<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dbd balikpapan Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/dbd-balikpapan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/dbd-balikpapan/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 May 2024 05:14:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>dbd balikpapan Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/dbd-balikpapan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dua-duanya Kena DBD</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/dua-duanya-kena-dbd/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 May 2024 05:13:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[OPINI]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan Rizal Effendi]]></category>
		<category><![CDATA[dbd balikpapan]]></category>
		<category><![CDATA[kena dbd]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=33282</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Rizal Effendi, Wartawan senior Kaltim, Wali Kota Balikpapan dua periode (2011-2021) MENJELANG semifinal Timnas U-23 Indonesia lawan Uzbekistan, Senin (29/4) petang saya ke RS Siloam Balikpapan lagi. Cucu saya Dafin (8) menyusul abangnya Defa (10) masuk rumah sakit juga. Penyakitnya sama, setelah terkena cacar air (Varicella zoster)&#160;langsung mendapat penyakit baru yaitu demam berdarah alias [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/dua-duanya-kena-dbd/">Dua-duanya Kena DBD</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="https://kaltimfaktual.co/tag/catatan-rizal-effendi/">Oleh Rizal Effendi</a>, Wartawan senior Kaltim, Wali Kota Balikpapan dua periode (2011-2021)</strong></p>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">MENJELANG semifinal Timnas U-23 Indonesia lawan Uzbekistan, Senin (29/4) petang saya ke RS Siloam Balikpapan lagi. Cucu saya Dafin (8) menyusul abangnya Defa (10) masuk rumah sakit juga. Penyakitnya sama, setelah terkena cacar air (<em>Varicella zoster)</em>&nbsp;langsung mendapat penyakit baru yaitu demam berdarah alias DBD.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita rawat saja bersama abangnya, ya Mas,” kata dr Anggun Kusumasari, SpA, M.Sc, yang menangani mereka. Dokter Anggun adalah spesialis anak. Dia menyelesaikan studi kedokterannya di Universitas Gadjah Mada (UGM).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Panas Afin langsung melonjak 40 derajat Celsius. Saya takut karena dia punya riwayat step. Untunglah trombositnya masih tinggi. Masih di atas batas kritis demam berdarah. Biasanya angkanya di bawah 20.000 sel per mikroliter darah (mcL). Itu langsung mendapat penanganan intensif dari dokter.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengambilan darah dan pemasangan jarum infus memerlukan waktu. Dafin agak takut dan berteriak menangis. Badannya lebih gemoy dibanding abangnya. Saya sedih melihat mereka berdua harus dirawat di rumah sakit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika abangnya kena cacar, Dafin masih sehat. Abangnya sangat terpukul karena di waktu Lebaran tidak bisa bersilaturahmi dengan orang lain. Maklum cacar menular terutama bagi mereka yang belum pernah terkena atau divaksinasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saya kaget, teman baik saya yang ikut membesuk mereka besoknya juga terkena cacar. Dia mengaku belum pernah terkena. Badannya bentol-bentol. Ampun terasa gatal katanya. Di tangan, di dada dan di beberapa bagian tubuhnya. Ruam yang terjadi biasanya menetap di tubuh selama 7-21 hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sama ibu bapaknya, Ayi dan Aldi, selain minum obat dokter, DBD Defa dan Dafin juga dicecoki <em>fufang</em> <em>angkak</em>. Istri saya, Bunda Arita diberi oleh Pak Sukirman, mantan Kacab BCA. Juga saya diberitahu oleh rekan wartawan Jasmin Jafar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tulisan lengkapnya&nbsp;&nbsp;<em>Fufang</em>&nbsp;<em>Ejiao</em>&nbsp;<em>Jiang</em>. Ini obat herbal China yang berfungsi untuk memelihara stamina tubuh dengan berperan sebagai zat penambah darah sehingga cocok digunakan untuk kondisi anemia, demam berdarah (menaikkan trombosit) ataupun ketika sedang menstruasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Fufang</em>&nbsp;<em>angkak</em>&nbsp;banyak dijual di toko-toko. Di Hero Supermarket juga ada. Saya beli di Toko Suzana Balikpapan. Harganya tidak terlalu mahal. Dan tersedia banyak. Rasanya obat ini terkenal tawar dan cenderung manis, sehingga anak-anak tak sulit mengonsumsinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Studi yang diterbitkan dalam Frontiers, menemukan bahwa khasiat&nbsp;<em>Fufang</em>&nbsp;<em>Angkak</em>&nbsp;bisa dipakai untuk pengobatan kemoterapi dan radioterapi pada pasien kanker.