<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gas Melon Langka Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/gas-melon-langka/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/gas-melon-langka/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Jun 2025 13:20:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>Gas Melon Langka Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/gas-melon-langka/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Soal Gas Melon Langka di Samarinda, Legislator Minta Masyarakat Tuntut Pertamina</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/soal-gas-melon-langka-di-samarinda-legislator-minta-masyarakat-tuntut-pertamina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2025 13:07:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SAMARINDA]]></category>
		<category><![CDATA[ADV DPRD SAMARINDA 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Gas Melon Langka]]></category>
		<category><![CDATA[Gas Melon Samarinda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=48891</guid>

					<description><![CDATA[<p>Legislator Samarinda meminta kepada masyarakat untuk sama-sama mendesak Pertamina. Soal kelangkaan Gas Melon atau Gas lpg 3Kg yang belakangan ini masih langka di Kota Samarinda. Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram atau yang dikenal sebagai “gas melon” masih terus terjadi di Kota Tepian. Dari informasi yang dihimpun, kelangkaan ini mulai berlangsung pasca Hari Raya Iduladha. Tentunya [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/soal-gas-melon-langka-di-samarinda-legislator-minta-masyarakat-tuntut-pertamina/">Soal Gas Melon Langka di Samarinda, Legislator Minta Masyarakat Tuntut Pertamina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><a href="https://dprd.samarindakota.go.id/"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="970" height="260" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/02/banner-dprd-samarinda-2.webp" alt="" class="wp-image-45766" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/02/banner-dprd-samarinda-2.webp 970w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/02/banner-dprd-samarinda-2-300x80.webp 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/02/banner-dprd-samarinda-2-768x206.webp 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/02/banner-dprd-samarinda-2-18x5.webp 18w" sizes="(max-width: 970px) 100vw, 970px" /></a></figure>
</div>


<p class="has-drop-cap">Legislator Samarinda meminta kepada masyarakat untuk sama-sama mendesak Pertamina. Soal kelangkaan Gas Melon atau Gas lpg 3Kg yang belakangan ini masih langka di Kota Samarinda. </p>



<p>Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram atau yang dikenal sebagai “gas melon” masih terus terjadi di Kota Tepian. </p>



<p>Dari informasi yang dihimpun, kelangkaan ini mulai berlangsung pasca Hari Raya Iduladha. Tentunya ini mengganggu aktivitas masyarakat.</p>



<p>Hal ini pun mendapat tanggapan dari Legislator Samarinda, Rohim. Menurutnya, soal kelangkaan ini bukan tugas dari pemerintah. </p>



<p>Ia pun menyarankan agar masyarakat tidak tinggal diam dan mulai menuntut Pertamina sebagai pihak yang dinilai paling bertanggung jawab atas situasi tersebut. Karena BUMN tersebut telah merugikan masyarakat.</p>



<p>“Sudah saatnya masyarakat melakukan <em>class action</em>. Karena Pertamina telah merugikan masyarakat karena ketidakprofesionalannya,” tegas Rohim.</p>



<p>Ia pun menduga, kelangkaan gas bukan hanya disebabkan oleh kelalaian teknis, tetapi juga karena melibatkan sindikat atau praktik permainan distribusi yang sudah berlangsung menahun.</p>



<p>“Karena ketidakprofesionalan dia (Pertamina),  ada sindikasi, ada dokumen-dokumen itu yang kemudian memainkan persoalan BBM dan gas,” terangnya.</p>



<p>Dugaan itu bukan tanpa alasan. Karena menurutnya permasalahan ini terus berulang hampir setiap tahun dan tidak kunjung tuntas. </p>



<p>Ia juga mempermasalahkan harga yang melonjak jauh dikarenakan kelangkaan tersebut. Padahal sepengetahuannya berdasarkan klaim dari Pertamina, pasokan cukup untuk wilayah Samarinda.</p>



<p>“Lalu kenapa harga di lapangan bisa melonjak dari Rp18.000 menjadi Rp70.000 bahkan Rp80.000 per tabung?” ujarnya geram.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Peran Pemerintah</h2>



<p>Ia juga mempertanyakan keterbatasan peran pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan ini. Menurutnya hal ini merupakan domain dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian BUMN dan ESDM. </p>



