Connect with us

PARIWARA

Dorong Pemuda Berinovasi melalui TTG, Anggota DPRD Kaltim Sukmawati: Mereka Butuh Dukungan

Published

on

Sukmawati
Anggota DPRD Kaltim Sukmawati melakukan penyebarluasan Perda Kaltim tentang Kepemudaan di Desa Laburan Baru (dok/Kaltim Faktual)

Anggota DPRD Kaltim Sukmawati mendorong pemuda Kaltim berinovasi melalui TTG. Karena pemuda saat ini butuh dukungan dan perhatian yang lebih dari pemerintah.

Sabtu 20 Mei 2023 kemarin, DPRD Kaltim kembali melakukan giat Penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Kaltim. Tak terkecuali, Anggota DPRD Kaltim Sukmawati.

Wakil rakyat provinsi dapil Paser -PPU ini memilih menyosialisasikan Perda Kaltim No. 8 Tahun 2022 tentang Kepemudaan. Bertempat di Desa Laburan Baru Kecamatan Paser Belengkong Kabupaten Paser.

Sukma berpendapat, perda tersebut perlu menjadi atansi semua pihak. Khususnya untuk generasi anak-anak muda Kaltim sekarang.

“Karena mereka harus tahu apa yang bisa menjadi perhatian dan hak mereka dari pemerintah untuk masa depannya,” kata Sukmawati, kepada Kaltim Faktual, Minggu 21 Mei 2023.

Pemerintah memang telah banyak melakukan kepedulian terhadap pemuda. Namun baginya belum maksimal dan merata. Masih banyak pemuda Kaltim yang membutuhkan dukungan dari pemerintah. Karena itu, Sukmawati intens menyebar luaskan Perda tentang Kepemudaan Kaltim ini.

Dalam kegiatan tersebut Sukmawati ditemani 2 narasumber ahli dibidangnya. Yakni, Drs. H. Syahruddin Yahya seorang Guru SMK PGRI 2 Tanah Grogot dan Haris Fadhilah, tokoh setempat.

Kegiatan ini pun mendapat antusias dari warga Laburan Baru. Dengan dihadiri ratusan masyarakat dari elemen pemuda maupun orang tua. Mereka tampak sangat senang dengan adanya Perda ini.

Dimana dapat membantu pihak pemuda dalam berkreasi dan berinovasi. Yang bisa dibantu oleh pemerintah.

“Saya dorong pemuda desa untuk selalu berinovasi. Contohnya dengan program Teknologi Tepat Guna (TTG),” ucap politisi perempuan dari PAN ini.

Menurut Sukmawati, banyak potensi desa yang bisa di sandingkan dengan program TTG. Seperti pengolahan ikan bandeng. Agar lebih kekinian dan dapat diterima semua kalangan.

Dengan kreativitas pemuda yang tinggi, sangat sayang jika tidak ada dorongan atau bantuan dari Pemerintah Provinsi atau Pemerintah Kabupaten.

“Tadi ada beberapa pemuda mengeluh, mereka belum ada dapatkan bantuan dari pihak Pemkab. Para pemuda disana untuk berkreasi juga perlu dorongan dana,” jelasnya.

“Harapan saya semoga pemerintah jangan sampai memandang pemuda sebelah mata. Jangan takut untuk membantu pemuda dalam berkembang ke hal yang positif,” harapnya. (*/mhn/am)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.