Connect with us

POLITIK

Dear Calon Gubernur Kaltim, Ini Nih yang Diharapkan Gen Z dari Pemimpin Daerah

Diterbitkan

pada

Ilustrasi Gen Z Indonesia. (IST)

Anak muda Kaltim sedang mengamati para calon gubernur yang akan bertarung di Pilkada 2024. Kalangan Gen Z lagi mencari calon jagoan yang relevan untuk dicoblos pada November mendatang. Apa saja yang mereka inginkan?

Selain suara kalangan ibu-ibu yang terkenal solid. Para calon gubernur Kaltim harus mulai mempertimbangkan dampak suara Gen Z di Pilgub Kaltim tahun ini. Pasalnya pemilih muda akan didominasi oleh mereka. Kemungkinan terburuknya, tingkat partisipasi pemilu akan turun jika mereka gagal menemukan sosok idaman.

Karena itu, para calon gubernur mesti memahami apa saja yang mereka inginkan. Ada beberapa hal yang anak muda harapkan ada dalam pola pikir calon gubernur tahun ini.

Adaptif dan Inovatif

Jika melihat bursa calon gubernur, nama-nama yang ada merupakan politisi senior. Soal pengalaman memimpin, sudah tidak diragukan lagi. Tapi menurut tokoh pemuda Samarinda Seberang, Chaidir Tamami, anak muda era ini mencari sosok pemimpin yang adaptif dan inovatif.

Baca juga:   Borneo FC Incar Juara Ketiga Demi Pendukung Setianya

Hal ini karena dalam beberapa tahun terakhir, gempuran teknologi sudah mengubah banyak hal. Baik di skala mikro ataupun makro. Karenanya, mereka berharap gubernur selanjutnya adalah orang yang mampu menelurkan kebijakan yang relevan dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat saat ini.

Chaidir menekankan pentingnya adaptasi dan inovasi. Karena Kaltim dalam 2 bulan lagi akan berdampingan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang digadang sebagai Kota Dunia. Kan tidak lucu kalau IKN yang super modern, bertetangga langsung dengan provinsi yang tidak progresif.

“Calon gubernur harus peka terhadap perubahan, memanfaatkan teknologi, dan mengoptimalkan potensi daerah. Kaltim saatnya membutuhkan pemimpin yang supportif, inovatif, adaptif, dan apresiatif terhadap sumber daya manusia dan pengelolaan alam yang bijak,” katanya, Jumat, mengutip dari Antara.

Peningkatan SDM Tidak Prematur

Masih dari Chaidir, ia melihat program peningkatan SDM lewat pelatihan kompetensi sudah bagus. Namun ia melihat, kebanyakan masih prematur. Asal sudah dibiayai ikut pelatihan, para peserta langsung dilepas.

Baca juga:   Pemkot Persiapan Kerjakan Teras Samarinda Tahap II, Pedagang Buah Pelabuhan Pasar Pagi Segera Direlokasi

Ia berharap pemerintah daerah memiliki rencana peningkatan SDM jangka panjang juga. Selain short course. Setelah memiliki keahlian beserta sertifikasinya, selanjutnya peserta tetap dibina. Baik untuk menjadi pekerja, melalui program magang misalnya. Atau untuk menjadi pengusaha.

Beasiswa Pendidikan

Perwakilan Komunitas pemuda Samarinda Andriardia menilai isu pendidikan adalah kunci dari banyak aspek. Lewat pendidikan yang memadai, peluang kerja masyarakat lokal akan membaik.

Selain itu, pemprov juga bisa sekaligus menutupi kekurangan guru, dokter, dan profesi lainnya yang selama ini pemerataannya masih menjadi masalah.

Nah, dalam hal ini, Andri berharap gubernur memiliki program nyata dan terukur. Seperti peningkatan fasilitas pendidikan hingga beasiswa.

“Generasi muda Kaltim menginginkan calon pemimpin yang berani memberikan porsi kepada anak muda untuk berkembang, tentunya dengan langkah yang konkret, seperti peningkatan porsi beasiswa yang lebih besar, program peningkatan keahlian dan menjamin lapangan pekerjaan yang memadai,” ujarnya.

Baca juga:   Mengenal Ezzi Buffon, Bocah Ajaib yang Pecahkan 2 Rekor Borneo FC pada 2 Musim Pertamanya

Pasar IKN

Ini adalah aspek yang tak kalah penting yang dipikirkan Andri. Yakni gubernur Kaltim harus benar-benar bisa menjadikan provinsi ini, baik sumber daya alam, jasa, hingga SDM-nya menjadi pemasok IKN.

“Anak muda Kaltim melihat pembangunan IKN sebagai kesempatan untuk transformasi ekonomi dan sosial yang inklusif.”

“Kami mengharapkan gubernur yang dapat memastikan IKN menjadi lebih dari sekadar simbol kemajuan infrastruktur, tetapi juga sebagai pemberdayaan masyarakat lokal dan peningkatan kualitas hidup,” imbuhnya.

Selain aspek-aspek prioritas di atas, Gen Z juga berharap pembangunan infrastruktur, terutama jalan. Kesehatan, transportasi umum moder, dan kestabilan harga barang pokok terus meningkat. (dra)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.