Connect with us

OLAHRAGA

Drama Ludah FC, Diego Michiels Mengaku Kesal karena Ibunya Disebut Pelacur

Published

on

diego michiels drama
Tangkapan layar perseteruan Diego dengan penyerang asing Persija. (IST)

Diego Michiels mengakui kesalahannya. Namun menyebut Michael Krmencik meludahinya lebih dulu, bahkan menghina ibunya dengan sebutan pelacur.

Drama ludah FC yang melibatkan bek Borneo FC Diego Michiels dengan penyerang asing Persija Michael Krmencik. Menjadi sorotan besar pecinta sepak bola Tanah Air.

Akun media sosial keduanya sama-sama diserbu netizen. Bedanya, Michael Krmencik tak memberi respons apapun terkait kejadian itu. Tapi membatasi kolom komentarnya.

Sementara Diego membiarkan netizen ramai-ramai menghujatnya, seraya membuat klarifikasi melalui Instagram Story.

Drama ini bermula pada menit ke-78 dalam laga Persija kontra Borneo FC, Selasa 6 Desember malam. Diego tertangkap kamera meludah bagian belakang kanan Michael Krmencik. Penyerang Ceko lantas membalas dengan meludah persis ke wajah Diego.

Dieo lantas memukul Krmencik. Situasi memanas dan wasit mengambil tindakan dengan memberi kartu merah langsung untuk Diego dan kartu kuning buat Michael Krmencik.

Saat kejadian ini berlangsung, komentator pertandingan sempat menyebut bahwa sejak awal laga. Kedua pemain terpantau sudah beberapa kali terlibat friksi. Momen menit ke-78 itu adalah puncak dari perseteruan keduanya.

Hal ini selaras dengan klarifikasi Diego Michiels pada laman Instagramnya. Dia menjelaskan bahwa penyerang Persija itu sebenarnya lebih dulu meludahinya. Namun tidak tertangkap kamera.

Baca juga:   Begini Kondisi Terbaru Matheus Pato, Usai Cedera saat Lawan Persija

Selain itu, sejak awal Michael Krmencik sudah memprovokasi Diego. Bahkan, masih menurut penuturan bek 32 tahun itu, Krmencik sampai menghina keluarganya. Secara spesifik, menghina ibunya dengan sebutan pelacur.

Pada jeda babak pertama, Diego sempat memeringatkan pemain Persija untuk memberi tahu Michael Krmencik. Supaya berhenti menghina keluarganya. Namun peringatan itu tidak digubris dan berujung naik pitamnya Il Capitano. Berikut adalah klarifikasi Diego Michiels:

Klarifikasi FC. Kejadian ini sudah mulai sebelum di rekaman ini mulai. Dia jalan dari jauh ke arah saya pas dia udah dekat, dia ludahin duluan ke saya (kena saya).

Terus pas dia di depan saya (rekaman mulai) kalian lihat sendiri pergerakan mulut dia. Dia ludahin lagi tapi cuma kena dikit baru saya balas di situ. Dan setelah itu kejadian di mulai.

Dan sudah dari menit awal di babak pertama, dia maki-maki saya, maki-maki bawa nama ibu dan sudah ludahin berapa kali ke arah saya. Dan saya sudah kasih tahu ke teman-teman yang lain di Persija Jakarta di babak pertama, tapi mereka diam saja.

Jangan bilang saya yang mulai padahal dia yang mulai tapi gak apa apa. Salut untuk Persija dengan tiga poin dan saya terima hukuman apa pun FC.

Tak Mencari Pembenaran

Klarifikasi itu ditanggapi beragam oleh netizen. Ada yang menerima, banyak pula yang menuding Diego sedang mencari pembenaran. Soal dugaan hinaan terhadap ibu Diego, banyak yang menyebut itu sebagai alasan yang tidak masuk akal.

Baca juga:   Klasemen Porprov VII Kaltim 30 November 2022: Samarinda Kokoh di Pucuk

Terhadap beragam reaksi itu, Diego Michiels kembali membuat klarifikasi lanjutan. Yang poinnya, dia mengaku tidak mengada-ngada soal dugaan hinaan itu.

“Dari mana dia tahu nama ibu (Diego), bla bla bla,” tulis Diego menirukan komentar netizen padanya.

“Berapa kali dia (bilang) kata-kata begini: You mother ia a ho. Artinya ibumu seorang pelacur.”

“Buat apa saya harus bohong? Pembelaan? Saya tidak peduli dengan itu. Saya bisa bela diriku sendiri,” tegasnya.

Masih dalam unggahan yang sama, Diego kembali membuat pernyataan bahwa apa yang terjadi saat ini. Tidak ada kaitannya dengan apa yang dia lakukan pada masa lampau.

“Tidak usah bahas masa lalu saya bagaimana. Saya yang dulu.”

“Saya sudah buktikan beberapa tahun (ini) saya berubah di lapangan. Tapi ada batasnya.”

Baca juga:   Apindo Minta Kenaikan UMP 2023 Kaltim Ditunda, Ini Alasannya

“Maki-maki saya terserah. Itu hal biasa di lapangan. Tapi jangan hina keluarga saya,” pungkasnya.

Sayang Keluarga

Meski memiliki tampang yang sangat dengan ‘tumpukkan’ tato di tubuhnya. Serta kerap menampilkan perilaku yang slengekan ala badboy. Diego sejatinya sangat mencintai keluarganya.

Mengenai ibunya, saat masih tinggal di Deventer dulu. Dia dibesarkan ibunya seorang diri. Imbas perpisahan kedua orang tuanya. Sang ibu, dalam kondisi kurang secara finansial. Berusaha sebisa mungkin membahagiakan Diego. Termasuk mendukungnya menjadi pesepakbola profesional.

Hal itu pernah Diego sampaikan dalam sebuah sesi wawancara di kanal YouTube Borneo FC beberapa waktu lalu.

Selain sayang ibu, Diego juga sangat mencitai keluarga kecilnya saat ini. Usai menikah dengan wanita Indonesia dan memiliki anak. Diego sudah berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.

Kebiasaan buruk di masa lampau sudah dia hindari sebisa mungkin. Bahkan saking sayangnya dengan sang istri, Diego sama sekali tak ingin membicarakan masalah asmaranya dengan sejumlah artis.

“Ah jangan, saya menjaga hati istri saya,” sebutnya saat diminta tanggapan tentang kehidupan asmaranya di masa muda. (dra)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.