Connect with us

SEPUTAR KALTIM

Pertama Kali sejak Pandemi, Kaltim Catat Nol Kasus Covid-19

Published

on

Ilustrasi.

Penanganan Covid-19 di Kaltim terus mengalami perkembangan yang baik. Terbukti untuk pertama kalinya sejak wabah virus corona merebak di awal tahun lalu dan pelandaian kasus di September tahun ini, Ahad (12/12/2021) terkonfirmasi positif Covid-19 nol kasus.

“Kita bersyukur kasus terus melandai, bahkan menurun. Dan hari ini kasus positif Covid-19 untuk pertama kalinya nihil atau nol kasus,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak, Ahad (12/12/2021).

LOKER AM GROUP

Kejadian nol kasus terkonfirmasi positif warga Benua Etam, menurut Andi Ishak, berbanding terbalik dengan pasien sembuh dan selesai isolasi yang terjadi setiap hari.

Dimana, jumlah pasien sembuh dan selesai isolasi cukup banyak ada 6 kasus, sedangkan meninggal dunia nol kasus. “Juga, pasien dirawat terus berkurang setiap harinya. Hari ini tercatat tersisa 27 kasus aktif dirawat, sebab berkurang 6 kasus,” sebutnya.

Baca juga:   Resmikan Gedung Baru Disperindagkop Kaltim Senilai Rp53 Miliar, Isran: Investasi untuk Pelayanan

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Prov Kaltim ini pun menjelaskan perubahan cukup dinamis pada penularan dan penyebaran virus corona menyebabkan perubahan status zona.

“Hari saja sudah ada lima daerah masuk zona hijau, sisanya masih status kuning. Namun, secara kumulatif berada level satu,” ujarnya.
Lima kabupaten dan kota berstatus zona hijau, yakni Mahakam Ulu, Paser, Berau, Kutai Kartanegara dan Penajam.Paser Utara.
Karenanya, mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Kaltim ini kembali mengingatkan warga Kaltim, kondisi saat ini patut disyukuri, namun tetap waspada dan patuhi anjuran pemerintah.

“Tetap saja taat terapkan protokol kesehatan dalam beraktifitas sehari-hari. Jangan lengah dan abai, sebab masih pandemi,” pesannya.
Ditambahkannya, menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), masyarakat harus mampu mengendalikan segala bentuk kegiatan maupun mobilitas.

Baca juga:   Pemprov Kaltim Targetkan PAD Rp6,5 Triliun di 2022

“Pemerintah mendukung aktifitas masyarakat menjelang Nataru, asalkan dilakukan secara terkendali. Jangan sampai berlebihan malah bisa memicu kenaikan, bahkan lonjakan kasus Covid-19,” pungkasnya. (Redaksi KF)

Bagikan
Lanjut Membaca
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.