Connect with us

PASER

Meriahnya Festival Ekonomi Kreatif Paser: dari Karnaval Batik, Pelestarian Budaya, hingga Bangkitkan UMKM

Published

on

Festival Ekonomi Kreatif Paser tahun 2022 dibuka oleh Wabup Paser Masitah dan forkopimda Paser dan turut hadir Anggota DPRD Kaltim Sukmawati. (Dok. Istimewa)

Hari pariwisata dunia atau World Tourism Day dirayakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser dengan cukup meriah melalui festival ekonomi kreatif Paser. Meliputi pagelaran Kostum Karnaval Batik Paser hingga pameran UMKM, pesertanya diikuti hingga provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Bertempat di kawasan Gentung Temiang, Sabtu (17/09/2022), Festival Ekonomi Kreatif Paser sukses memukau masyarakat yang rela memadati kawasan tersebut. Meskipun cuaca sangat panas.

Iring-iringan peserta pawai karnaval kostum batik berkumpul di titik start kompleks perkantoran. Antusias para penonton pun tidak kalah meriah tatkala menyaksikan pawai karnaval tersebut di hadapan Wakil Bupati (Wabup) Paser Syarifah Masitah Assegaf.

Festival Ekonomi Kreatif Paser tahun 2022 dimeriahkan dengan pameranseni budaya hingga batik paser.

Ya, festival ini digarap Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Paser. Dalam memperingati hari pariwisata dunia atau World Tourism Day. Sebagai upaya untuk terus mengembangkan adat dan budaya Bumi Daya Taka Paser.

Baca juga:   Kaji Rencana Bantuan Akibat Kenaikan BBM, Pemkab Paser Lakukan Penyesuaian

Selain itu, pameran fashion pun dilakukan. Fenomena Citayam Fashion Week yang sempat viral beberapa waktu lalu, diperagakan para pegiat fashion di Paser.

Kegiatan Festival Ekonomi Kreatif yang digelar di Arena Promosi dan Budaya Gentung Temiang, diawali deretan model berparade memakai Batik Paser dengan tajuk “Festival Karnaval Batik Paser”.

Dengan memakai busana khas batik Paser dengan perpaduan alam, tumbuhan maupun hewan Kalimantan, belasan model dari usia 10 sampai 20 tahun melenggang di atas aspal Arena Gentung Temiang yang juga dikenal dengan kawasan Tugu Jam.

Yang menarik, peserta karnaval ini, tidak hanya datang dari berbagai organisasi adat, wanita dan organisasi kemasyarakat yang ada di Paser. Tetapi juga berasal dari Tabalong, Kalsel.

Baca juga:   Sidang Suap Pemkab PPU, Abdul Gafur Mas'ud Dituntut 8 Tahun Penjara

Wabup Masitah mengungkapkan, batik sebagai sebuah produk seni telah diakui oleh masyarakat Internasional yang memiliki keindahan dan kemewahan. Sehingga batik Paser menjadi kebanggaan.

Dari kegiatan ini, Masitah mengharapkan bisa membawa efek positif bagi masyarakat.

“Kami menyambut baik kegiatan parade ini berlangsung meriah dan bisa membantu mempromosikan batik Paser pada masyarakat luas, sekaligus meningkatkan potensi pariwisata Kabupaten Paser,” ungkap Masitah.

Wabup Paser Masitah Assegaf (tiga kiri) bersama Forkopimda dan Anggota DPRD Kaltim Sukmawati (dua kiri)meninjau stand UMKM di festival Ekonomi Kreatif Paser.

Wabup juga mengungkapkan apresiasi bagi perajin batik Paser yang terus berdedikasi mengembangkan produk batik Paser agar semakin digemari masyarakat.

Baca juga:   Miris, Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Marak Terjadi di Paser

Karnaval batik Paser yang disaksikan langsung Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf, bersama unsur Forkopimda, anggota DPRD Kaltim Sukmawati, jajaran Pimpinan OPD, jajaran Camat serta ribuan warga Tana Paser.

Festival Ekonomi Kreatif Paser tahun 2022 ini sendiri berlangsug mulai 17 hingga 28 September. Di Kawasan Gentung Temiang Km 5 Desa Tepian Batang, Tanah Grogot. (redaksi)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.