BONTANG
Setelah Terapkan Aplikasi Srikandi, Pemkot Bontang Kurangi Pengarsipan ‘Kertas’
Pemkot Bontang akan mengurangi penyimpanan berkas penting dalam bentuk kertas. Setelah nanti lancar menggunakan aplikasi Srikandi.
Pemerintah Kota (Pemkota) Bontang, Kalimantan Timur telah meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) pada Juni 2023.
Dalam sambutannya saat itu, Wali Kota Basri Rase optimis alur birokrasi di Pemkot Bontang akan lebih efektif dan efisien. Karena Srikandi memiliki fitur-fitur yang diperlukan dalam pengelolaan kearsipan dan kesekretariatan.
Basri meminta semua lapiran pemerintahan di Bontang pro aktif menggunakan Srikandi. Setelahnya, arsiparis mesti menginventarisir arsip dengan baik. Wali kota tak mau, setelah memakai Srikandi, ternyata tata kelola arsip masih manual. Yakni menumpuk semua berkas di gudang.
Dalam proses inventarisir, ia meminta arsiparis lebih jeli. Cukup arsip yang harus disimpan dalam bentuk fisik yang dikelola manual. Selebihnya cukup diarsipkan di aplikasi.
“Ke depannya setelah adanya Srikandi ini, tidak ada lagi penggunaan kertas sebagai bukti kearsipan. Kecuali bukti autentik yang harus ada fisiknya.”
“Selain itu juga adanya aplikasi ini nantinya tanda tangan sudah bisa melalui elektronik, dan bisa diakses secara online, ini yang salah satu yang dapat mempercepat layanan,” kata Basri Rase.
Rencananya, pada 2024 mendatang, Pemkot Bontang sudah full menggunakan aplikasi Srikandi. (fth)
ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN & KEARSIPAN KALTIM
-
NUSANTARA2 hari agoAdik Presiden Prabowo Sebut Hutan Rusak Jadi Sumber Karhutla, 12,7 Juta Hektare Disiapkan untuk B50-B100
-
FEATURE2 hari agoPameran Di Balik Situs Angkat Kisah Sejarah Kaltim dan Kaltara Lewat Seni Rupa
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoPemprov Kaltim Siapkan Surat Edaran Pembatasan Peredaran Vape
-
POLITIK2 hari agoRudy Mas’ud ke Singapura untuk Medical Check Up, Pemprov Jelaskan Izin Perjalanan
-
KUKAR2 hari agoDesa Penghubung IKN Jadi Lokasi TMMD ke-130 di Kukar
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoEl Nino Kuat Berlanjut hingga 2027, Kaltim Diminta Waspadai Kemarau Panjang dan Bencana Hidrometeorologi
-
NUSANTARA3 hari agoKarhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, Asap Meluas dan Ribuan Hektare Lahan Terbakar
-
KUKAR3 hari agoAulia Tekankan Pentingnya Mentalitas Pemimpin dalam Menghadapi Tantangan

