Connect with us

SAMARINDA

Awal Ramadan, Harga Ikan Laut di Pasar Segiri Samarinda Terpantau Murah

Published

on

ikan laut
Lapak ikan di Pasar Segiri Samarinda. (Hafif Nikolas/Kaltim Faktual)

Harga ikan laut di Pasar Segiri Samarinda terpantau stabil di awal Ramadan 2023. Termasuk ikan layang yang sering bikin inflasi.

Di Samarinda yang jauh dari laut. Harga ikan laut sering naik turun. Tergantung stok dari nelayan.

Yang paling bikin pusing Pemkot Samarinda adalah ikan layang. Pada musim-musim tertentu, stok ikan jenis ini tidak cukup untuk kebutuhan pasar Samarinda. Sehingga harga melonjak dan menciptakan inflasi.

Pada situasi sebaliknya, ketika sedang musim layang. Stoknya berlimpah, sementara permintaan stabil. Kalau sudah begini, harganya relatif murah. Namun kesegarannya jadi tanda tanya.

Nah, pada awal Ramadan tahun ini. Saat beberapa komoditas bahan pokok penting (Bapokting) mengalami kenaikan harga. Ikan ‘air asin’ terpantau stabil.

Baca juga:   Kaltim Borong 4 Piala di Baznas Award 2023

Berdasar pemantauan Kaltim Faktual di Pasar Segiri pada hari pertama Ramadan. Ikan layang dan tongkol yang sering diburu warga. Justru mengalami penurunan harga.

Seorang pedagang ikan Pasar Segiri bernama Awal mengatakan. Kebanyakan stok ikan laut adalah ‘kiriman’ dari nelayan Sulawesi. Ketergantungan pada kiriman dari luar ini yang membuat harga ikan laut tidak menentu.

Saat ini, ikan layang yang normalnya dipatok Rp30 ribu per kilogram. Turun jadi Rp25 ribu. Padahal beberapa pekan lalu, harganya Rp35 ribu.

“Barusan juga ini turun. Kemarin-kemarin naik itu harga ikan,” ucap Awal

“Kalau (nelayan) dari sana (Sulawesi) banyak dapat, biasanya dijual murah. Kami juga menjualnya murah,” lanjutnya.

Baca juga:   Stok Kebanyakan, Pemprov Kaltim akan Lelang Emisi Karbon ke Dunia

Ikan Laut Naik, Ikan Air Tawar Naik

Berbeda dengan ikan air asin yang turun. Harga ikan air tawar justru naik. Nila misalnya, harga normalnya Rp25-30 ribu. Kini bisa mencapai Rp35 ribu per kilogramnya.

Kalau soal ini, pedagang ikan Pasar Segiri tak bisa menjelaskan penyebabnya.

“Ikan nila yang saat ini naik. Padahal dapatnya dari sini-sini aja,” Awal kebingungan. (mhn/dra)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.