Connect with us

MAHULU

Pesan Wabup Mahulu Minta Pusat Perhatikan Jalan Perbatasan; Ada Manusia Di sana, Bukan Kera!

Published

on

Keluhan Wabup Mahulu Minta Pusat Perhatikan Jalan Perbatasan; Ada Manusia Di sana, Bukan Kera!
Wabup Mahulu Yohanes Avun saat melintasi jalan perbatasan di daerahnya. (Dok. Istimewa)

Wabup Mahulu, Yohanes Avun mengeluhkan belum tersentuhnya pembangunan jalan perbatasan di wilayahnya. Sampai-sampai keluar pesan; ada manusia di sana, bukan kera! Videonya viral di media sosial.

Dalam dokumentasi berdurasi 1 menit, di akun tiktok Awaljalil, terlihat Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Yohanes Avun, melintasi jalan yang kondisi penuh lumpur.

Avun berharap perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi di daerahnya. Untuk betul- betul serius menangani jalan itu. Karena jalan tersebut adalah jalan yang menuju ke daerah perbatasan. Urat nadi aktifitas masyarakat setempat.

“Di mana ada manusia di sana, bukan kera. Ada manusia di sana,” pesannya.

Oleh karena itu, Avun meminta supaya keluhan masyarakat ini betul-betul diperhatikan. Tak hanya diperbaiki biasa saja, tapi betul-betul ditangani dan dibangun serius jalan tersebut. Sebab bukan hanya kewenangan kabupaten saja.

Baca juga:   Akhir Bahagia Babinsa Penyewa Excavator ‘Gunung Manggah’; Masalah Beres, Uang Kembali

“Anggaran yang ada di (pemerintah) pusat tolong diperhatikan ke sini. Jangan bangun daerah Jawa, Sumatera, saja. Bangun daerah kami juga. Kami ini juga manusia,” tegasnya.

Tampak jalan itu merupakan jalan menuju kawasan perbatasan Indonesia – Malaysia yang masuk wilayah Kabupaten Mahulu. Kondisinya sangat memprihatinkan. Butuh perjuangan ekstra untuk dapat melintasi jalan itu. Apalagi dimusim penghujan.

Akses jalan ini menjadi penghubung antar kecamatan, yakni Long Bagun – Long Apari hingga Long Pahangai.

Karena aksesnya yang sulit, tentu saja harga-harga kebutuhan pokok di wilayah ini tinggi. Dalam keterangan di akun jurnalis TV media nasional itu, disebutkan.

“Percaya gak kalau harga sekarung beras 25 kg di sana sekarang tembus Rp800 ribu. Belum harga-harga lainnya. Pasti selangit. Ayo pak Jokowi, katanya rezim infrastruktur. Mahakam Ulu sangat butuh perhatian anda,” tulis pemilik akun tiktok Awaljalil.

Baca juga:   Pengelola Parkir SCP: Sistem Non Tunai Untungkan Masyarakat Kok

Jangan coba-coba selain mobil SUV 4×4 melintasi jalan ini. Sangat tidak menyenangkan. Inilah yang dirasakan warga Kaltim dipedalaman.

Tentunya, kondisi jalan seperti ini masih banyak di Benua Etam. Khususnya di perbatasan dan pedalaman. Semoga cepat mendapat perhatian, Presiden Jokowi. Juga Menteri PUPR Basuki… (am)

@awaljalil

“KAMI JUGA MANUSIA” Beginilah kondisi jalan menuju kawasan perbatasan Indonesia – Malaysia di Kabupaten Mahakam Ulu. Kondisinya tak hanya memprihatinkan, tapi juga miris. Padahal ini adalah jalan penghubung antar kecamatan yakni Long Bagun – Long Apari – Long Pahangai. Percaya gak kalau harga sekarung beras 25 kg di sana sekarang tembus Rp800 ribu. Belum harga-harga lainnya. Pasti selangit. Ayo pak Jokowi, katanya rezim infrastruktur. Mahakam Ulu sangat butuh perhatian anda. #mahakamulu #mahulu

♬ Avatar: The Last Airbender Theme – Cover – Samuel Kim

Ikuti Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.