<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Desa Budaya Pampang Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/desa-budaya-pampang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/desa-budaya-pampang/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 Oct 2024 15:52:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>Desa Budaya Pampang Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/desa-budaya-pampang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rudy Mas’ud Dapat Gelar Kehormatan ‘Amai’ dari Masyarakat Adat Dayak Desa Budaya Pampang</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/rudy-masud-dapat-gelar-kehormatan-amai-dari-masyarakat-adat-dayak-desa-budaya-pampang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Oct 2024 15:52:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[POLITIK]]></category>
		<category><![CDATA[calon gubernur kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Budaya Pampang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Pampang]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Rudy Gelar Kehormatan]]></category>
		<category><![CDATA[Rudy Mas’ud]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=41551</guid>

					<description><![CDATA[<p>Calon Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud diarak secara meriah dengan atribut khas Dayak yang jarang dikeluarkan pada hari biasa. Saat berkampanye di Desa Pampang, Samarinda. Tak hanya itu, Rudy juga mendapat gelar kehormatan ‘Amai’ dari tokoh masyarakat setempat. Aktivitas kampanye Rudy Mas’ud di Desa Pampang pada Sabtu 18 Oktober 2024 berjalan meriah. Setiba di desa tersebut, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/rudy-masud-dapat-gelar-kehormatan-amai-dari-masyarakat-adat-dayak-desa-budaya-pampang/">Rudy Mas’ud Dapat Gelar Kehormatan ‘Amai’ dari Masyarakat Adat Dayak Desa Budaya Pampang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Calon Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud diarak secara meriah dengan atribut khas Dayak yang jarang dikeluarkan pada hari biasa. Saat berkampanye di Desa Pampang, Samarinda. Tak hanya itu, Rudy juga mendapat gelar kehormatan ‘Amai’ dari tokoh masyarakat setempat.</p>



<p>Aktivitas kampanye Rudy Mas’ud di Desa Pampang pada Sabtu 18 Oktober 2024 berjalan meriah. Setiba di desa tersebut, Rudy mendapat beberapa atribut khas seperti seperti topi beluko, mandau tulang, baju sapai, dan kalung uleng. Masing-masing atribut memiliki makna simbolis yang mendalam.</p>



<p>Topi beluko melambangkan perlindungan dari hal-hal buruk, mandau tulang melambangkan hubungan erat antara masyarakat dan pemerintah, sementara baju sapai dan kalung uleng menjadi simbol perlindungan dan ikatan persatuan.</p>



<p>Rudy Mas&#8217;ud yang datang bersama istri diarak dengan Alut Adang alias perahu terbang. Kemudian diangkat oleh para pemuda Dayak dan diarak menuju Lamin Adat, tempat kampanye berlangsung. Momen yang jarang bisa disaksikan pada hari biasa.</p>



<p>Politisi Golkar juga mendapat gelar kehormatan ‘Amai’, atau yang dalam bahasa Dayak berarti Bapak.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Masyarakat Pampang Dukung Rudy-Seno</strong></h2>



<p>Panglima Besar Laskar Mandau Adat Kalimantan Bersatu (LMAKB), Rudolf, yang mewakili tokoh Dayak Kampung Pampang. Mengungkapkan dukungan penuh warga adat Desa Pampang untuk pasangan Rudy Mas’ud dan Seno Aji dalam perhelatan Pilkada 2024.</p>



<p>Rudolf menganggap Rudi Mas&#8217;ud sebagai tokoh yang cerdas dan berkualitas untuk memimpin Kalimantan Timur.</p>



<p>&#8220;Beliau (Rudy) pantas menjadi gubernur Kaltim. Tokoh masyarakat adat dan masyarakat Dayak mendukung penuh program Rudy-Seno,&#8221; ujar Rudolf, mengutip dari <em><a href="https://kaltim.antaranews.com/berita/224433/rudy-masud-dijunjung-gelar-kehormatan-oleh-masyarakat-kampung-pampang">Antara.</a></em></p>



<p>Menurutnya, masyarakat Pampang menginginkan seorang gubernur yang bisa hadir dan mendengarkan aspirasi mereka.</p>



<p>&#8220;Dengan kehadiran calon gubernur Rudy Mas&#8217;ud, mereka berharap anak-anak mereka bisa mendapatkan pendidikan gratis dan masa depan yang lebih baik,&#8221; imbuh Rudolf.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jaga Kelestarian Adat Dayak</strong></h2>



<p>Terpisah, Rudy Mas’ud mengaku terharu mendapat gelar ‘Amai’. Yang berarti, ia sudah dianggap sebagai bagian dari keluarga oleh masyarakat setempat.</p>



<p>&#8220;Saya ucapkan banyak terima kasih atas penyambutan yang luar biasa. Walaupun di Samarinda tidak ada desa, tapi di sini terkenal dengan nama Desa Pampang. Saya melihat adat budaya kita, terutama perempuan Dayak dengan telinga panjang, yang filosofinya makin panjang makin cantik,&#8221; kata Rudy.</p>



<p>Ia juga menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan adat budaya sesuai dengan Pasal 32 Undang-Undang Dasar 1945. Rudy bilang, masyarakat wajib untuk menjaga dan melestarikan adat budaya setempat serta memajukan nilai-nilai budaya yang dilindungi oleh Undang-Undang Dasar 1945.</p>



<p>&#8220;Jangan ragu, jangan bimbang, daerah Kampung Pampang ini adalah daerah adat yang wajib kita jaga dan lestarikan,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Masih menurut Rudy Mas’ud, Desa Budaya Pampang merupakan bagian besar dari keberagaman masyarakat Kalimantan Timur. Yang terbuka untuk seluruh suku bangsa.</p>



<p>&#8220;Kita tidak lagi berbicara tentang putra daerah, tapi kita bicara inklusif. Kalimantan Timur harus tetap kondusif dan mencapai loncatan yang jauh,&#8221; jelas Rudy.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kampanyekan Gratis Pol</strong></h2>



<p>Seperti pada kampanye di tempat lain, Rudy juga memaparkan tentang program Gratis Pol. Satu di antara yang ia tekankan ialah program pendidikan gratis hingga S3.</p>



<p>Menurutnya, pendidikan menjadi pilar penting dalam memutus rantai kemiskinan masyarakat Kaltim.</p>



<p>&#8220;Hidup ini perlu ilmu, baik untuk mencari dunia maupun akhirat. Maka konsep pertama yang kita letakkan adalah membangun sumber daya manusia,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>&#8220;Kita perbaiki mental, pendidikan, skill, dan ilmu pengetahuan agar anak-anak kampung sini mampu bersaing dan mengisi posisi penting di Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Nusantara,&#8221; pungkasnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/persis-3-2-borneo-fc-pesut-etam-gagal-kudeta-persebaya/">(fth)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/rudy-masud-dapat-gelar-kehormatan-amai-dari-masyarakat-adat-dayak-desa-budaya-pampang/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/rudy-masud-dapat-gelar-kehormatan-amai-dari-masyarakat-adat-dayak-desa-budaya-pampang/">Rudy Mas’ud Dapat Gelar Kehormatan ‘Amai’ dari Masyarakat Adat Dayak Desa Budaya Pampang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Panitia MTQN 2024 Kaltim Sediakan Paket Liburan, Kafilah Berebut Slot Wisata Susur Sungai Mahakam</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/panitia-mtqn-2024-kaltim-sediakan-paket-liburan-kafilah-berebut-slot-wisata-susur-sungai-mahakam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Sep 2024 07:43:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI DAN PARIWISATA]]></category>
		<category><![CDATA[ADV DISKOMINFO KALTIM 2024]]></category>
		<category><![CDATA[City Tour MTQN Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Budaya Pampang]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal Wisata Mahakam]]></category>
		<category><![CDATA[MTQN 2024 Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[MTQN ke-30]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Mulawarman]]></category>
		<category><![CDATA[wisata kaltim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=39819</guid>

