Connect with us

OLAHRAGA

Regulasi PT LIB, Media Peliput Borneo FC Wajib Diakui Dewan Pers

Published

on

borneo fc
Foto bersama pelatih, pemain, staf, dan MO Borneo FC bersama awak media pada laga kandang terakhir musim lalu. (IST)

Jelang musim baru, Borneo FC akan lebih selektif memilih media asal Kaltim untuk mendapat akses peliputan Liga 1. Media yang tak terdaftar di Dewan Pers, dipastikan tidak lolos.

Liga 1 musim 2023/24 akan segera bergulir. Rencananya bulan Juli. Liga 2 dan Liga 3 akan menyusul setelahnya.

Tidak hanya PSSI, operator liga; PT Liga Indonesia Baru (LIB), serta klub saja. Yang harus menyiapkan diri jelang musim anyar. Media massa pun demikian.

Secara prinsip, PT LIB siap memfasilitasi awak media. Baik reporter maupun fotografer. Di antara fasilitas yang diberikan adalah kartu identitas liga, sehingga awak media mendapat akses gratis ke dalam stadion.

Selain itu, kartu itu membolehkan awak media mengakses pinggir lapangan (fotografer), tribun VIP bagian tengah dengan pemandangan terbaik, serta ruang konferensi pers.

Baca juga:   Rekrutan Terakhir! Borneo FC Rekrut Bek Portugal Silverio

Untuk mendapatkan kartu identitas itu, awak media diharuskan mendaftarkan diri ke PT LIB. Melalui klub daerah masing-masing. Dalam hal ini, semua wartawan dan fotografer yang medianya berbasis di Kaltim. Harus mendaftarkan diri lewat Borneo FC Samarinda. Dengan tenggat waktu yang ditetapkan oleh Liga.

Meski begitu, kartu itu berlaku untuk semua pertandingan Liga Indonesia. Di stadion manapun pertandingan berlangsung. Masa berlakunya selama 1 musim. Setiap jelang musim baru, media wajib melakukan registrasi terlebih dahulu.

Keterangan Borneo FC

Sama seperti musim-musim sebelumnya. Borneo FC Samarinda tidak akan membatasi jumlah awak media. Yang ingin mendaftarkan crew-nya melalui klub tersebut.

Untuk diketahui, setiap klub diberi wewenang untuk ikut menyeleksi media mana saja yang berhak di-ACC oleh PT LIB.

Baca juga:   KESAH: Kata Siapa Jadi Pemain Bola Itu Enak?

Perwakilan Media Officer Borneo FC, Fachrul Bachri mengatakan, pedoman yang mereka pakai musim ini. Masih tetap berdasar pada regulasi PT Liga. Di mana aturan untuk musim ini, tidak berbeda jauh dengan musim-musim sebelumnya.

“Tapi ada hal khusus (yang jadi perhatian), yakni perihal siapa aja yang bener-bener bisa mendapat akses peliputan. Mereka harus terigristrasi dari klub dan operator yakni PT LIB,” ujar Fachrul, Minggu 4 Juni 2023.

Sebelum mengisi form pendaftaran secara teknis, ia mengingatkan bahwa tidak semua media bisa terlibat di peliputan Liga 1. Termasuk di Stadion Segiri, setiap penampilan kandang Pesut Etam.

Syarat utama media bisa meliput pertandingan Liga 1 adalah harus … harus sudah terdaftar di Dewan Pers.

Baca juga:   Lelis, Goselink, Naing ‘Mugirejo’, dan Taufany Sudah Gabung ke Sesi Latihan Borneo FC

“Ini penting masalah regritrasi, kita tidak mau mereka (media) yang masuk ke stadion tidak memiliki kantor berita yang terdaftar di Dewan Pers. Ini penting agar produk beritanya bisa dipertanggungjawabkan.”

“Di Samarinda mulai banyak tumbuh media-media yang peduli dengan Borneo FC, terlebih fotografer.”

“Untuk berapa jumlahnya tidak dibatasi. Yang penting itu tadi, mereka punya kantor berita yang bisa dipertanggungjawabkan.”

“Mudahan musim 2023/2024, kita bisa saling bersinergi dengan baik. Karena tanpa temen-temen media kami bukan apa-apa,” pungkas Fachrul Bachri. (dra)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.