 hari agoAkses Pariwisata Kaltim Semakin Mudah, Ini 2 Rute Baru Lion Air Domestik dan Internasional
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoPemprov Kaltim Kebut Cetak Sawah 20 Ribu Hektare, Targetkan Swasembada Pangan Mandiri pada 2026
-
SAMARINDA5 hari agoMinggu Malam, Ustaz Das’ad Latif Bakal Isi Tabligh Akbar di Penutupan Pekan Raya Kaltim 2026
-
HIBURAN5 hari agoLomba, Pameran, hingga Tabligh Akbar, Berikut Rangkaian Keseruan Pekan Raya Kaltim Gratis!
-
SAMARINDA4 hari agoPenumpang Melonjak, Bandara APT Pranoto Ajukan Perluasan “Area Safety” di Sisi Runway
-
SAMARINDA5 hari agoLapas Samarinda Overkapasitas 300 Persen, Andi Harun Siapkan 9 Hektare Lahan di Bayur
-
FEATURE4 hari agoTanggal Merah Januari 2026: Mengacu SKB 3 Menteri, Masih Ada Satu ‘Long Weekend’ Tersisa
