Connect with us

SEPUTAR KALTIM

Masih Gunakan SIDA, Diskominfo Kaltim Tunggu Instruksi Pakai Srikandi

Published

on

sida
Tahun depan seluruh OPD wajib pakai Srikandi. (Nisa/Kaltim Faktual)

Meski sudah mengikuti Bimtek Implementasi Srikandi. Diskominfo Kaltim masih menggunakan SIDA. Sampai ada intruksi untuk migrasi total.

Mendekati pergantian tahun. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintahan Provinsi Kalimantan Timur tengah mengebut persiapan menggunakan aplikasi Srikandi.

Aplikasi Srikandi ini tidak hanya khusus untuk Pemprov Kaltim. Namun seluruh intansi/lembaga pemerintahan. Baik di pusat, provinsi, ataupun lembaga di daerah. Semua bisa saling terhubung dan terkoneksi.

Persiapan yang dilakukan yakni dengan menggelar Bimbingan Teknis atau pelatihan implementasi penggunaan aplikasi Srikandi. Sebab pada Januari mendatang, seluruh OPD di Kaltim akan diterapkan sistem administrasi dan kearsipan digital itu secara serentak dan terintegrasi.

Sebelum adanya Srikandi. Beberapa OPD di lingkungan Pemprov Kaltim menerapkan aplikasi surat-menyurat secara digital yakni SIDA. Termasuk juga Diskominfo Kaltim yang telah menggunakan sejak 2021.

Baca juga:   DWP Kaltim Kajian Rutin untuk Tingkatkan Ilmu Keagamaan

Arsiparis Terampil Diskominfo Kaltim Ryan Alfani mengaku kalau pihaknya sudah melakukan pelatihan aplikasi Srikandi. Namun untuk penerapannya masih menunggu instruksi atasan.

Sembari persiapan implementasi aplikasi Srikandi bejalan. SiDA  masih terus tetap digunakan hingga saat ini. Katrna membantu dalam surat menyurat.

“Kalau di kami namanya SIDA, itu bukan kearsipan juga si sebenernya. Lebih ke tata kelola persuratan, kayak distribusi dari luar ke aini, dari sini keluar,” jelasnya Kamis 23 November 2023 lalu.

“Sekarang masih digunakan. Kalau srikandi belum menggunakan. Kalau saya nunggu atasan, mau menjalankan atau enggak. Pelatihan sudah. Tergantung atasan saya saja,” tambahnya.

Ryan menyebut kalau dirinya masih menunggu instruksi lebih lanjut soal aplikasi Srikandi. Namun jika sudah turun perintah untuk beralih ke Srikandi. Dirinya gidak merasa kesulitan.

Baca juga:   Pengelolaan Arsip Kemenag Kanwil Kaltim Masih Manual

“Tapi belum ada instruksi lanjutan,” pungkasnya. (ens/fth)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN & KEARSIPAN KALTIM

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.