BALIKPAPAN
Pemkot Balikpapan Serahkan BST Tahap 2, Sasar Enam Ribu KPM Terdampak PPKM
Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahap 2 untuk masyarakat terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diserahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan bersama Kantor Pos Cabang Balikpapan. Penyerahan bantuan dilakukan Senin (4/10/2021) pagi berlokasi di Lobi Kantor Pemkot Balikpapan.
Bantuan secara simbolis diserahkan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud pada penerima, didampingi Kepala Cabang Kantor Pos dan Kepala Dinas Sosial. Pada tahap kedua ini penerima bantuan adalah rekomendasi dari Perangkat Daerah.
“Total tahap satu 14.406 keluarga penerima manfaat (KPM). Realisasi mencapai 52 persen. Sementara hari ini kita akan menyerahkan bantuan untuk 6.282 KPM,” ungkap Kepala Kantor Pos Balikpapan Taufik Dadi Marala melaporkan realisasi distribusi bantuan sosial tahap pertama.
“Pada hari ini bantuan diberikan pada 20 KPM, dan akan dilanjutkan pada 7 Oktober di beberapa titik kecamatan. “GOR Baru Ulu, Gedung Kesenian, sekitar Kantor Pemkot dan lainnya,” sambungnya. Dijelaskan, distribusi bantuan di beberapa titik ini untuk mempermudah penerima. Sekaligus agar tetap menerapkan protokol kesehatan.
Sementara itu Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menyebut, bantuan ini menyasar UMKM, ojek online, driver bandara, musisi, bidang olahraga, juga korban pemutusan hubungan kerja.
“Dari pendataan dilakukan oleh semua organisasi perangkat daerah. Baik Disnaker, Dishub, Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian, juga Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata,” bebernya.
Besaran bantuan yang diterima masing-masing KPM adalah Rp 300 ribu. Menurut wali kota, kendati tak besar nominalnya, tetapi bantuan ini adalah bentuk komitmen pemerintah kota.
Kepala Dinas Sosial Purnomo menambahkan penerima bantuan ini berasal dari usulan perangkat daerah. Ada sebagian penerima bantuan lainnya yang juga dicover oleh kementerian.
“Ini secara simbolis dahulu dan selanjutnya pembagian akan dilakukan oleh kantor pos. Untuk penerima kali ini yang paling banyak berasal dari Dinas Perhubungan, ada ojek online, ojek pangkalan, sopir angkot dan lainnya,” tegasnya. (Redaksi KF)
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoDokter RSUD IA Moeis Samarinda Dinonaktifkan Sementara usai Komentar soal Pasien BPJS Viral
-
NUSANTARA3 hari agoMuhammad Faisal Resmi Serahkan Tongkat Estafet Ketua ASKOMPSI kepada Rudy Rinaldi
-
BERITA5 hari agoViral Dokter RSUD Inche Abdoel Moeis Diduga Komentari Pasien di Media Sosial, Nama dr. Renanda Jadi Sorotan
-
SAMARINDA2 hari agoRS PrimeCare Samarinda Resmi Beroperasi, Andalkan Teknologi Minimal Invasif hingga Laboratorium Genomik
-
BALIKPAPAN3 hari agoNgopi di Lokale Bisa Bawa Pulang Yamaha Grand Filano, Program Berlangsung hingga September 2026
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoPemprov Kaltim Ambil Alih Mall Lembuswana Setelah 30 Tahun, Siap Masuki Era Baru Revitalisasi
-
OLAHRAGA4 hari agoHome Race di Mandalika, Yamaha Racing Indonesia Bidik Kemenangan Perdana Seri 4 ARRC 2026
-
OLAHRAGA4 jam agoCetak Sejarah di Mandalika, Wahyu Nugroho Antar Yamaha Racing Indonesia Raih Kemenangan Perdana SS600 ARRC