					<description><![CDATA[<p>Panitia MTQN ke-30 Tahun 2024 di Kaltim menyediakan paket wisata setelah semua lomba selesai digelar. Ada 3 destinasi yang masuk daftar, tapi Sekda Sri Wahyuni bilang mayoritas kafilah ingin berlayar di Mahakam. Panitia sampai membatasi karena peminatnya terlalu tinggi. Musabaqah Tilawatil Qu&#8217;ran Nasional (MTQN) XXX Tahun 2024 akan dihelat di Kalimantan Timur, pada 6-16 September [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/panitia-mtqn-2024-kaltim-sediakan-paket-liburan-kafilah-berebut-slot-wisata-susur-sungai-mahakam/">Panitia MTQN 2024 Kaltim Sediakan Paket Liburan, Kafilah Berebut Slot Wisata Susur Sungai Mahakam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><a href="https://diskominfo.kaltimprov.go.id/beranda"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1000" height="367" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/05/BANNER-DISKOMINFO-KALTIM-2024.webp" alt="" class="wp-image-35247" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/05/BANNER-DISKOMINFO-KALTIM-2024.webp 1000w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/05/BANNER-DISKOMINFO-KALTIM-2024-300x110.webp 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/05/BANNER-DISKOMINFO-KALTIM-2024-768x282.webp 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/05/BANNER-DISKOMINFO-KALTIM-2024-18x7.webp 18w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></a></figure>



<p class="has-drop-cap">Panitia MTQN ke-30 Tahun 2024 di <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan_Timur">Kaltim</a> menyediakan paket wisata setelah semua lomba selesai digelar. Ada 3 destinasi yang masuk daftar, tapi Sekda Sri Wahyuni bilang mayoritas kafilah ingin berlayar di Mahakam. Panitia sampai membatasi karena peminatnya terlalu tinggi.</p>



<p>Musabaqah Tilawatil Qu&#8217;ran Nasional (MTQN) XXX Tahun 2024 akan dihelat di Kalimantan Timur, pada 6-16 September 2024. Sejak hari kedua, atau setelah semua kafilah, pendamping, dan ofisial sudah tiba di Samarinda. Panitia menyediakan banyak sekali agenda menarik. Tidak sekadar lomba, lalu sudah.</p>



<p>Nah, pada hari terakhir, tanggal 15 September 2024. Seluruh lomba sudah selesai. Malamnya akan digelar upacara penutupan. Sebelum ke acara itu, para kafilah mendapat kesempatan City Tour. Atau mengunjungi destinasi wisata secara gratis.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Tersedia 3 Destinasi Wisata</strong></h2>



<p>Ketua Panitia Daerah MTQN 2024, Sri Wahyuni mengungkapkan, pihaknya menyiapkan 3 destinasi wisata dalam paket liburan ini. Setiap kafilah hanya boleh memilih 1 di antaranya saja. Karena waktunya cuma 1 hari, dan tidak terlalu panjang.</p>



<p>Ketiga tempat wisata itu ialah wisata susur Sungai Mahakam. Para kafilah akan menumpang Kapal Wisata Mahakam untuk menyusuri Mahakam di wilayah Samarinda.</p>



<p>Kedua adalah Desa Budaya Pampang. Para kafilah akan berkunjung ke kampung Dayak Kenyah di Samarinda Utara. Melihat dari dekat aktivitas warga setempat, dan menikmati bahkan bisa ikut berpartisipasi dalam pertunjukan seni tari khas Dayak Kenyah.</p>



<p>Satu lagi adalah Museum Mulawarman yang terletak di Tenggarong, Kutai Kartanegara. Para kafilah akan berkendara sekira 1 jam dan memasuki bangunan yang berisikan benda-benda bersejarah. Pengalamannya akan menarik sebab kebanyakan benda bersejarah itu punya kekhasan dengan Kalimantan Timur. Jadi beda dengan peninggalan sejarah di pulau lain.</p>



<p>“Dari beberapa hari lalu mereka (kafilah) sudah mulai mendaftar, mau pergi ke mana dari 3 paket wisata yang kami tawarkan,” ujar Sekda Sri, saat pemaparan kesiapan MTQN 2024 pada Jumat kemain di Ruang WIEK Diskominfo Kaltim.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Susur Sungai Mahakam Jadi Favorit</strong></h2>



<p>Lanjut Sekda Sri, berdasar data yang ia terima. Mayoritas kafilah penasaran dengan pengalaman susur Sungai Mahakam yang ikonik.</p>



<p>“Susur Mahakam yang paling banyak peminatnya. Akhirnya kami batasi setiap provinsi hanya bisa 40 orang untuk ikut trip Kapal Wisata.”</p>



<p>“Karena waktunya tidak lama, sore itu sudah persiapan penutupan. Jadi kami hanya bisa siapkan 6 unit kapal, masing-masing 2 kali trip. Yang tidak kebagian, mereka harus memilih destinasi yang lain,” imbuhnya.</p>



<p>Sekda Sri berharap para kafilah dapat menikmati pariwisata Kaltim. Selain mengikuti City Tour, mereka juga bisa mengunjungi tempat lain di Samarinda dan sekitarnya, jika sudah menyelesaikan lombanya, karena jadwalnya beda-beda. Tapi dengan tetap berkoordinasi ke panitia. Karena di luar 3 destinasi itu, masih banyak tempat wisata menarik yang tersebar di Samarinda dan Kukar. Bahkan di Balikpapan dan IKN kalau mau agak jauhan dari tempat menginap.<a href="https://kaltimfaktual.co/isran-noor-yakin-raih-75-persen-suara-di-pilkada-kaltim-2024/"> <strong>(dra)</strong></a></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/panitia-mtqn-2024-kaltim-sediakan-paket-liburan-kafilah-berebut-slot-wisata-susur-sungai-mahakam/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/panitia-mtqn-2024-kaltim-sediakan-paket-liburan-kafilah-berebut-slot-wisata-susur-sungai-mahakam/">Panitia MTQN 2024 Kaltim Sediakan Paket Liburan, Kafilah Berebut Slot Wisata Susur Sungai Mahakam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Desa Budaya Pampang Segera Punya Atraksi Baru, Yaitu Belajar Membatik; Cocok untuk Anak-Anak hingga Orang Dewasa</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/desa-budaya-pampang-segera-punya-atraksi-baru-yaitu-belajar-membatik-cocok-untuk-anak-anak-hingga-orang-dewasa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jul 2024 10:46:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI DAN PARIWISATA]]></category>
		<category><![CDATA[Batik Pampang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Budaya Pampang]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Wisata Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Membatik di Pampang]]></category>
		<category><![CDATA[Putik Pampang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=37312</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berwisata ke Desa Budaya Pampang, Samarinda nantinya bakal lebih seru. Selain bisa menonton dan ikut menari tarian khas Dayak, melihat tradisi kuping panjang, dan berbelanja oleh-oleh khas. Pengunjung juga bisa belajar membatik khas Pampang secara langsung. Siapapun bisa gabung, diajarkan langsung oleh pembatik ternama, Syahril Darmawie dan ibu-ibu setempat. Pada Juni 2024 kemarin, Pasangan Duta [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/desa-budaya-pampang-segera-punya-atraksi-baru-yaitu-belajar-membatik-cocok-untuk-anak-anak-hingga-orang-dewasa/">Desa Budaya Pampang Segera Punya Atraksi Baru, Yaitu Belajar Membatik; Cocok untuk Anak-Anak hingga Orang Dewasa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Berwisata ke Desa Budaya Pampang, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Samarinda">Samarinda </a>nantinya bakal lebih seru. Selain bisa menonton dan ikut menari tarian khas Dayak, melihat tradisi kuping panjang, dan berbelanja oleh-oleh khas. Pengunjung juga bisa belajar membatik khas Pampang secara langsung. Siapapun bisa gabung, diajarkan langsung oleh pembatik ternama, Syahril Darmawie dan ibu-ibu setempat.</p>



<p>Pada Juni 2024 kemarin, Pasangan Duta Wisata Kalimantan Timur (Kaltim) Arif Noor Gunawan dan Nadya Pradita Hosensyah telah merilis Batik Pampang, sebagai batik baru yang masuk dalam daftar batik khas Kaltim.</p>



