Connect with us

SEPUTAR KALTIM

Serba Digital, Srikandi Diarahkan Menuju Paperless

Published

on

Ilustrasi: Srikandi akan mengarahkan menuju paperless. (Dimensy)

Sistem keadminiatrasian surat menyurat dan kearsipan akan beralih digital. Dengan berbagai fitur, Srikandi kedepan akan dikembangkan menuju paperless. Mengurangi penumpukan kertas.

Pengenalan aplikasi Srikandi semakin gencar dilakukan. Pasalnya pada tanggal 2 Januari mendatang, menjadi awal baru bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintahan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) secara serentak akan menggunakan aplikasi Srikandi.

Aplikasi Srikandi sendiri merupakan singkatan dari Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi. Sebuah aplikasi yang diluncurkan pemerintah sebagai aplikasi yang mendukung kegiatan administrasi persuratan dan bidang kearsipan.

Itu untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik. Yang saling terkoneksi dan terintegrasi. Dengan target pengguna yaitu seluruh instansi pemerintahan baik yang berada di pusat maupun pemerintahan daerah provinsi dan kabupaten kota.

Baca juga:   Setda Kaltim Kelola Record Center Kearsipan Tanpa Arsiparis

Kabid BP3KM Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim, Taufik. Menjelaskan kalau kedepan aplikasi Srikandi itu akan mengarahkan menuju paperless alias tanpa penggunaan kertas.

“Iya jadi memang arah pengembangan aplikasi Srikandi ini memang diarahkan untuk full paperless (tanpa kertas sama sekali).”

“Artinya apa yang disampaikan tadi semua konten-konten dokumen arsip dan sebagainya itu akan digitalkan. Dan ini sebenarnya sudah ada fitur itu di dalam aplikasi srikandi,” tambahnya.

Lanjut Taufik. Penggunaan secara manual ataupun regulasi terkait kearsipan sudah include lengkap dalam aplikasi itu. Sehingga meskipun sistemnya berubah yakni digital. Dasar pengelolaan kearsipan masihlah sama seperti arsip konvensional.

Taufik menambahkan fitur scan yang sudah terdapat dalam aplikasi. Fungsinya untuk mendigitalkan segala arsip. Sehingga arsip yang saat ini masih secara fisik. Bisa diinput ke aplikasi Srikandi.

Baca juga:   Blind Spot Jadi Kendala Penerapan Aplikasi Srikandi di Pelosok Kaltim

“Jadi fitur untuk scanning yang mengarah ke pengadaan arsip digital semuanya sudah ada dalam Srikandi,” pungkasnya. (ens/fth) 

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN & KEARSIPAN KALTIM

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.