Connect with us

OLAHRAGA

Gacor di Timnas, Haruskah Fajar Dijadikan Penyerang di Borneo FC?

Published

on

FAJAR
Fajar Fathur Rahman sudah mencetak 4 gol dari 3 laga di SEA Games. (IST)

Di 3 laga awal, bek sayap Borneo FC Fajar Fathur Rahman sudah mencetak 4 gol dan 1 asis. Haruskah Pieter Huistra menjadikannya sebagai penyerang di klub?

Pelatih Timnas U-23 SEA Games, Indra Sjafri dengan jeli melihat potensi Fajar Fathur Rahman. Pemain muda terbaik Piala Presiden itu dikembalikan ke posisi aslinya, penyerang sayap.

Padahal sepanjang musim ini, pemain kelahiran Manokwari, Papua itu selalu bermain sebagai bek kanan di Borneo FC. Dari era Milomir Seslija, Andre Gaspar, hingga Pieter Huistra.

Kembali bermain sebagai penyerang, naluri gol Fajar muncul lagi. Di 3 laga awal Grup A melawan Filipina, Myanmar, dan Timor Leste. Pemain 20 tahun itu mencetak 4 gol dan 1 asis.

Di luar capaian golnya, secara umum Fajar memang tampak ganas di pertahanan lawan. Kemampuan dribble dan shot-nya meningkat pesat. Sangat berbeda dengan yang kerap ditampilkan di klub dengan kapasitasnya sebagai pemain bertahan.

Baca juga:   Borneo FC Masih Cari Pengganti Bustos

Insting Membunuh Fajar

Dalam sebuah sesi wawancara dengan klubnya, Fajar mengungkapkan tak banyak melakukan adaptasi untuk bermain sebagai penyerang lagi. Pasalnya posisi bek kanan yang kerap ia perankan, masih memiliki irisan dengan penyerang sayap. Lantaran di sepak bola modern, bek sayap juga dituntut lihai dalam menyerang.

“Kalau insting gol, itu dari sesi latihan selama di timnas,” ujar pemain yang karib disapa Pace, Senin.

Fajar kini berstatus sebagai top skor sementara sepak bola Sea Games. Menjadi satu-satunya pemain yang sudah mencetak 4 gol.

Meski begitu, menjadi pencetak gol terbanyak bukan tujuan akhir darinya. Ia lebih senang membawa medali emas untuk Indonesia ketimbang penghargaan individu.

Baca juga:   Kabar Buruk! Julio Cesar Berpotensi Dilego Borneo FC

“Saya sebenarnya lebih suka bikin asis. Ya pokoknya prioritas saya adalah membantu tim meraih juara,” tegasnya.

Perubahan Posisi di Borneo FC

Melihat potensinya di pos serang. Fajar Fathur Rahman tentu layak dipertimbangkan menjadi penyerang sayap lagi. Seperti awal kariernya di Borneo FC. Yang membuatnya tak dapat menit bermain karena persaingan.

Namun melihat kedalaman skuat di posisi tersebut. Kansnya bermain reguler sebagai penyerang sayap terbilang kecil.

Di posisi winger kiri, sudah ada Stefano Lilipaly dan M. Sihran. Adam Alis juga lihai bermain di posisi tersebut.

Sementara di kanan, persaingannya memang agak ringan. Terens Puhiri belum kembali ke performa terbaiknya sejak sakit. Andy Harjito juga masih terjangkau oleh Fajar.

Baca juga:   RESMI: Nadeo Argawinata Kembali Berseragam Borneo FC

Namun, gelombang welcome Borneo FC belum kelar. Masih ada peluang Pesut Etam mendatangkan pemain asing yang berposisi sebagai penyerang. Jika dia winger, maka akan bermain di kanan. Kalau penyerang tengah, bisa jadi malah Pato yang bergeser ke kanan.

Terlebih, persaingan di posisi bek kanan cenderung lebih tipis. Diego Michiels yang lebih sering dijadikan bek tengah, serta Alfharezzi Buffon yang masih belia.

Maka, jika menginginkan menit bermain yang lebih banyak. Fajar mesti senang bermain sebagai bek kanan lagi musim depan. (dra)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.