Connect with us

SAMARINDA

Disdag Samarinda Jaga Harga Ikan Layang Jangan Sampai Mahal, Ini Sebabnya

Published

on

disdag samarinda
Ilustrasi: Menu ikan layang bakar penggugah selera makan. (foto: Instagram/@andadi_may92)

Ada banyak jenis ikan laut dan air tawar di Samarinda. Kenapa Disdag menempatkan ikan layang sebagai komoditi spesial? Baca hingga tuntas untuk menemukan jawabannya.

Ikan layang bukan hanya sumber protein buat masyarakat Samarinda. Namun juga sumber inflasi. Hingga November tahun lalu, angka inflasi Kota Samarinda tercatat sebesar 0,22 persen. Peringkat kedua terendah di Kaltim.

Nah, sumber utama penyebab inflasi di Kota Tepian, rupanya ikan layang. Sebabnya, ikan ini sangat digemari warga Samarinda. Mau stok melimpah atau susah. Mahal atau murah, tetap dibeli. Berapapun harganya.

Upaya sosialisasi untuk mengalihkan kesukaan warga ke ikan jenis lain. Ataupun imbauan untuk memelihara ikan di pekarangan warga sudah dilakukan. Namun belum berdampak signifikan untuk jangka pendek.

Baca juga:   Bandara APT Pranoto Kembali Layani 6 Rute Perintis Bersubsidi, Ini Daftarnya

Makanya, Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda memilih untuk menjaga stabilitas harga ikan layang di pasaran. Cara ini diharapkan bisa menekan laju inflasi sepanjang tahun 2023.

Kepala Disdag Samarinda Marnabas Patiroy mengakui, sulit menebak stok dan harga ikan layang karena bukan spesies peliharaan.

“Jadi kami coba komunikasikan kepada seluruh OPD, khususnya Dinas Perikanan (Diskan) sebagai pengatur peredaran ikan. Terutama di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Selili,” jelas Marnabas, Rabu, 25 Januari 2023.

“Misalnya saja kalau peredaran ikan layang  langka dan mahal. Itu kami coba hubungi Diskan untuk langsung turun ke lapangan.”

“Entah itu langsung supply ke pedagang atau kita yang turun jualan secara langsung. Tapi tergantung juga dengan persediaan yang ada di TPI sana,” jelasnya lagi.

Baca juga:   Kecewa Berat, Pendukung Timnas di Samarinda Bilang Mental Pemain Loyo, Main Plonga-Plongo!

Selain stoknya yang sulit diprediksi, perkara lain soal ikan layang adalah masa segarnya tidak lama. Sehingga kalau stok melimpah, harga murah. Begitu sebaliknya.

Karena itu, opsi menggelar pasar murah menjadi program prioritas Disdag Samarinda. Untuk ‘mengakali’ naik turunnya inflasi yang bersumber dari ikan layang yang sebenarnya tidak bisa melayang ini.

Pasar murah sendiri akan digelar di seluruh kecamatan di Samarinda.

“Tunggu saja jadwal operasi pasarnya. Secepatnya akan rilis,” tutupnya. (sgt/dra)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.