<p>Motif yang digunakan mengambil dari kekayaan satwa masyarakat Dayak Kenyah di Desa Budaya Pampang. Dua motif itu berupa Burung Enggang untuk perempuan dan juga Macan untuk laki-laki.</p>



<p>Itu merupakan hasil dari Program Kampung Batik Pampang, biasa disebut sebagai Putik Pampang. Putik sendiri memiliki makna berkembang biak. Filosofinya, Putik Pampang bisa diperbanyak dan terus berkembang.</p>



<p>Singkatnya adalah pengembangan wastra berupa batik yang difokuskan di Desa Budaya Pampang, Samarinda. Kawasan yang dihuni oleh suku Dayak Kenyah. Putik Pampang menambah daya tarik wisata di desa itu.</p>



<p>Tak hanya menghasilkan produk batik yang sudah HaKI dan memiliki Hak Merk Dagang. Duta Wisata Kaltim 2023 juga terus berupaya untuk mengembangkan wastra di Kaltim melalui bentuk kegiatan lain yang menarik.</p>



<p>Seperti kegiatan belajar membatik, yakni membatik dengan motif Batik Pampang. Yang juga akan dipusatkan di Desa Budaya Pampang. Kegiatan membatik ini juga akan menjadi daya tarik baru wisata di Pampang.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Membatik di Pampang Setiap Akhir Pekan</strong></h2>



<p>Duta Wisata Kaltim 2023 Nadya Pradita Hosensyah menjelaskan kegiatan membatik itu untuk memperkenalkan Batik Pampang lebih luas lagi. Bakal jadi agenda rutin setiap pekan, bersamaan atraksi seni budaya lainnya.</p>



<p>&#8220;Siapapun boleh join, target utamanya adalah semua umur, dari anak-anak sampai dewasa. Karena fokus tujuan kami adalah edukasi sekaligus memperkenalkan Putik Pampang itu sendiri,&#8221; jelas Nadya Selasa, 16 Juli 2024.</p>



<p>Nadya menjelaskan, proses membatik akan menggunakan lilin dingin dan canting khusus buatan Borneo Craft Indonesia. Alat dan bahan sudah disiapkan secara lengkap, baik dari kain, pola batik hingga pewarna.</p>



<p>Bahkan hasilnya bisa dibawa pulang sebagai kenang-kenangan. Yang mengajari langsung ialah Pembatik senior asal Samarinda Syahril Darmawie. Juga ibu-ibu di Desa Pampang yang sudah mendapatkan pelatihan.</p>



<p>Nadya bilang, sementara ini, kegiatan belajar membatik masih aktif di stand ketika event-event yang terselenggara di Samarinda. Dirinya masih melakukan berbagai persiapan untuk bisa ready di Desa Budaya Pampang.</p>



<p>&#8220;Nanti juga akan ada tarifnya, cuma ini kita masih pelan-pelan berbenah. Tapi kami upaykan bisa segera di Pampang,&#8221; pungkasnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/perfilman-dan-animasi-di-samarinda-masih-tertinggal-sutradara-lokal-kita-perlu-belajar-sama-jawa/">(ens/dra)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/desa-budaya-pampang-segera-punya-atraksi-baru-yaitu-belajar-membatik-cocok-untuk-anak-anak-hingga-orang-dewasa/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/desa-budaya-pampang-segera-punya-atraksi-baru-yaitu-belajar-membatik-cocok-untuk-anak-anak-hingga-orang-dewasa/">Desa Budaya Pampang Segera Punya Atraksi Baru, Yaitu Belajar Membatik; Cocok untuk Anak-Anak hingga Orang Dewasa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Remyza dan Irma Ajak Gen-Z Samarinda Menikmati Festival Dayak Kenyah ke-51 di Desa Budaya Pampang</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/remyza-dan-irma-ajak-gen-z-samarinda-menikmati-festival-dayak-kenyah-ke-51-di-desa-budaya-pampang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jun 2024 09:45:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI DAN PARIWISATA]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Budaya Pampang]]></category>
		<category><![CDATA[duta wisata samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Pampang]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[SAMARINDA]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Pampang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=36164</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesona kebudayaan etnis Dayak Kenyah di Desa Budaya Pampang memang tiada duanya. Mumpung lagi ada Pesta Panen ke-51, Pasangan Duta Wisata Kota Samarinda 2023 ajak warga, terutama gen-z untuk ikut menikmati. Festivalnya masih sampai Hari Minggu. Ibu Kota Kaltim merupakan kawasan urban yang plural, kaya akan keragaman etnis dan budaya. Sebab berbagai suku di Indonesia [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/remyza-dan-irma-ajak-gen-z-samarinda-menikmati-festival-dayak-kenyah-ke-51-di-desa-budaya-pampang/">Remyza dan Irma Ajak Gen-Z Samarinda Menikmati Festival Dayak Kenyah ke-51 di Desa Budaya Pampang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Pesona kebudayaan etnis Dayak Kenyah di Desa Budaya Pampang memang tiada duanya. Mumpung lagi ada Pesta Panen ke-51, Pasangan Duta Wisata Kota <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Samarinda">Samarinda</a> 2023 ajak warga, terutama gen-z untuk ikut menikmati. Festivalnya masih sampai Hari Minggu.</p>



<p>Ibu Kota Kaltim merupakan kawasan urban yang plural, kaya akan keragaman etnis dan budaya. Sebab berbagai suku di Indonesia bermukim di kota ini. Namun masih menyimpan kekayaan budaya yang khas dari Bumi Etam. Misalnya saja di Desa Budaya Pampang yang dihuni suku Dayak Kenyah.</p>



<p>Diketahui Desa Budaya Pampang mulanya berawal dari suku Dayak Apokayan dan Kenyah yang berdomisili di Kutai Barat dan Malinau. Yang kemudian hijrah sekitar tahun 1960-an. Mereka menjalani hidup berpindah-pindah hingga menetap di kawasan yang kini disebut Pampang.</p>



<p>Sekitar puluhan tahun kemudian Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menjadikan Desa Pampang sebagai desa budaya. Agar kekayaan budaya yang hidup dan tumbuh di sana tidak hilang begitu saja. Bahkan menjadi salah satu daya tarik wisata budaya di Samarinda.</p>



<p>Berbagai bentuk kebudayaan yang masih bida dinikmati hingga saat ini, berupa rumah adat Suku Dayak yang biasa disebut Lamin Adat Pamung Tawai dengan bangunan dan corak khas Dayak. Bangunannya terbuat dari kayu ulin. Biasa sebagai balai untuk melakukan kegiatan.</p>



<p>Selanjutnya, tarian khas suku dayak yang masih bisa disaksikan pada hari-hari tertentu. Misalnya tari Hudoq, Bangen Tawai, Kanjet Anyam, Ajay Pilling, dan lainnya. Selain itu, wisatawan juga masih bisa melihat Suku Dayak Telinga panjang di Desa Budaya Pampang itu. Yang saat ini mulai jarang.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Festival di Pampang</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="800" height="450" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/pampang.jpeg" alt="" class="wp-image-36165" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/pampang.jpeg 800w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/pampang-300x169.jpeg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/pampang-768x432.jpeg 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/pampang-18x10.jpeg 18w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></figure>



<p>Selain itu, setiap tahunnya Desa Budaya Pampang juga menggelar festival. Salah satunya Festival Budaya Dayak Kenyah Pampang dalam Rangka Perayaan Syukuran Pasca Panen dan HUT Desa Budaya Pampang. Pada tahun 2024 ini, sudah lebih dari setengah abad, alias perayaan yang ke-51.</p>



<p>Festival Budaya ini berlangsung selama 4 hari. Yakni mulai Kamis, hingga Minggu, 20-23 Juni 2024. Di Jalan Wisata Budaya Pampang, Kelurahan Budaya Pampang, Samarinda Utara. Dengan berbagai kegiatan budaya. Ada pertunjukan tarian, hingga perlombaan tradisional.</p>



<p>Saat acara dibuka, atusan orang sudah memadati halaman Lamin Adat Pamung Tawai. menyaksikan berbagai pertunjukan tarian yang disuguhkan. Tak hanya warga lokal Samarinda, beberapa turis mancanegara juga tampak terlihat menikmati festival itu.</p>