<p>“Maka langkah tegas terhadapnya memang harus datang dari pemerintah pusat. Namun, tekanan publik bisa menjadi dorongan penting,” tambahnya.</p>



<p>Namun yang ia tahu, seluruh rantai distribusi elpiji bersubsidi berada di bawah kendali Pertamina. </p>



<p>Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk mulai menyuarakan ketidakpuasan dan mendesak tanggung jawab dari perusahaan pelat merah tersebut. &#8220;Ini bukan hanya soal kelangkaan, tapi soal kebutuhan pokok rakyat kecil yang terus terganggu,” pungkasnya. <strong>(am/adv)</strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/soal-gas-melon-langka-di-samarinda-legislator-minta-masyarakat-tuntut-pertamina/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/soal-gas-melon-langka-di-samarinda-legislator-minta-masyarakat-tuntut-pertamina/">Soal Gas Melon Langka di Samarinda, Legislator Minta Masyarakat Tuntut Pertamina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPRD Samarinda Minta yang Berhak Beli Gas Melon Diperjelas: Yang Miskin Siapa Saja?</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/dprd-samarinda-minta-yang-berhak-beli-gas-melon-diperjelas-yang-miskin-siapa-saja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jun 2024 09:41:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SAMARINDA]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[Gas LPG 3 Kg Samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[Gas Melon]]></category>
		<category><![CDATA[Gas Melon Langka]]></category>
		<category><![CDATA[Kelangkaan Gas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=35550</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kelangkaan kembali gas melon di Samarinda dinilai terjadi karena distribusi yang tidak tepat. Karena tak ada pendataan siapa saja yang berhak membeli gas subsidi itu. DPRD minta data warga miskin diperjelas. Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Laila Fatihah menyebut selama ini sasaran dari distribusi gas elpiji 3 kg sendiri belum jelas. Sehingga distribusi kerap [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/dprd-samarinda-minta-yang-berhak-beli-gas-melon-diperjelas-yang-miskin-siapa-saja/">DPRD Samarinda Minta yang Berhak Beli Gas Melon Diperjelas: Yang Miskin Siapa Saja?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Kelangkaan kembali gas melon di <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Samarinda">Samarinda</a> dinilai terjadi karena distribusi yang tidak tepat. Karena tak ada pendataan siapa saja yang berhak membeli gas subsidi itu. DPRD minta data warga miskin diperjelas.</p>



<p>Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Laila Fatihah menyebut selama ini sasaran dari distribusi gas elpiji 3 kg sendiri belum jelas. Sehingga distribusi kerap tidak tepat sasaran. Gas melon langka pun terus berulang.</p>



<p>&#8220;Tapi kan sampai sekarang kita nggak tahu yang miskin yang mana, yang bisa menerima yang mana. Saat gas elpiji datang orang berbondong-bondong ngambil sehingga kita tidak bisa mengatur mana saja yang boleh. Karena mereka tidak memiliki tanda pengenal. Kan itu akhirnya,&#8221; jelas Laila Rabu, 5 Juni 2024.</p>



<p>Mengingat gas elpiji 3 kg merupakan produk subsidi. Sehingga seharusnya sudah jelas hanya masyarakat miskin saja yang bisa membeli. Di luar itu, diarahkan untuk membeli gas berukuran besar dengan harga yang diatur.</p>



<p>Sehingga, kata Laila, seharusnya, warga miskin mendapatkan jatah satu rumah satu tabung. Sementara di lapangan, malah para pemilik warung dan rumah makan yang menggunakan gas melon. Bahkan lebih dari satu.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Inventarisasi Data Warga Miskin</strong></h2>



<p>Namun, agar semakin jelas distribusinya, harus ada inventarisasi. Siapa saja warga yang miskin. Didata dan diberi tanda pengenal. Sehingga tidak sembarangan orang bisa menikmati gas subsidi.</p>



<p>Laila juga menyoroti Dinas Perdagangan yang tidak pernah melakukan pengawasan atau pengontrolan terhadap rumah makan yang seharusnya menggunakan tabung gas berukuran besar.</p>



