Connect with us

SEPUTAR KALTIM

Disperindagkop Kaltim Mulai Beralih ke Sistem Kearsipan Srikandi

Published

on

disperindagkop
Tim Arsiparis Sekretariat Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Kaltim Tisya (Yanti/Kaltim Faktual)

Meskipun masih menggunakan SIDA. Saat ini Disprindagkop Kaltim tengah beralih ke penggunaan Srikandi dalam pengelolaan arsip mereka.

Tim Arsiparis Sekretariat Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop) Kaltim, Tisya mengungkapkan bahwa Disperindagkop Kaltim sudah mulai beralih ke aplikasi Srikandi untuk manajemen arsip.

“Saat ini kami masih menggunakan aplikasi SIDA, tapi mulai beralih ke Srikandi,” ungkapnya, Selasa 28 November 2023.

Lebih lanjut, Tisya menjelaskan pelatihan penggunaan aplikasi Srikandi ini telah digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim di Solo beberapa waktu lalu.

“Kemarin kan ada pelatihannya tapi gak ikut jadi belum ada dapat pelatihan,” ujarnya.

Kendati demikian, tim arsiparis Disperindagkop Kaltim, tetap berupaya untuk mempelajari penggunaan aplikasi Srikandi secara mandiri. Mereka juga telah melakukan koordinasi dengan DPK Kaltim untuk mendapatkan bantuan teknis.

Baca juga:   HUT ke-52 KORPRI Dimeriahkan oleh Bazaar UMKM dan Pasar Murah

“Kami sudah menghubungi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan untuk minta bantuan teknis,” tuturnya.

Sementara itu, Tisya juga menjelaskan arsip yang dikelola oleh Disperindagkop Kaltim terdiri dari dua jenis, yaitu arsip statis dan arsip dinamis.

“Arsipnya ada statistik dan dinamis. Kalau dinamis secara terus menerus kaya tepra itu belum bisa musnahkan karena punya perencanaan, sama bahan cetak juga ada dari tahun berapa aja,” jelasnya.

Terkait, jumlah arsiparis. Tisya mengatakan jumlah arsiparis di sini terbilang cukup mempuni. Terhitung, saat ini terdapat 8 arsiparis yang tersebar di seluruh bidang.

“Di sini kan tiap bidang, dan per bidang dikasih 2 arsiparis dan ada 3 bidang di sini jadi 8 arsiparis dan yang PNS cuma 1 arsiparis,” sebutnya.

Baca juga:   Dihadiri Ribuan Pendidik, Bupati Kukar Pimpin Upacara Hari Guru Se-Kaltim

Adapun perbedaan dari arsip statis dan dinamis ini yakni arsip statis merupakan arsip yang memiliki nilai guna yang tetap dan tidak akan dimusnahkan.

Sedangkan, arsip dinamis adalah arsip yang memiliki nilai guna yang tidak tetap dan dapat dimusnahkan setelah jangka waktu tertentu.

Dengan beralihnya pengelolaan arsip di Disprindagkop Kaltim ke Srikandi. Harapannya pengelolaan arsip di Disperindagkop Kaltim dapat menjadi lebih efektif dan efisien. Selain itu, arsip-arsip yang dikelola juga dapat terjaga keamanan dan keutuhannya. (dmy/fth)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN & KEARSIPAN KALTIM

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.