<p>Pada Jumat dan Sabtu, akan ada perlombaan tradisional: Perlombaan Olahraga Tradisional Sumpit. Sementara pada hari yang sama ditambah Minggu, akan ada Pentas Kesenian Tradisional Dayak. Festival dibuka sejak jam 9 pagi. Wisatawan Dibandrol tiket masuk sebesar Rp30 ribu perorang.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Gen-Z Mesti Terlibat</strong></h2>



<p>Pasangan Duta Wisata Kota Samarinda 2023 Remyza Baihaqi dan Irma Nur Shabrina mengajak seluruh warga Kota Samarinda bahkan Kaltim, utamanya Generasi-Z untuk ikut menikmati festival budaya di Desa Budaya Pampang kali ini. Menurutnya anak muda wajib berpartisipasi.</p>



<p>“Kami hadir di sini merupakan aksi kita sebagai gen z untuk bisa menghargai dan bisa turut andil dalam kegiatan kebudayaan di Kota Samarinda,” jelas Remyza Kamis 20 Juni 2024.</p>



<p>“Di dalam kegiatan ini juga kita disuguhkan berbagai macam atraksi yang di mana itu berupa tarian dan juga aktivitas masyarakat Desa Budaya Pampang. Orang-orang bisa tau kalau di sini punya banyak budaya yang mengesankan,” timpal Irma.</p>



<p>Menurut Remyza, Desa Budaya Pampang memiliki keunikan yang jarang bisa ditemui di era saat ini. Mulai dari sukunya yang mayoritas merupakan suku asli Dayak Kenyah. Hingga bisa melihat Suku dayak yang memiliki telinga panjang yang mulai jarang ditemukan.</p>



<p>Tambah Irma, menurutnya juga Generasi-Z bisa belajar banyak kebudayaan melalui desa maupun festival ini. Mengingat Ibu Kota Nusantara yang berada di Kaltim, sehingga warga lokalnya sendiri harus sudah mengenalkekayaan budaya yang ada di kotanya sendiri.</p>



<p>“Gen-Z yang mungkin awalnya nggak tau ada telinga panjang di sini kita bisa melihat ada beberapa masyarakat di desa Pampang yang masih punya telinga panjang,” sambung Remyza.</p>



<p>Kedua Duta Wisata Samarinda 2023 itu berharap besar kepada anak muda agar tidak apatis terhadap kebudayaan sendiri. Dengan ikut berpartisipasi dalam festival, menjadi satu bentuk aksi untuk ikut melestarikan kebudayaan.</p>



<p>“Selain itu yang bisa kita lakukan ialah mencintai budaya, mengetahui asal usul budaya kita, dan mempelajari budaya kita,” pungkas Irma. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/borneo-fc-rekrut-gelandang-timnas-burundi-christophe-nduwarugira/">(ens/dra)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/remyza-dan-irma-ajak-gen-z-samarinda-menikmati-festival-dayak-kenyah-ke-51-di-desa-budaya-pampang/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/remyza-dan-irma-ajak-gen-z-samarinda-menikmati-festival-dayak-kenyah-ke-51-di-desa-budaya-pampang/">Remyza dan Irma Ajak Gen-Z Samarinda Menikmati Festival Dayak Kenyah ke-51 di Desa Budaya Pampang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Duta Wisata Kaltim 2023 Rilis Batik Pampang, Kembangkan Wastra Kaltim dengan Dua Motif Khas Dayak</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/duta-wisata-kaltim-2023-rilis-batik-pampang-kembangkan-wastra-kaltim-dengan-dua-motif-khas-dayak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jun 2024 15:08:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI DAN PARIWISATA]]></category>
		<category><![CDATA[Arif Noor Gunawan]]></category>
		<category><![CDATA[Batik Dayak]]></category>
		<category><![CDATA[Batik Pampang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Budaya Pampang]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Wisata Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Nadya Pradita Hosensyah]]></category>
		<category><![CDATA[Putik Pampang]]></category>
		<category><![CDATA[Wastra Kaltim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=36151</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasangan Duta Wisata Kaltim 2023 akhirnya melaunching produk batik khas Pampang. Hasil ide keduanya melalui program Putik Pampang yang sudah mendapat pengakuan HaKI dan Hak Merek dagang. Dua motif khas dayak yang siap dipasarkan. Menambah daftar oleh-oleh khas Benua Etam. Pasangan Duta Wisata Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2023 &#160;Arif Noor Gunawan dan Nadya Pradita Hosensyah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/duta-wisata-kaltim-2023-rilis-batik-pampang-kembangkan-wastra-kaltim-dengan-dua-motif-khas-dayak/">Duta Wisata Kaltim 2023 Rilis Batik Pampang, Kembangkan Wastra Kaltim dengan Dua Motif Khas Dayak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Pasangan Duta Wisata <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan_Timur">Kaltim</a> 2023 akhirnya melaunching produk batik khas Pampang. Hasil ide keduanya melalui program Putik Pampang yang sudah mendapat pengakuan HaKI dan Hak Merek dagang. Dua motif khas dayak yang siap dipasarkan. Menambah daftar oleh-oleh khas Benua Etam.</p>



<p>Pasangan Duta Wisata Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2023 &nbsp;Arif Noor Gunawan dan Nadya Pradita Hosensyah berhasil membuktikan gelar yang diraih keduanya tidaklah sia-sia.</p>



<p>Menjelang satu tahun bertugas, Arif dan Nadya terus mengembangkan gagasannya untuk memajukan sektor pariwisata di Kaltim. Tak hanya untuk destinasi dan potensi wisata, namun juga fokus pada pengembangan kekayaan wastra.</p>



<p>Melalui program Kampung Batik Pampang atau disebut Putik Pampang, Arif dan Nadya melalui proses yang panjang. Untuk kemudian berhasil melahirkan produk wastra yang benilai bahkan diakui. Berupa kain batik dengan motif yang khas. Bernama: Batik Pampang.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Tentang Putik Pampang</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="800" height="450" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/putik2.jpeg" alt="batik pampang" class="wp-image-36153" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/putik2.jpeg 800w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/putik2-300x169.jpeg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/putik2-768x432.jpeg 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/putik2-18x10.jpeg 18w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Arif dan Nadya memamerkan Batik Pampang karya mereka. (Kaltim Faktual)</em></figcaption></figure>



<p>Nadya cerita, Putik Pampang sendiri merupakan hasil pemikiran dari Kolaborasi Arif dan Nadya (KARYA) yang berlatar belakang ilmu seni dan komunikasi. Mereka menginisiasi Putik Pampang. Putik sendiri memiliki makna berkembang biak. Filosofinya, Putik Pampang bisa diperbanyak dan terus berkembang.</p>



<p>Singkatnya, ini adalah pengembangan wastra berupa batik yang difokuskan di Desa Budaya Pampang. Kawasan yang dihuni oleh suku Dayak Kenyah. Putik Pampang menambah daya tarik wisata di desa budaya itu.</p>



<p>“Jadi tidak hanya sebagai program, tapi ini langkah nyata kami untuk membangun UMKM di sekitar Desa Budaya Pampang. Jadi ekonominya dapat, sosialnya dapat, pemberdayaan masyarakatnya juga dapat,” jelas Nadya Kamis 20 Juni 2024.</p>



<p>“Alasan pemilihan Desa Pampang. Sebetulnya ada dua pilihan yaitu Kampung Ketupat dan Desa Pampang. Tapi kami memilih di Pampang karena kami mengejar budayanya yang masih kental,” tambah Arif.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Legalitas Putik Pampang</strong></h2>



<p>Diketahui, Putik Pampang sudah mendapatkan 2 legalitas. Yakni terdaftar di Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) pada 2023 berupa hak cipta pembuatan motif secara komunal yakni motif Batik Pampang.</p>



<p>Yang Kedua adalah Merek Dagang. Dengan begitu Batik Pampang secara resmi memiliki hak merek dagang yang kedepannya menjadi produk UMKN bagi masyarakat Pampang dalam bentuk wastra atau kain batik.</p>