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wartawan Sejarah Balikpapan, Asran menganjurkan kepada saya agar cucu saya dibuatkan minuman air rebusan daun ubi jalar sebanyak 7 lembar. Ini pengalaman kakak beradik Hafidz dan Alfadz yang dirawat di RS Kanujoso karena DBD. Setelah diberi minuman ini, besoknya dia sudah diperkenankan pulang ke rumah karena kondisinya berangsur pulih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sahabat saya, Dr Meiliana, mantan Plt Sekprov Kaltim terus mendoakan cucu saya terutama si Dafin, yang dipanggilnya si Gemoy. Dia gemes melihat Dafin dan sering mengirimi makanan buatannya. “Cepat sembuh, ya Fin, nanti tante kirimin kolak durian,” kata Bu Mei.</p>



<h2 class="wp-block-heading">TIM FOGGING TURUN</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="792" height="750" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/05/WhatsApp-Image-2024-04-30-at-9.48.47-PM-1024x970-1-792x750.jpeg" alt="" class="wp-image-33283" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/05/WhatsApp-Image-2024-04-30-at-9.48.47-PM-1024x970-1-792x750.jpeg 792w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/05/WhatsApp-Image-2024-04-30-at-9.48.47-PM-1024x970-1-300x284.jpeg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/05/WhatsApp-Image-2024-04-30-at-9.48.47-PM-1024x970-1-768x728.jpeg 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/05/WhatsApp-Image-2024-04-30-at-9.48.47-PM-1024x970-1-13x12.jpeg 13w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/05/WhatsApp-Image-2024-04-30-at-9.48.47-PM-1024x970-1.jpeg 1024w" sizes="(max-width: 792px) 100vw, 792px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em><sub>Rumah cucu saya lagi di-fogging.</sub></em></figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Alwiati bersama tim Kelurahan Gunung Samarinda Baru dan Puskesmas Gunung Samarinda, setelah melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) dilanjutkan kegiatan pengasapan atau&nbsp;<em>fogging</em>&nbsp;di sekitar RT 020 Balikpapan Baru (BB), tempat kediaman cucu saya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fogging adalah tindakan pengasapan dengan bahan insektisida yang bertujuan untuk membunuh nyamuk khususnya pembawa (vektor) penyakit DBD.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun bukan tindakan terbaik dan bukan pilihan utama, indikasi dilakukan&nbsp;<em>fogging</em>&nbsp;ketika ditemukan 1 kasus positif DBD dan ditemukannya jentik. Indikasi itu memang sudah didapati petugas di kediaman cucu saya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari beberapa pengalaman dan pendapat para ahli,&nbsp;<em>fogging</em>&nbsp;memang bisa diterapkan untuk pengendalian penularan DBD, tapi hanya membunuh nyamuk dewasa saja. Tidak untuk larva, telur ataupun jentik nyamuk. Jadi kemudian muncul lagi nyamuk dewasa dari jentik tadi. Karena itu tetap dianjurkan lebih memprioritaskan pemberantasan sarang nyamuk atau PSN (vektor DBD) secara rutin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaksanaan <em>fogging</em> juga harus tepat dan dalam pengawasan ketat, agar bisa maksimal untuk pemberantasan nyamuk (vektor) DBD dan meminimalkan dampak negatif seperti kekebalan (resistensi) dari vektor,  tertinggalnya residu insektisida di lingkungan, keracunan dan lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lurah Gunung Samarinda Baru, Yulita Kusuma Lestari ikut sibuk. Dia sudah mengeluarkan surat edaran kepada RT-RT di lingkungannya agar aktif melaksanakan kerja bakti khususnya dalam pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika saya masih menjadi wali kota, saya sering turun ke lapangan bersama DKK. Ada istilah yang sering kita sampaikan ke masyarakat. Yaitu 3M Plus. Menguras tempat penampungan air, Menutup tempat-tempat penampungan air. Mendaur ulang berbagai barang yang memiliki potensi untuk dijadikan tempat berkembang biaknya nyamuk&nbsp;<em>Aedes aegypti.