<p>&#8220;Artinya kalau sudah begini, kosong, yang terjadi adalah panic buying. Ibu-ibu yang satu cukup sebulan, akhirnya beli 2-3, akhirnya mudah langka.&#8221;</p>



<p>Laila menyebut pihaknya tengah merencanakan untuk sidak ke lapangan. Untuk melakukan kroscek terhadap kabar kelangkaan gas. Sekaligus bakal memanggil pihak pertamina untuk mendapatkan penjelasan.<strong> <a href="https://kaltimfaktual.co/tanggapan-mui-samarinda-soal-aksi-bela-palestina-di-kedai-starbucks/">(ens/dra)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/dprd-samarinda-minta-yang-berhak-beli-gas-melon-diperjelas-yang-miskin-siapa-saja/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/dprd-samarinda-minta-yang-berhak-beli-gas-melon-diperjelas-yang-miskin-siapa-saja/">DPRD Samarinda Minta yang Berhak Beli Gas Melon Diperjelas: Yang Miskin Siapa Saja?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Samarinda Keluhkan Kelangkaan Gas Melon, Kalaupun Dapat Harganya Gak Ngotak</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/warga-samarinda-keluhkan-kelangkaan-gas-melon-kalaupun-dapat-harganya-gak-ngotak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jun 2024 12:36:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SAMARINDA]]></category>
		<category><![CDATA[Gas Elpiji Langka Samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[Gas Melon Langka]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[LPG 3 Kg Langka]]></category>
		<category><![CDATA[Samarinda Gas Melon Mahal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=35417</guid>

					<description><![CDATA[<p>Warga Samarinda keluhkan sulitnya mendapatkan gas melon. Kalau ada pun, harganya melonjak tinggi hingga mencapai Rp50 ribu. Kelangkaan gas elpiji 3 kg kembali terjadi di Samarinda. Mengulangi kejadian serupa tepat setahun lalu. Kala itu kelangkaan gas elpiji disebabkan tak ada pengiriman di tanggal merah. Kali ini, menjelang Hari Raya Iduladha. Keberadaan gas melon di beberapa [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/warga-samarinda-keluhkan-kelangkaan-gas-melon-kalaupun-dapat-harganya-gak-ngotak/">Warga Samarinda Keluhkan Kelangkaan Gas Melon, Kalaupun Dapat Harganya Gak Ngotak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Warga <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Samarinda">Samarinda</a> keluhkan sulitnya mendapatkan gas melon. Kalau ada pun, harganya melonjak tinggi hingga mencapai Rp50 ribu.</p>



<p>Kelangkaan gas elpiji 3 kg kembali terjadi di Samarinda. Mengulangi kejadian serupa tepat setahun lalu. Kala itu kelangkaan gas elpiji disebabkan tak ada pengiriman di tanggal merah.</p>



<p>Kali ini, menjelang Hari Raya Iduladha. Keberadaan gas melon di beberapa wilayah di Samarinda terpantau langka. Ini sudah terjadi sekitar 2-3 hari yang lalu. Berbagai pangkalan maupun eceran, tampak kosong.</p>



<p>Kalau ada pun, harganya melonjak tinggi. Hingga melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) di Samarinda yang seharga Rp18 ribu. Ada yang mrnjual dengan harga Rp30 ribu, Rp40 ribu, hingga Rp50 ribu. Semakin menyulitkan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pantauan di Lapangan</strong></h2>



<p>Berdasarkan pantauan <em>Kaltim Faktual</em>, antrean cukup panjang terjadi di Jalan KS Tubun Dalam pada Senin sore, 3 Juni 2024. Di pangkalan yang letaknya depan SDN 009. Karena mobil pengirim gas belum lama tiba. Langsung diserbu warga.</p>



<p>Seorang warga yang ikut mengantre di KS Tubun Dalam, Dinda mengaku sudah mencari gas melon sejak pagi hari. Baru dapat pada sore ini. Sementara kelangkaan gas sudah dirasakan sejak 2 hari terakhir.</p>



<p>&#8220;Ini dapat harga Rp25 ribu di sini,&#8221; jelasnya usai mengantre.</p>



<p>Warga lainnya di kawasan KS Tubun, Dani yang juga ikut mengantre. Dia mengaku mengalami kesulitan mendapatkan gas sejak Sabtu lalu. Ada warung yang menjual gas dengan harga Rp30 ribu, namun tak kebagian juga.</p>