<p>“Meski tentunya tidak mudah ya. Tapi kami jalani prosesnya, dari Pampang untuk Pampang,” kata Nadya.</p>



<p>Setelah melalui beberapa proses lagi pasca-legalitas. Produk Batik Pampang akhirnya bisa dirilis dan dipasarkan kepada masyarakat luas. Launching-nya pada Kamis, 20 Juni 2024. Bertepatan dengan Festival Pesta Panen di Desa Budaya Pampang.</p>



<p>Selanjutnya, hasil buah pikiran Pasangan Duta Wisata Kaltim 2023 ini akan dibawa ke kancah nasional melalui ajang Pemilihan Duta Wisata Indonesia 2024. Arif dan Nadya akan berlaga mewakili Kaltim untuk sektor wisata.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Mengenal Batik Baru; Batik Pampang</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="800" height="450" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/putik3.jpeg" alt="batik pampang" class="wp-image-36152" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/putik3.jpeg 800w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/putik3-300x169.jpeg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/putik3-768x432.jpeg 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/06/putik3-18x10.jpeg 18w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Arif dan Nadya melayani pengunjung tenant Batik Pampang, Kamis. (Kaltim Faktual)</em></figcaption></figure>



<p>Batik Pampang kini telah masuk dalam daftar batik khas Kaltim. Motif yang dipilih, mengambil dari kekayaan satwa masyarakat Dayak di Desa Budaya Pampang atau Dayak Kenyah. Dua motif itu berupa Burung Enggang untuk perempuan dan juga Macan untuk laki-laki.</p>



<p>“Motifnya melambangkan keberanian, kebersamaan, dan persatuan. Karena orang dayak sifatnya komunal, jadi selalu bersama-sama. Penggunaan motif ini juiga sudah mendapatkan izin dari kepala adat. Makanya kami bisa produksi,” terang Nadya.</p>



<p>“Tentunya kita mengadaptasi dari tradisi, karena kita ingin inovasi dari tradisi, sebagai representasi dari Pampang itu sendiri,” tambahnya.</p>



<p>Lanjut Nadya, akan ada 2 jenis produk yang bisa didapatkan. Yakni batik printing dan batik tulis. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tergantung selera masing-masing.</p>



<p>Untuk batik printing, menggunakan kain yang jika dalam kasta kain, termasuk yang premium; Armani Sutra. Kainnya yang lembut dan adem. Namun motifnya menyatu dengan kain, alias tidak bertekstur. Dibandrol dengan harga Rp250 ribu. Dengan panjang kain 2 meter kali 148 centimeter.</p>



<p>Sementara untuk batik tulis, dibuat lebih rumit. Menggunakan lilin dingin yang ramah lingkungan. Menggunakan kain Primissima atau kain Mori yang lembut. Hasil dari kain batik ini lebih terlihat dan bertekstur. Dibandrol dengan harga lebih tinggi yakni Rp500 ribu paling murahnya. Tergantung kerumitan.</p>



<p>“Kita ada website putikpampang.com. Ada nomor hp juga, untuk yang mau pesan atau tanya-tanya bisa banget.”</p>



<p>“Untuk saat ini, untuk kebutuhan launching kami masih ready yang batik printing. Biar cepat karena kejar momen. Sementara batik tulisnya akan segera ready,” timpal Nadya.</p>



<p>Nadya menyebut ke depan, pihaknya akan mengupayakan keberadaan toko offline yang bisa dikunjungi masyarakat. Bisa untuk batik sendiri atau bahkan oleh-oleh khas Kaltim yang motifnya Dayak banget.</p>



<p>Selain itu, penggunaan kain batiknya juga sudah berpola. Sehingga sudah disesuaikan dengan pembuatan berbagai produk pakaian. Seperti kemeja, blous, dress, ataupun rok.</p>



<p>“Jadi kalau ini sudah disesuaikan motif, jadi ada pola-polanya disesuaikan pola badan atau pola lengan. Jadi potongannya berupa pola yang bisa dijahit. Tinggal ikutin pola aja. Tergantung kreatifitas. Sehingga tetap bagus ketika dipakai atau dikreasikan,” pungkasnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/championsip-series-liga-1-resmi-dihapus-ini-penjelasan-pt-lib/">(ens/dra)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/duta-wisata-kaltim-2023-rilis-batik-pampang-kembangkan-wastra-kaltim-dengan-dua-motif-khas-dayak/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/duta-wisata-kaltim-2023-rilis-batik-pampang-kembangkan-wastra-kaltim-dengan-dua-motif-khas-dayak/">Duta Wisata Kaltim 2023 Rilis Batik Pampang, Kembangkan Wastra Kaltim dengan Dua Motif Khas Dayak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Desa Budaya Pampang Jadi Penutup Rangkaian Akhir HKN Kaltim</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/desa-budaya-pampang-jadi-penutup-rangkaian-akhir-hkn-kaltim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 May 2024 08:26:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEPUTAR KALTIM]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Budaya Pampang]]></category>
		<category><![CDATA[hari kearsipan nasional]]></category>
		<category><![CDATA[HKN]]></category>
		<category><![CDATA[HKN 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=35182</guid>

					<description><![CDATA[<p>Para peserta kegiatan HKN berkunjung ke Desa Budaya Pampang dan disambut dengan serangkaian tari khas Dayak yang diiringi dengan alat musik sape’. Para peserta kegiatan Hari Kearsipan Nasional Kalimantan Timur (Kaltim) diajak mengunjungi Desa Budaya Pampang di Kecamatan Samarinda Utara sebagai penutup rangkaian kegiatan. Ritual Lemiwa yang merupkan sebuah tradisi yang dipimpin oleh Tetua Adat, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/desa-budaya-pampang-jadi-penutup-rangkaian-akhir-hkn-kaltim/">Desa Budaya Pampang Jadi Penutup Rangkaian Akhir HKN Kaltim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Para peserta kegiatan HKN berkunjung ke Desa Budaya Pampang dan disambut dengan serangkaian tari khas Dayak yang diiringi dengan alat musik sape’.</p>



<p>Para peserta kegiatan Hari Kearsipan Nasional Kalimantan Timur (Kaltim) diajak mengunjungi Desa Budaya Pampang di Kecamatan Samarinda Utara sebagai penutup rangkaian kegiatan.</p>



<p>Ritual Lemiwa yang merupkan sebuah tradisi yang dipimpin oleh Tetua Adat, Pesim, menyambut kedatangan para peserta.</p>



<p>Dalam ritual ini, Pesim membaca doa-doa dan menyiramkan percikan air kepada para peserta HKN sebelum memasuki Rumah Lamin.</p>



<p>“Tempat kami ini disebut Desa Wisata Budaya Pampang karena yang kami tawarkan adalah suasana pedesaan. Pampang sendiri dalam Bahasa Dayak berarti pinggiran sungai. Ada sungai-sungai kecil sepanjang desa ini,” jelas Wakil Kesenian Desa Budaya Pampang, Laing Along saat memberikan sambutan kepada para peserta HKN di Rumah Lamin Desa Pampang, Kamis 30 Mei 2024.</p>



<p>Para peserta HKN disuguhkan dengan berbagai tari-tarian khas Suku Dayak. Ada lima tarian yang ditampilkan oleh para penari warga Desa Budaya Pampang yang diiringi dengan alat musik sape’.</p>



<p>Di antaranya ada tari lemada lasan, tari tebengang, tari punan leto, tari anyam tali, dan tari pampagak. Pertunjukan ini kemudian ditutup dengan tarian leleng.</p>



<p>Para peserta terlihat sangat antusias melihat pertunjukan budaya yang disuguhkan oleh Suku Dayak Kalimantan. Mereka bahkan turut berpartisipasi dalam beberapa tarian, terutama tari anyam tali dan tari pampagak, serta menari bersama dalam tarian leleng.</p>



