SAMARINDA
Pemkot Samarinda akan Kuliahkan 41 Napi Lapas Bayur
Agar dapat melanjutkan kehidupan setelah selesai menjalani masa hukuman di Lapas. Pemkot Samarinda akan membantu 41 Napi di Lapas Bayur untuk melanjutkan kuliah S1. Bekerja sama dengan kampus di Samarinda.
Wali Kota Samarinda Andi Harun, tengah menaruh perhatian yang besar. Kepada para narapidana, alias warga binaan. Yang tengah menjalani masa pembinaan di Lapas Narkotika Kelas IIA, Bayur, Samarinda.
Para Napi di sana menjalani pembinaan di berbagai bidang. Seperti UMKM, kesenian, maupun keagamaan. Misalnya kegiatan usaha konveksi dan ketajinan, seni musik ataupun podcast, dan kegiatan keagamaan.
Setelah melihat kondisi di Lapas Bayur. Wali Kota Samarinda akan membantu berbagai pengembangan di sana. Utamanya di sektor UMKM dan bidang kesenian sebagai keterampilan yang dibinakan ke para napi.
Selain itu, Andi Harun juga berniat untuk membantu para napi, yang berniat melanjutkan pendidikan tinggi Strata 1 (S1). Namun terkendala dengan dana. Jumlahnya sekitar 41 Napi.
“Dan saya atas nama Pemerintah Kota Samarinda menyanggupi tadi untuk membantu pembiayaan bagi warga binaan yang akan melanjutkan S1,” jelas Andi Harun Rabu 7 Februari 2024.
“Kita menaruh empati yang besar terhadap warga binaan yang kemudian memiliki kesadaran untuk melanjutkan pendidikan. Itu berarti tidak hanya kesadaran personal. Tapi juga kesadaran spiritual bahwa ada keinginan untuk memperbaiki masa depan,” tambahnya.
Menurut pemimpin Samarinda itu. Pemkot akan menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Samarinda. Dan sejalan dengan kerja sama antara Lapas Bayur dengan Universitas Terbuka.
“Pemerintah Kota Samarinda juga telah melakukan kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi termasuk Universitas Terbuka, Unmul, Universitas Widya Gama, dan Uinsi dan beberapa perguruan tinggi lain yang telah bekerja sama dengan pemkot.”
Dengan adanya beasiswa itu. Andi Harun berharap setelah para napi menjalani masa hukuman. Dapat langsung bersosialisasi di tengah-tengah masyarakat. Bahkan berkontribusi melalui keterampilan yang mereka dapatkan. (ens/fth)
-
BALIKPAPAN3 hari agoSambut HUT ke-129, Balikpapan Rilis Logo “Harmoni Menuju Kota Global”
-
PARIWARA4 hari agoSetingan “KECE” Biar Makin Pede, Cara Mudah Bawa Pulang Yamaha Classy Fazzio dan Filano
-
GAYA HIDUP2 hari agoAngka Pernikahan 2025 Naik Tipis, Tren ‘Enggan Nikah’ Mulai Melandai?
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoAwas ‘Teknostress’ Mengintai Birokrasi, BPSDM Kaltim Minta ASN Jangan Cuma Kejar Target
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoKaltim Borong Penghargaan di Hari Desa Nasional 2026, Dua Wilayah Sabet Peringkat 1
-
NUSANTARA5 hari agoPastikan Pembangunan IKN Lanjut, Prabowo Koreksi Desain hingga Kejar Target 2028
-
BERAU4 hari agoTinggalkan Status Perintis, Wings Air Kini Terbang Komersial ke Maratua: Rudy Mas’ud Jajal Pendaratan Perdana
-
BERAU4 hari agoTinjau Sekolah Rp 43 Miliar di Maratua, Rudy Mas’ud Dengarkan Curhat Guru soal AC dan Perpustakaan

