Connect with us

SEPUTAR KALTIM

Pertamina Siapkan 85 SPBU 24 Jam di Trans Kalimantan selama Nataru

Published

on

pertamina
Ilustrasi: Ada 25 SPBU 24 jam yang tersedia di Kaltim selama Nataru. (Foto: Petrominer)

Supaya aktivitas mudik dan liburan Nataru lancar. Pertamina akan menyiapkan 85 SPBU yang buka 24 jam di sepanjang jalur Trans Kalimantan. Di Kaltim sendiri, ada 25 yang tersebar di berbagai wilayah.

PT Pertamina Patra Niaga selaku penyalur bahan bakar minyak (BBM) akan menyediakan 85 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24 jam di seluruh Kalimantan. Rinciannya 25 SPBU di Kalimantan Timur, 15 di Kalimantan Barat, 12 di Kalimantan Tengah, 2 SPBU di Kalimantan Utara, dan 31 SPBU di Kalimantan Selatan.

Pom bensin 24 jam itu berada di jalur-jalur penting transportasi. Seperti di jalan antar-kota, provinsi, maupun menuju tempat wisata dan pusat perbelanjaan.

Baca juga:   BKKBN Keluarkan Aplikasi Elsimil Bagi Calon Pengantin

“Seluruh SPBU siaga ini dicukupi stok BBM-nya sejak H-7 Natal,” kata General Manager (GM) Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Alexander Susilo, Selasa. Mengutip dari Antara.

Tak hanya SPBU, Pertamina juga akan menyiagakan 199 agen elpiji di seluruh wilayah Kalimantan. Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan gas selama musim libur akhir tahun dan Natal.

Alexander Susilo menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga menjamin ketersediaan stok BBM dan Elpiji tersebut. Sehingga masyarakat tidak perlu panik, dan melakukan penimbunan BBM ataupun tabung gas.

“Di beberapa daerah di Kalimantan memang kerap terjadi keterlambatan pasokan. Hal tersebut terjadi bukan karena masalah kuota tapi lebih ke persoalan teknis pengangkutan,” ujarnya.

Baca juga:   PUPR Kaltim Targetkan Jalan Penghubung Samanhudi-S Parman Rampung 2 Minggu Lagi

Dalam beberapa hari terakhir misalnya, kapal tanker pengangkut BBM dari Balikpapan mengalami keterlambatan karena terkendala cuaca buruk. Hal lainnya karena beberapa pelabuhan sungai dalam kondisi surut, sehingga mengganggu distribusi.

Begitu pula dengan mobil tangki yang mengantar BBM langsung ke SPBU, yang harus menempuh kondisi jalan yang tidak mulus.

“Karena itu kami berkoordinasi dengan banyak pihak,” imbuhnya.

Untuk memperlancar pengiriman BBM, kata Alex, Pertamina berkoordinasi dengan kepolisian, Dinas Perhubungan, termasuk Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk informasi cuaca tempatan hingga kemungkinan bencana seperti tanah longsor.

Koordinasi juga dilakukan dengan pihak perbankan untuk melancarkan proses transaksi keuangan meskipun hari libur.

Di tingkat nasional, jelas GM Alex, koordinasi ini meliputi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementrian Perhubungan, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas), Kepolisian, Jasa Marga, TNI dan PT Telkom Indonesia, selain koordinasi internal. (dra)

Baca juga:   Atasi Potensi Lonjakan Inflasi Jelang Nataru, Pemprov Kaltim Gelar Operasi Pasar di 278 Titik

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.