Connect with us

NASIONAL

Pemerintah Berharap Investasi Swasta untuk Lanjutkan Pembangunan IKN

Published

on

Puluhan Ribu Hektare Hutan di PPU dan Kukar Bakal Dilepaskan untuk IKN Nusantara
Kepala Otorita IKN Bambang Susantono.

Pemerintah berharap adanya investasi swasta untuk melanjutkan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim. Karenanya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) digunakan untuk tahap awal pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN) guna membangun kepercayaan pasar.

“Pada tahap awal, pelaksanaan pembangunan IKN memang mendapatkan alokasi dari APBN. Sehingga dari sini diharapkan menjadi pengungkit sekaligus untuk menciptakan kepercayaan pasar,” ujar Kepala Otorita IKN Bambang Susantono dalam Seminar Tata Kelola Pelaksanaan Pembangunan IKN.

LOKER AM GROUP

Sejalan pembangunan dengan APBN ini, pemerintah terus mengupayakan sumber pendanaan lain yang sah dan dimungkinkan oleh peraturan perundang-undangan. Karena itu pihaknya juga menginginkan peran swasta dalam pembangunan di kawasan IKN.

Baca juga:   Pastikan Sesuai Prosedur, Kejati Kaltim Kawal IKN sejak Pembebasan Lahan

“Metode creative financing yang baru seperti municipal bond, SDG bond, ataupun green bond, menjadi alternatif yang mungkin akan diterapkan. Semua ini bisa dijalankan dengan efektif jika Ibu Kota Nusantara mempunyai ESG yang baik,” terangnya.

Bambang beranggapan, penegakan tata kelola yang yang baik akan menjaga reputasi dan kredibilitas IKN. Termasuk penanganan lingkungan, sosial, dan tata kelola (environment, social, and governance/ESG) secara baik akan sangat menentukan keberhasilan pembangunan IKN.

Pihaknya ingin membuktikan di 2024 mendatang ada target-target yang bisa dilihat. Yaitu ada sekira 921 hektare yang akan dilengkapi. Bukan hanya membangun gedung, tetapi ada fasilitas pendidikan, kesehatan, kafe, hingga warung makan.

“Itu merupakan sejumlah target yang ingin kami capai secara berjenjang, dengan demikian tentu investor akan melihat hal ini sebagai sesuatu yang akan dibangun berkelanjutan,” beber Bambang. (redaksi)

Baca juga:   BI Klaim Dampak Ekonomi Pembangunan IKN Sudah Terasa di Kaltim

Ikuti Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.