Connect with us

SAMARINDA

Inflasi Samarinda Tembus 5,27 Persen, Andi Harun Ingatkan TPID untuk Waspada

Published

on

Wali Kota Samarinda Andi Harun. (Foto: Diskominfo Samarinda)

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengingatkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk waspada. Pasalnya angka inflasi di Kota Tepian sudah menembus 5,27.

Hal ini disampaikannya dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi kepada jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, Rabu (12/10/2022) di Balai Kota.

Andi Harun menyebut angka inflasi nasional secara tahunan sudah menembus 5,95 persen. Meskipun target di akhir tahun nanti pada angka 5,3 persen.

Sementara di Samarinda sendiri angka inflasi telah mencapai di 5,27 persen. Sekalipun masih di bawah angka nasional, namun dia meminta TPID tetap harus waspada. Apalagi segala kebutuhan pokok di Samarinda rata-rata masih didatangkan dari luar daerah, khususnya kebutuhan pangan.

Baca juga:   Liga Baseball Samarinda For Kids Jadi Pembinaan Atlet Kaltim sejak Dini

Dalam hal ini Andi Harun meminta segera dirumuskan langkah antisipasi jangka panjang maupun pendek. Untuk mengendalikan angka inflasi supaya tidak terus meningkat.

Termasuk menjalin kembali kerja sama antardaerah, khususnya untuk komoditas bahan pangan yang rentan bergejolak. Serta mendorong gerakan menanam cabai dan berkolam ikan di pekarangan rumah sesuai arahan nasional.

“Kita juga bisa memanfaatkan dana sebesar Rp19,2 miliar atas apresiasi dari pusat karena Pemkot berhasil menekan laju inflasi di bawah level nasional. Di mana dana ini bisa dibelanjakan untuk mendukung penjaring sosial seperti bantuan untuk warga miskin atau belanja lainnya sebagai penunjang dalam penurunan angka inflasi yang bisa memenuhi asas kemanusiaan,” bebernya.

Baca juga:   Dialog dengan Perwakilan Guru Samarinda, Andi Harun Janjikan Beberapa Hal

“Intinya jangan sampai getaran ekonomi global ini membuat warga Samarinda jadi resah dan panik,” sambung mantan Legislator Karang Paci ini.

Andi Harun mengaku dirinya dalam satu pekan ini bakal fokus pada pengendalian inflasi di kota Samarinda. Yaitu dengan memperkuat konsolidasi melalui kerja bersama mengidentifikasi kebutuhan pokok yang masih didatangkan dari luar Samarinda. (redaksi)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.