</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Yang dimaksud dengan Plus-nya adalah menanam tanaman yang dapat menangkal nyamuk, memeriksa tempat-tempat yang digunakan untuk penampungan air, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk dan menggunakan obat antinyamuk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi yang ada di rumah, melakukan gotong royong untuk membersihkan lingkungan secara bersama, meletakkan pakaian yang telah digunakan dalam wadah tertutup, memberikan larvasida pada penampungan air yang susah untuk dikuras serta memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saya bersama dr Dio dan dr Voni sebelum pensiun sempat memperkenalkan kelambu nyamuk murah dan efektif untuk menurunkan kasus DBD di kota ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tadi malam saya membesuk Defa dan Dafin. <em>Alhamdulillah</em> Defa sudah normal. Infusnya sudah dicabut tinggal Dafin. Cucu saya ke-6, Aby (putra Akbar-Febi) hari ini berulang tahun ke-1 sebelum pulang ke Sentul, Bogor. Kakak Aby, Jena minta Dafin menghafal lagu <em>Atuna Tufuli.</em> Lagu curahan hati anak Palestina yang hidup dalam konflik. “<em>Beri Kami Masa Kecil.”</em> Dan jangan sakit lagi abang ya, kata Jena yang centil memberi semangat. <strong>(*/am)</strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>



<div class="wp-block-group"><div class="wp-block-group__inner-container is-layout-flow wp-block-group-is-layout-flow">
<p class="has-text-align-center has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="color:#23395d;background-color:#e7e7e7;font-size:12px;font-style:italic;font-weight:400"><strong><em>Kaltim Faktual </em></strong><em>menerima kiriman artikel dari pembaca. Baik karya tulis feature, opini/catatan hingga artikel maupun informasi berita. Kirimkan karya Anda disertai identitas lengkap dalam format word, melampirkan file foto berformat landscape, melalui kontak kami (<a href="mailto:kontak@kaltimfaktual.co">kontak@kaltimfaktual.co</a> atau <a href="https://wa.me/message/47SJMD67XX4VF1">Whatsapp</a>) dengan subject sesuai dengan karya tulis Anda. (ARTIKEL/OPINI/INFORMASI).</em> <em>Kami harap, karya Anda bisa memenuhi unsur tagline kami: <strong>Mengabarkan, Menginspirasi, Menyenangkan</strong>.</em></p>



<p class="has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="color:#23395d;background-color:#e7e7e7;font-size:12px;font-style:italic;font-weight:500"><em><strong>Catatan: </strong>Hak penerbitan menjadi keputusan redaksi. Tulisan yang terbit telah melalui penyuntingan redaksi tanpa mengurangi maksud pesan penulis. Semua materi tulisan merupakan tanggung jawab penulis.</em> Redaksi Kaltim Faktual tidak mewakili isi tulisan opini penulis. </p>
</div></div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/dua-duanya-kena-dbd/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/dua-duanya-kena-dbd/">Dua-duanya Kena DBD</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tindak Lanjuti Laporan DBD, Kadinkes Balikpapan: Hari Itu Langsung Ditangani</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/tindak-lanjuti-laporan-dbd-kadinkes-balikpapan-hari-itu-langsung-ditangani/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jan 2024 07:27:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BALIKPAPAN]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[dbd balikpapan]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah Dengue]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[kadinkes balikpapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=28130</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kadinkes Balikpapan meminta mayarakt aktif melapor jika ada temuan kasus DBD. Masyarakat bisa melapor ke puskesmas terdekat dan akan ditangani dan ditindaklanjuti sesui SOP penanganan DBD. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Balikpapan Andi Sri Juliaty meminta masyarakat aktif melaporkan jika ditemukan adanya kasus positif Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah setempat. &#8220;Positif DBD itu yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/tindak-lanjuti-laporan-dbd-kadinkes-balikpapan-hari-itu-langsung-ditangani/">Tindak Lanjuti Laporan DBD, Kadinkes Balikpapan: Hari Itu Langsung Ditangani</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Kadinkes Balikpapan meminta mayarakt aktif melapor jika ada temuan kasus DBD. Masyarakat bisa melapor ke puskesmas terdekat dan akan ditangani dan ditindaklanjuti sesui SOP penanganan DBD.