<p>Antusiasme peserta dari luar daerah Kaltim ini berlanjut di luar Rumah Lamin. Banyak peserta yang menyewa pakaian adat Dayak dan berfoto bersama dengan anak-anak dan warga Desa Budaya Pampang. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/kumpulan-slogan-dan-simbol-dukungan-untuk-palestina-terbaru-ada-all-eyes-on-rafah/">(rw)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/desa-budaya-pampang-jadi-penutup-rangkaian-akhir-hkn-kaltim/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/desa-budaya-pampang-jadi-penutup-rangkaian-akhir-hkn-kaltim/">Desa Budaya Pampang Jadi Penutup Rangkaian Akhir HKN Kaltim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menelusuri Kisah Dibalik Lamin Adat Pemung Tawai Desa Budaya Pampang</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/menelusuri-kisah-dibalik-lamin-adat-pemung-tawai-desa-budaya-pampang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Feb 2024 07:13:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI DAN PARIWISATA]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Budaya Pampang]]></category>
		<category><![CDATA[kisah lamin adat]]></category>
		<category><![CDATA[lamin adat pemung tawai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=28865</guid>

					<description><![CDATA[<p>Desa Budaya Pampang menjadi salah satu destinasi wisata yang sudah go internasional. Di jantung desa ini, berdiri kokoh sebuah bangunan tradisional milik Suku Dayak Kenyah bernama Lamin Adat Pemung Tawai Desa Budaya Pampang yang sarat akan makna dan sejarah terselubung. Meskipun terlihat sederhana, Lamin Adat Pemung Tawai Desa Budaya Pampang ini bukan sekadar bangunan biasa. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/menelusuri-kisah-dibalik-lamin-adat-pemung-tawai-desa-budaya-pampang/">Menelusuri Kisah Dibalik Lamin Adat Pemung Tawai Desa Budaya Pampang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Desa Budaya Pampang menjadi salah satu destinasi wisata yang sudah go internasional. Di jantung desa ini, berdiri kokoh sebuah bangunan tradisional milik Suku Dayak Kenyah bernama Lamin Adat Pemung Tawai Desa Budaya Pampang yang sarat akan makna dan sejarah terselubung.</p>



<p>Meskipun terlihat sederhana, Lamin Adat Pemung Tawai Desa Budaya Pampang ini bukan sekadar bangunan biasa. Bangunan ini menyimpan berbagai sejarah yang menjadi simbol identitas, persatuan dan warisan budaya yang terus terjaga keasliannya oleh masyarakat Dayak Kenyah hingga saat ini.</p>



<p>Berdirinya Lamin Adat Pemung Tawai Dayak Kenyah ini sudah berdiri sejak 30 tahun lamanya &#8212; tepatnya pada tahun 1991. Saat itu, pembangunan lamin tersebut dipimpin langsung oleh kepala suku adat Dayak Kenyah Simson Imam yang hingga kini masih setia menjaga kelestarian lamin ini.</p>



<p>Bagi Simson, lamin ini bukan sekadar tempat tinggal, melainkan simbol identitas dan pemersatu masyarakat Dayak Kenyah.</p>



<p>Begitu memijakkan kaki di Halaman Lamin Adat&nbsp;yang berlokasi di Jalan Wisata Budaya Pampang ini, pengunjung akan disambut dengan tugu burung enggang yang menjuntai tinggi ke atas langit. Serta, para penjual kerajinan tangan beraneka ragam pernak-pernik khas Dayak.</p>



<p>Penampakan lamin ini berbentuk persegi panjang yang terbuat dari kayu Ulin, dengan dua patung penjaga berdiri tegak di kanan kiri anak tangga. Dihiasi dengan ukiran-ukiran khas Dayak Kenyah di setiap sudut lamin. Baik di dinding luar lamin, tiang-tiang lamin, maupun leres leres kanopi atap yang hingga saat ini masih mempertahankan keaslian meskipun sempat mengalami renovasi.</p>



<p>Seakan menembus lorong waktu. Pengunjung akan kembali bernostalgia dengan kehidupan-kehidupan masyarakat Dayak Kenyah di masa lampau. Di tambah dengan ukiran-ukiran megah dan menawan di setiap sudutnya, lamin ini berbisik tentang kisah perjalanan panjang suku Dayak Kenyah di Bumi Kalimantan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">KEINDAHAN ARSITEKTUR</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1200" height="676" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/WhatsApp-Image-2024-02-09-at-16.31.55-1-1200x676.jpeg" alt="" class="wp-image-28866" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/WhatsApp-Image-2024-02-09-at-16.31.55-1-1200x676.jpeg 1200w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/WhatsApp-Image-2024-02-09-at-16.31.55-1-300x169.jpeg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/WhatsApp-Image-2024-02-09-at-16.31.55-1-768x432.jpeg 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/WhatsApp-Image-2024-02-09-at-16.31.55-1-1536x865.jpeg 1536w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/WhatsApp-Image-2024-02-09-at-16.31.55-1.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></figure>



<p>Setelah puas berkeliling halaman. Langkah kaki kemudian menuntun pewarta memasuki rumah lamin adat bergaya Dayak dengan warna khas kuning, merah, putih dan hitam.</p>



<p>Di dalam lamin adat ini, tersedia ruangan yang berisikan perabotan kursi-kursi antik panjang dan halaman pentas yang biasanya digunakan untuk menyambut tamu atau menampilkan penampilan pagelaran seni seperti tari-tarian penyambut wisatawan ketika berkunjung ke sini.</p>



<p>Beralih ke tengah lamin, terdapat hiasan burung enggang yang melintang indah di tengah ruangan dengan untaian tali berwarna warni yang biasa digunakan untuk tari Kanjet Anyam. Sehingga, menambah keautentikan isi dari lamin ini.</p>



<p>Menurut Tetua Adat Suku Dayak Kenyah, Simson Imang, melintangnya burung enggang di langit langit lamin ini melambangkan kepemimpinan dan perdamaian yang kuat, di mana rakyat tunduk pada pemimpin dan pemimpin tunduk pada rakyat.</p>



<p>&#8220;Kalau gambar harimau pemimpin menerima suara rakyat dan sebaliknya,&#8221; ungkapnya, Jumat 9 Februari 2024.</p>



<p>Berjalan ke tengah lamin. Tersorot satu buah patung dengan tinggi dua susun, cukup menarik perhatian. Susunan paling atas terdapat patung manusia suku Dayak menggunakan topeng dengan memang tameng khas Dayak dan disusul dengan susunan kedua berbentuk guci berwarna kan putih tulang dengan ukiran naga berwarna merah hijau kuning di tengah guci tersebut.</p>



<p>Untuk lambang naga di tengah guci sendiri. Tersirat sebuah arti yang menceritakan perjalanan Dayak Kenyah menuju Indonesia.</p>



<p>&#8220;Dayak Kenyah ini keturunan dengan China Mongol, perjalanan dari Brunai dia jalan terus ke Indonesia. Cerita kedua kemunculan naga ketika banjir di sungai seberang,&#8221; terangnya.</p>



<p>Tak kalah menarik, tiang tiang di sini juga tersirat ukiran ukiran unik dan indah di setiap tiangnya. Untuk bentuk ukiran tiang sendiri melambangkan kekuatan seorang pemimpin dan persatuan dari masyarakat Dayak kenyah</p>



<p>&#8220;Sebagai kepala rumah tangga dia sebagai pemimpin supaya pemimpin jangan ragu ragu memimpin,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Tak hanya arsitektur interior dan eksterior saja yang menawan. Pembangunan lamin adat ini ternyata menyimpan mozaik kisah-kisah sejarah suku Dayak Kenyah tersendiri didalamnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">MENELUSURI JEJAK SEJARAH</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1200" height="651" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/lamin-1200x651.jpg" alt="" class="wp-image-28870" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/lamin-1200x651.jpg 1200w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/lamin-300x163.jpg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/lamin-768x416.jpg 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/lamin.jpg 1245w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></figure>



<p>Simson mengatakan lamin adat pemung tawai desa budaya pampang ini biasanya digunakan untuk pertunjukan seni, acara penyambutan bahkan acara meninggalkan.</p>



<p>&#8220;Saya yang membangun lamin ini dulu tahun 91. Waktu itu saya kesini tahun 85,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Dengan menggunakan pakaian adat khas Suku Dayak Kenyah yang lain daripada yang lain, Ia bercerita selembar demi selembar sejarah dari lamin ini.</p>



