Connect with us

SAMARINDA

Lewati Proses Panjang dan Berliku, Pasar Baqa Samarinda Seberang Akhirnya Dibuka

Diterbitkan

pada

Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda Marnabas. (Nisa/Kaltim Faktual)

Setelah proses panjang pembangunan, Pasar Baqa sempat direncanakan akan diresmikan pada Desember lalu. Namun kembali meleset. Pasar baru berfungsi pada 2024 ini meski belum diresmikan oleh wali kota.

Pemkot Samarinda secara bertahap melakukan pembenahan terhadap infrastruktur bangunan pasar. Selain merobohkan dan membangun ulang Pasar Pagi. Pasar Baqa Samarinda Seberang lebih dahulu disentuh.

Namun proses pembangunan Pasar Baqa yang terletak di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Baqa, Samarinda Seberang, memiliki jalan yang panjang. Memakan waktu sangat lama. Bahkan sampai mangkrak 2 kali.

Prosesnya dimulai pada 2016 hingga 2018. Kemudian sempat terhenti tanpa progres, akibat korupsi pejabat terkait. Kemudian dilanjut lagi pada 2022 lalu. Seiring dengan membaiknya kondisi APBD Samarinda.

Baca juga:   Pemkot Samarinda Gelar Teknologi Tepat Guna di Atas Sungai Mahakam

Pembangunan akhirnya rampung. Setelah beberapa kali berganti OPD penanganan. Pertama Dinas Pasar, lalu dialihkan ke Dinas PUPR Kota Samarinda. Dan kini ditangani Dinas Perdagangan.

Setelah proses panjang, pasar baru itu sebetulnya rampung pada pertengahan tahun lalu. Namun belum lengkap fasilitasnya. Rencananya bakal dilengkapi dan diresmikan pada Desember lalu.

FASILITAS SUDAH LENGKAP

Namun sampai pergantian tahun, Pasar Baqa belum juga diresmikan. Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda Marnabas menjelaskan jika memang ada pengunduran.

“Pasar Baqa sekarang sudah buka. Peresmiannya memang belum. Kita tidak mau membuka dan meresmikan kalau tidak all in semuanya” jelasnya.

Marnabas mengaku, saat ini untuk fasilitas sudah lengkap. Termasuk lift yang sempat jadi soal, fasilitas musala juga sudah. Meski sudah buka, namun pihaknya masih menyelesaikan permasalahan pedagang yang baru pindah.

Baca juga:   Pasutri di Samarinda Aniaya Anaknya hingga Tangan Melepuh dan Kaki Patah, Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Pedagang yang sebelumnya menempati pasar, kemudian direlokasi, mereka yang terdata akan kembali ke tempat semula. Namun saat ini masih dilakukan sinkronisasi data. Agar yang masuk pasar, benar-benar pedagang di sana.

“Memang peresmian rencana digelar Desember kemarin, tapi masih ada yang diselesaikan. Dan pedagang juga meminta untuk diundur karena menunggu lebaran.”

Jika semua masalah sudah beres, Marnabas akan melapor kepada Wali Kota Andi Harun untuk meresmikannya. Menandakan proyek pembangunan pasar SNI milik pemkot yang lama mangkrak itu sudah tuntas. (ens/adm)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.