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Balikpapan Andi Sri Juliaty meminta masyarakat aktif melaporkan jika ditemukan adanya kasus positif Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah setempat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Positif DBD itu yang menyatakan dari pihak rumah sakit, maka bila ditemukan segera lapor ke puskesmas,&#8221; katanya di Balikpapan, Rabu 24 Januari 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari laporan tersebut, Dinkes Balikpapan melalui Puskesmas setempat akan menindaklanjuti sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk penanganan DBD.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi hari itu juga&nbsp; langsung ditangani,&#8221; ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sri Juliaty&nbsp; menjelaskan, dari puskesmas yang mendapatkan laporan menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan epidemiologi ke rumah warga yang terjangkit DBD.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Epidemiologi itu nantinya meliputi wawancara kepada keluarga penderita, pelacakan kasus demam lainnya dan melakukan observasi serta pemeriksaan jentik pada radius 100 meter dari lingkungan sekitar rumah penderita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jika ditemukan jentik maka akan kami tindak lanjuti dengan fogging (penyemprotan),&#8221; katanya dikutip melalui <a href="https://kaltim.antaranews.com/berita/205809/kadinkes-balikpapan-minta-warga-segera-lapor-jika-ditemukan-kasus-dbd">Antaranews Kaltim</a>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, bila tidak ditemukan artinya warga yang terjangkit DBD ini digigit nyamuk Aedes Aegypti di luar lingkungan rumahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya mobilitas manusia juga mempengaruhi dan nyamuk juga memiliki daya terbang cukup jauh. Mengingat penyakit DBD&nbsp; kerap menjangkiti usia anak sekolah mulai&nbsp; 5-14 tahun maka tidak menutup kemungkinan tergigit di sekolah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Maka kami akan menyelidiki sekolahnya, bila memang ditemukan jentik maka kami lakukan pengasapan serta pembasmian jentik,&#8221; terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sri Juliaty mengatakan perlu konfirmasi dari pihak rumah sakit, kendati demikian untuk ciri-cirinya bisa diketahui secara dini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ciri-cirinya itu panas tinggi, badan cepat lemas karena penyakit DBD itu menarik cairan tubuh, muncul bintik-bintik merah, jika ada gejala ini segera periksa ke rumah sakit, dan untuk fase puncaknya itu di hari ke tujuh,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikemukakannya Dinkes Balikpapan sudah mencatat sebanyak 28 kasus DBD di awal tahun 2024. Meskipun angka itu menurun jika dibandingkan dengan awal tahun 2023.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dari 28 kasus aktif DBD ini alhamdulillah semuanya bisa ditangani dengan baik sehingga tidak ada kasus kematian,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Begitu pula katanya angka kematian DBD di Kota Balikpapan mengalami penurunan. Hingga penutup tahun 2023 Dinkes mencatat hanya ada 4 kematian dari total 2.195 kasus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau dibandingkan tahun 2022, kami mencatat ada 7 kematian akibat DBD dari total 1.897 kasus, artinya meskipun terjadi peningkatan kasus tapi angka kematian karena DBD mengalami penurunan,&#8221; ujar Sri. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/andi-harun-sudah-giliran-afif-rayhan-yang-datangi-bawaslu-untuk-klarifikasi-dugaan-mobilisasi-ketua-rt/">(rw)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/tindak-lanjuti-laporan-dbd-kadinkes-balikpapan-hari-itu-langsung-ditangani/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/tindak-lanjuti-laporan-dbd-kadinkes-balikpapan-hari-itu-langsung-ditangani/">Tindak Lanjuti Laporan DBD, Kadinkes Balikpapan: Hari Itu Langsung Ditangani</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