<p>&#8220;Bentuk Lamin ini dulu rumah panjang. Kalau dulu rumah panjang itu ada 80 hingga 100 keluarga tapi dulu. Waktu zaman Belanda lamin adat ini bertingkat. Karena jumlah jiwa 38 jiwa setelah merdeka jadi terpencar tahun 65 ada ke Berau, Malinau, kabupaten Bulungan,&#8221; terangnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">MAKNA DALAM MOTIF</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1200" height="676" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/WhatsApp-Image-2024-02-09-at-16.31.55-1200x676.jpeg" alt="" class="wp-image-28867" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/WhatsApp-Image-2024-02-09-at-16.31.55-1200x676.jpeg 1200w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/WhatsApp-Image-2024-02-09-at-16.31.55-300x169.jpeg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/WhatsApp-Image-2024-02-09-at-16.31.55-768x432.jpeg 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/WhatsApp-Image-2024-02-09-at-16.31.55-1536x865.jpeg 1536w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/WhatsApp-Image-2024-02-09-at-16.31.55.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em><sup>Motif Rumah Lamin Dayak Kenyah. (Yanti/KaltimFaktual)</sup></em></figcaption></figure>



<p>Di balik keindahan corak dan warna, motif Dayak Kenyah ternyata menyimpan makna dan filosofi yang kaya. Lebih dari sekadar hiasan, motif Dayak Kenyah ini melambangkan persatuan.</p>



<p>Untuk warna yang dihadirkan dari motif Dayak Kenyah sendiri perpanduan antara nuasa kuning, merah dan putih&nbsp; melambangkan bhinneka tunggal ika.</p>



<p>&#8220;Karena dulu antara Dayak Kenyah berperang sesudah merdeka mengenal agama dan pemerintah sudah,&#8221; ucap Simson.</p>



<h2 class="wp-block-heading">TEMPAT PERSEMBAHAN ADAT</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1200" height="640" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/fineaq-1-664x354-1-1200x640.jpg" alt="" class="wp-image-28868" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/fineaq-1-664x354-1-1200x640.jpg 1200w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/fineaq-1-664x354-1-300x160.jpg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/fineaq-1-664x354-1-768x409.jpg 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/fineaq-1-664x354-1.jpg 1266w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em><sup>Tarian Nyelama Sakai. (KutaiPanrita)</sup></em></figcaption></figure>



<p>Lamin Adat Pemung Tawai Desa Budaya Pampang ini biasa digunakan untuk persembahan acara adat dan acara sakral seperti pernikahan hingga perayaan berpulangan saudara.</p>



<p>Persembahan acara adat sendiri. Biasanya digelar setiap bulannya dengan menyajikan berbagai pertunjukan tarian.</p>



<p>Pertama, Tarian Nyelama Sakai. Merupakan tarian penting  bagi masyarakat desa budaya Lekaqidau, yang terletak di Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara.</p>



<p>Biasanya tarian ini menjadi sebuah tanda untuk menyambut ramah bagi para tamu yang mengunjungi desa budaya ini.</p>



<p>Tarian ini dilakukan oleh para gadis muda yang memiliki kecantikan yang mempesona. Dengan memainkan gerakan anggun dan elegan, para penari membawa pesan kasih sayang dan kegembiraan kepada tamu yang datang.</p>



<p>Kedua, Tarian Kancet Lasan. Tarian ini menggambarkan kehidupan sehari-hari burung Enggang, burung yang dimuliakan oleh suku Dayak Kenyah karena dianggap sebagai tanda keagungan dan kepahlawanan.</p>



<p>Ketiga, Tarian Enggang Terbang. Tarian ini mengisahkan tentang perpindahan masyarakat Suku Dayak dari satu tempat ke tempat lain yang lebih baik, diperagakan oleh sekelompok gadis suku dayak yang mengenakan hiasan kepala berlambang burung Enggang</p>



<p>Keempat, Tari Anyam Tali. Tarian yang melambangkan persaudaraan melibatkan pengunjung dan wisatawan.</p>



<p>Kelima, Tarian Pampaga melambangkan sebuah perangkap yang dibuat untuk mengusir hama. Diperagakan oleh 12 gadis muda, tarian ini menggunakan instrumen bambu yang dimainkan.</p>



<p>Pada zaman dahulu sebelum suku Dayak Kenyah memanen padi di ladang, mereka melakukan kegiatan yang dinamakan Pampaga yang artinya sebelum membersihkan rumput sudah melaksanakan kegiatan ritual.</p>



<h2 class="wp-block-heading">BIAYA TIKET MASUK LAMIN&nbsp;&nbsp;</h2>



<p>Buat kalian yang ingin mengunjungi wisata ini tidak perlu khawatir karena harga yang di tawarkan cukup terjangkau dan sepadan dengan apa yang di dapatkan ketika memasuki lamin ini.</p>



<p>Untuk harga tiket masuk desa budaya Pampang pada akhir pekan sebesar Rp40 ribu per orang. Sedangkan di hari biasa yakni Senin sampai Sabtu sebesar Rp10 ribu.</p>



<p>&#8220;Kalau atraksi tarian seni tiap bulan mulai jam 2 sampai jam 3. Yang ikut beda beda orangnya berapa. Tamu tamu boleh ikut berapa pun yang ikut. Misalnya sembilan semua orang bisa ikut,&#8221; pungkasnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/lagi-acara-makan-gratis-10-ribu-ketupat-siap-disantap/">(dmy/gdc)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/menelusuri-kisah-dibalik-lamin-adat-pemung-tawai-desa-budaya-pampang/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/menelusuri-kisah-dibalik-lamin-adat-pemung-tawai-desa-budaya-pampang/">Menelusuri Kisah Dibalik Lamin Adat Pemung Tawai Desa Budaya Pampang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Delegasi OICCA Asal Turki Terkesan dengan Pampang dan Masjid di Kaltim</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/delegasi-oicca-asal-turki-terkesan-dengan-pampang-dan-masjid-di-kaltim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jul 2023 10:45:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI DAN PARIWISATA]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURE]]></category>
		<category><![CDATA[ADV DISKOMINFO KALTIM 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Budaya Pampang]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[OICCA 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Samet Yalçın]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=16672</guid>

					<description><![CDATA[<p>Delegasi OICCA asal Turki bernama Samet Yalçın mengaku terkesan dengan atraksi budaya Desa Pampang. Serta takjub dengan aktivitas di masjid-masjid yang ada di Kaltim. Sudah beberapa hari peserta delegasi Organization of Islamic Cooperation – Cultural Activity (OICCA) berada di Kaltim. Disuguhi keanekaragaman budaya Kaltim secara beruntun setiap harinya.&#160; Hingga hari ini, Selasa, 11 Juni 2023, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/delegasi-oicca-asal-turki-terkesan-dengan-pampang-dan-masjid-di-kaltim/">Delegasi OICCA Asal Turki Terkesan dengan Pampang dan Masjid di Kaltim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Delegasi OICCA asal Turki bernama Samet Yalçın mengaku terkesan dengan atraksi budaya Desa Pampang. Serta takjub dengan aktivitas di masjid-masjid yang ada di Kaltim.</p>



<p>Sudah beberapa hari peserta delegasi Organization of Islamic Cooperation – Cultural Activity (OICCA) berada di Kaltim. Disuguhi keanekaragaman budaya Kaltim secara beruntun setiap harinya.&nbsp; Hingga hari ini, Selasa, 11 Juni 2023, perwakilan dari 57 negara itu merasa kian dekat dengan Indonesia.</p>



<p>Satu di antaranya, Samet Yalçın yang merupakan delegasi OICCA asal Turki. <em>Kaltim Faktual</em> berkesempatan berbincang dengannya di tengah-tengah agenda Kaltim Fest.</p>



<p>Dengan bantuan penerjemah, pria yang juga merupakan Koordinator Program Pusat Penelitian Istanbul untuk Budaya dan Seni Muslim (IRCICA) itu bercerita. Soal pengalamannya mengunjungi 3 daerah di Indonesia. Yakni Jakarta, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Samarinda">Samarinda</a>, dan Kutai Kartanegara.</p>