<p>&#8220;Saya sudah keliling dari kemarin. Semoga ini cepat selesai, cepat lancar lagi gas biar nggak susah,&#8221; katanya.</p>



<p>Di daerah lain, warga Jalan Ahmad Yani Wanti mengaku sulit mendapatkan gas belakangan ini. Bahkan gas melon seharga Rp25 ribu sudah tak lagi didapatinya. Makin melonjak tinggi.</p>



<p>&#8220;Sekarang dapat Rp40 ribu di warung biasanya. Kalau di pangkalan, dapatnya Rp20 ribu tapi harus pakai KTP, tetangga saya bahkan ada yang belum dapat,&#8221; kata Wanti.</p>



<p>Begitu juga yang dirasakan pemilik warung Nelly. Bahkan dirinya sampai libur berjualan karena tak mendapatkan gas elpiji 3 kilo. Sementara kebutuhan untuk memasak sangat mendesak untuk mencari nafkah.</p>



<p>&#8220;Kalau enggak cepat-cepatan, ya kehabisan. Nggak tahu susah banget. Kayaknya mau Iduladha,&#8221; katanya.</p>



<p>Keinginan warga hanya satu. Stok elpiji terus ada dengan harga yang normal. Apalagi kegiatan memasak saat Iduladha akan lebih meningkat. Selain itu, untuk sehari-hari, gas melon juga penting. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/dpr-setuju-naturalisasi-calvin-verdonk-dan-jens-raven-selangkah-lagi-jadi-pemain-timnas/">(ens/fth)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/warga-samarinda-keluhkan-kelangkaan-gas-melon-kalaupun-dapat-harganya-gak-ngotak/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/warga-samarinda-keluhkan-kelangkaan-gas-melon-kalaupun-dapat-harganya-gak-ngotak/">Warga Samarinda Keluhkan Kelangkaan Gas Melon, Kalaupun Dapat Harganya Gak Ngotak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masih Awal Tahun, Gas Melon di Kaltim Sudah Langka</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/masih-awal-tahun-gas-melon-di-kaltim-sudah-langka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jan 2024 01:40:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEPUTAR KALTIM]]></category>
		<category><![CDATA[Gas LPG 3 Kg langka]]></category>
		<category><![CDATA[Gas Melon Langka]]></category>
		<category><![CDATA[PERTAMINA]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina Kaltim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=27585</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gas melon atau LPG 3 kg mengalami kelangkaan di beberapa wilayah seperti Samarinda, PPU dan Balikpapan. Padahal Pertamina mengklaim stoknya aman. Kok bisa ya? Kelangkaan gas LPG 3 kg di Samarinda, Penajam Paser Utara (PPU), dan Balikpapan disebut bukan karena Pertamina. Beberapa agen di Samarinda mengatakan kekosongan gas disebabkan adanya aksi panic buying dan penimbunan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/masih-awal-tahun-gas-melon-di-kaltim-sudah-langka/">Masih Awal Tahun, Gas Melon di Kaltim Sudah Langka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Gas melon atau LPG 3 kg mengalami kelangkaan di beberapa wilayah seperti <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Samarinda">Samarinda</a>, PPU dan Balikpapan. Padahal Pertamina mengklaim stoknya aman. Kok bisa ya?</p>



<p>Kelangkaan gas LPG 3 kg di Samarinda, Penajam Paser Utara (PPU), dan Balikpapan disebut bukan karena Pertamina. Beberapa agen di Samarinda mengatakan kekosongan gas disebabkan adanya aksi panic buying dan penimbunan stok di masyarakat.</p>



<p>Admin Agen Gas LPG Bersubsidi PT Ranu Samarinda, Fredi, mengungkapkan bahwa stok gas di agen saat ini masih tersedia. Untuk pendistribusian nya mereka ke pangkalan-pangkalan gas LPG.</p>



<p>&#8220;Kalau kita prioritasnya jualnya&nbsp; ke pangkalan langsung. Pangkalan biasa yang tugasnya ke rumah-rumah itu,&#8221; ungkapnya, Rabu 10 Januari 2024.</p>



