Connect with us

EKONOMI DAN PARIWISATA

Peringkat Lima Nasional, PMDN Kaltim Capai Rp41 Triliun

Published

on

Peringkat Lima Nasional, PMDN Kaltim Capai Rp41 Triliun
Jalan tol Balikpapan - Samarinda. PMDN dan PMA diperkirakan meningkat di tahun ini imbas pemindahan IKN dengan akselerasi investasi dibidang Kontruksi. (Dok. istimewa)

Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Kaltim tahun 2021 masuk dalam lima besar nasional. Capaian tersebut tak lepas dari realisasi investasi Kaltim ditahun itu sebesar Rp 41,17 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim Puguh Harjanto menyebutkan hal itu.

“Di tahun 2021, PMDN kita masuk peringkat lima nasional, memang triwulan dua pada saat itu, kita konsen bagaimana memaksimalkan Pengendalian dan Pelaksanaan penanaman investasi di daerah,” kata Puguh.

Kata dia, beberapa strategi telah dilakukan sehingga PMDN Kaltim masuk peringkat lima nasional. Seperti membangun komunikasi antara perusahaan dengan tim DPMPTSP provinsi dan kabupaten/kota.

“Tim kita telah melaksanakan inovasi Smart LKPM, dan hasilnya cukup signifikan untuk realisasi investasi,” ucapnya.

Baca juga:   Bukan Hary Tanoe, tapi Ini Sosok Pemilik Indomaret

Masuknya PMDN peringkat lima nasional 2021, membuat pemprov Kaltim berusaha agar bisa naik peringkat pada tahun ini. Tak hanya PMDN, tetapi juga PMA (Penanaman Modal Asing).

“Semoga bisa naik peringkatnya, baik PMDN maupun PMA lagi di tahun 2022 ini,” harapnya.

Ia optimis potensi tersebut bisa dilakukan, seiring melandainya pandemi Covid-19. Diharapkan peluang investasi di Kaltim semakin meningkat. Apalagi, pemindahan IKN yang memicu akselerasi investasi.

“Khususnya kontruksi, termasuk melakukan upaya-upaya peningkatan investasi dengan mengeksplorasi potensi baru yang ada di Kaltim,” pungkasnya. (redaksi)

Ikuti Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.