<p>Impresi pertama yang membuatnya terkesan ialah keramahan orang Indonesia. Membuatnya seperti sedang berada di rumah sendiri.</p>



<p>&#8220;Saya juga cukup terkesima dengan segala keberagaman dan juga budaya serta sejarah yang ada di sini. Dan juga alam dan pemandangan yang sangat indah,&#8221; kisahnya penuh kesan.</p>



<p>Terkait perbedaan budaya, keberagaman Indonesia tidak membuatnya culture shock. Justru banyaknya hal baru yang ia saksikan membuatnya semakin antusias.</p>



<p>&#8220;Like a shower,&#8221; kata Samet.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pria Turki yang Suka dengan Desa Budaya Pampang</strong></h2>



<p>Satu kebudayaan adat yang paling baru baginya adalah ketika berkunjung ke Desa Budaya Pampang. Karena itu pertama kalinya pula ia menyaksikan kelompok adat secara langsung. Kebetulan, ketika delegasi OICCA datang ke Desa Budaya Pampang, mereka turut menyaksikan Festival Budaya Dayak Kenyah yang ke-50.</p>



<p>&#8220;Pertama kali melihat orang-orang dalam rumah adat lamin. Kemudian pertama kali juga melihat orang-orang adat, dengan pakaian adatnya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Tak sampai di sana, kebudayaan Islam juga membuatnya terkesan. Ia melihat masjid-masjid yang ramai dikunjungi. Anak-anak kecil berlarian dengan bahagia. Keluarga kecil yang berdoa bersama. Samet yang berasal dari negara Islam, begitu senang bisa menemukan pemandangan itu kembali.</p>



<p>&#8220;Itu seperti budaya yang hampir punah ya, tapi saya menemukannya kembali di Indonesia. Saya lihat di masjid, aktivitasnya begitu hidup,&#8221; terangnya antusias.</p>



<p>Perjalanannya di Kaltim masih beberapa hari lagi. Namun, ia sudah mendapat banyak sekali buah tangan dari masyarakat Indonesia. Membuatnya tak perlu berpikir keras akan membawa apa ketika kembali ke negaranya. Banyaknya pengalaman, juga tentu menjadi oleh-oleh tersendiri tentunya.</p>



<p>Samet begitu senang dengan perjalanannya. Dia mengaku akan kembali ke Indonesia jika ada kesempatan lagi. Baginya Indonesia sangat besar dan beragam. Bahkan sebutnya seperti benua.</p>



<p>&#8220;Saya ingin merasakan lagi segalanya, mulai dari bahasanya, budayanya juga. Malah sudah merasa menjadi salah satu bagian dari Indonesia ini,&#8221; tandasnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/duduk-perkara-penerobosan-jalan-cor-baru-di-gerilya-salah-siapa/">(ens/dra)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>



<p class="has-small-font-size"><strong><a href="https://diskominfo.kaltimprov.go.id/portal" data-type="URL" data-id="https://diskominfo.kaltimprov.go.id/portal">ADVERTORIAL DISKOMINFO KALTIM</a></strong></p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/delegasi-oicca-asal-turki-terkesan-dengan-pampang-dan-masjid-di-kaltim/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/delegasi-oicca-asal-turki-terkesan-dengan-pampang-dan-masjid-di-kaltim/">Delegasi OICCA Asal Turki Terkesan dengan Pampang dan Masjid di Kaltim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Festival Budaya Pampang 2023 akan Lebih Wah dan Dihadiri Banyak Wisatawan Asing</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/festival-budaya-pampang-2023-akan-lebih-wah-dan-dihadiri-banyak-wisatawan-asing/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 May 2023 05:57:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SAMARINDA]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Budaya Pampang]]></category>
		<category><![CDATA[Disporapar Samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Budaya Pampang 2023]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=14736</guid>

					<description><![CDATA[<p>Festival Budaya Pampang 2023 akan dihelat bersamaan acara internasional yang bertempat di Samarinda. Disporapar pun ingin pesta adat Dayak tersebut dibuat serba wah. Festival Seni dan Budaya Pampang tahun ini akan berlangsung pada Juli 2023. Waktu itu dipilih karena bertepatan dengan Pertemuan Pemuda Islam Internasional. Di mana Kota Samarinda menjadi tuan rumahnya. Dinas Pemuda, Olahraga, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/festival-budaya-pampang-2023-akan-lebih-wah-dan-dihadiri-banyak-wisatawan-asing/">Festival Budaya Pampang 2023 akan Lebih Wah dan Dihadiri Banyak Wisatawan Asing</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Festival Budaya Pampang 2023 akan dihelat bersamaan acara internasional yang bertempat di Samarinda. Disporapar pun ingin pesta adat Dayak tersebut dibuat serba wah.</p>



<p>Festival Seni dan Budaya Pampang tahun ini akan berlangsung pada Juli 2023. Waktu itu dipilih karena bertepatan dengan Pertemuan Pemuda Islam Internasional. Di mana Kota <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Samarinda">Samarinda</a> menjadi tuan rumahnya.</p>



<p>Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda jauh-jauh hari sudah berkoordinasi. Dengan pemuka adat dan pengelola Lamin Desa Budaya Pampang. Agar semua persiapan festival khas adat Dayak Kenyah tersebut berjalan lancar.</p>



<p>Kepala Disporapar Samarinda Muslimin yakin, animo masyarakat lokal maupun nasional. Untuk datang ke acara itu akan lebih tinggi dari tahun lalu. Terlebih kali ini sudah tidak ada pembatasan akibat pandemi Covid-19.</p>



<p>&#8220;Tahun ini Pesta Adat Dayak Pampang kami buat lebih meriah lagi. Biasanya aja sudah ramai, apalagi tahun ini kita kedatangan tamu dari negara luar,&#8221; ucap Muslimin, Jumat 5 Mei 2023.</p>



<p>Pertemuan internasional itu sendiri akan diikuti oleh 216 delegasi dari 52 negara. Rencananya, para peserta akan digiring ke Desa Budaya Pampang. Sehingga selain menambah wah pada sektor pertunjukannya. Pemkot ingin aspek kebersihan, keamanan, bahkan sampai kelancaran jalannya diperhatikan betul-betul.</p>



<p>&#8220;Kami akan melibatkan juga instansi terkait seperti DLH, Dishub, Kepolisian, dan lainnya. Untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan asing yang datang,&#8221; lanjut Muslimin.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Citra Samarinda di Mata Dunia</strong></h2>



<p>Festival Budaya Pampang, menurut Muslimin, memiliki beberapa misi. Selain untuk menggairahkan wisata budaya dan mempertahankan kebudayaan asli Kaltim di tengah gempuran modernisasi. Festival ini juga menjadi perwajahan Kota Samarinda di mata dunia.</p>



<p>Karenanya, Pemkot Samarinda akan mendukung maksimal pesta adat tersebut. Dengan membantu anggaran sebesar 70-80 persen. Dari kebutuhan anggaran secara keseluruhan.</p>



<p>&#8220;Kami harapkan dengan momentum ini. Sektor pariwisata di Kota Samarinda bisa terangkat. Jadi kami bekerja semaksimal mungkin untuk mempersiapkan semuanya,&#8221; harapnya.</p>



<p>Selain itu, Festival Desa Budaya Pampang juga bisa menjadi magnet agar wisatawan luar daerah maupun luar negeri mengunjungi Samarinda. Karenanya, Muslimin juga berharap agar semua destinasi wisata; baik yang berdekatan dengan Pampang ataupun tidak. Selalu mempersiapkan tempatnya dengan sangat baik. Bukan hanya fasilitasnya saja yang baik. Namun pelayanan dan kemanannya juga. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/kabar-buruk-julio-cesar-berpotensi-dilego-borneo-fc/">(mhn/dra)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/festival-budaya-pampang-2023-akan-lebih-wah-dan-dihadiri-banyak-wisatawan-asing/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/festival-budaya-pampang-2023-akan-lebih-wah-dan-dihadiri-banyak-wisatawan-asing/">Festival Budaya Pampang 2023 akan Lebih Wah dan Dihadiri Banyak Wisatawan Asing</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