<p>Terkait penyaluran gas ke pangkalan, dalam sehari tidak bisa diperkirakan. Tergantung dengan ketersediaan dan kebutuhan stok LPG 3 kilo di pangkalan.</p>



<p>Untuk stok ketersediaan tabung per harinya sebanyak 216 tabung yang siap disalurkan.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Selama ini tidak ada kendala, cuman mungkin stoknya sedikit. Pangkalan yang dikasih yang benar-benar habis saja. Kadang juga pangkalan gak mau ambil juga karena stok masih ada,&#8221; terangnya.</p>



<p>&#8220;Misalnya stoknya di sana masih ada jadi kami tidak kasih. Kalau habis kita kasih, tergantung pangkalannya. Jualannya cepat, kita kasih cepat juga gasnya,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Untuk mengatasi kelangkaan gas melon saat ini. Pihaknya telah melakukan operasi pasar sebanyak 128 tabung belum lama ini. Dengan harga Rp18 ribu sesuai dengan harga HET-nya.</p>



<p>&#8220;Itu gak sampe 20 menit habis. Dan syaratnya KTP-nya terdaftar sebagai penerima LPG 3 kg,&#8221; jelasnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Langka sejak Awal Tahun</strong></h2>



<p>Sementara itu, pengecer tabung gas di Samarinda, Hendra mengungkapkan bahwa saat ini gas 3 kilo telah langka sejak tanggal 1 Januari 2024 lalu.</p>



<p>&#8220;Iya, langka betul ini. Orang ini kasihan tiap hari cari ke mana-mana,&#8221; ungkap Hendra.</p>



<p>Hendra mengaku dalam sehari dirinya hanya mampu menjual 15 tabung gas LPG 3 kg. Padahal, permintaan dari masyarakat mencapai puluhan tabung per hari.</p>



<p>&#8220;Satu bijinya saya jual Rp26 ribu. Ya kalau masalah harga standar lah. Tapi langkanya ini. Kalau langka kaya gini 2 mingguan baru ada,&#8221; kata Hendra.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pertamina Klaim Aman</strong></h2>



<p>Menanggapi kondisi ini, Area Manager Comm, Relations &amp; CSR Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga Arya Yusa Dwicandra mengungkapkan bahwa kuota dan stok gas LPG 3 kg di Kaltim hingga kini aman. Dengan rata-rata ketahanan stok selama 12 hari akumulatif.</p>



<p>&#8220;Kalau operasi pasar di Balikpapan sejauh ini belum dilakukan mengingat permasalahan tidak terjadi di kuota atau stok LPG 3 kg di Terminal LPG kami,&#8221; kata Arya.</p>



<p>Namun, untuk wilayah Samarinda, Pertamina telah melakukan penambahan penyaluran sebanyak 30.800 tabung selama tanggal 9-12 Januari 2024.</p>



<p>&#8220;Karena memang ada peningkatan kebutuhan di sana,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Untuk memastikan pendistribusian LPG tepat sasaran, Pertamina menerapkan kebijakan baru yang wajib menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat pembelian LPG 3 Kg bersubsidi di pangkalan resmi.</p>



<p>&#8220;Jika terdapat kekurangan stok di pangkalan, kami akan langsung memberitahukan ke agen LPG setempat untuk pengiriman dan pemenuhan stok agar kebutuhan masyarakat terpenuhi,&#8221; kata Arya.</p>



<p>Selain itu, Pertamina juga menjamin harga eceran tertinggi (HET) di pangkalan resmi, seperti contohnya di Kota Samarinda sebesar Rp18 ribu per tabung.</p>



<p> &#8220;Di luar pangkalan resmi seperti pengecer, Pertamina tidak menjamin harga sesuai HET dan Pertamina juga tidak dapat menindak pengecer karena bukan penyalur resmi.&#8221; pungkasnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/maaf-persija-stefano-lilipaly-pilih-bertahan-di-borneo-fc/">(dmy/gdc/fth)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/masih-awal-tahun-gas-melon-di-kaltim-sudah-langka/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/masih-awal-tahun-gas-melon-di-kaltim-sudah-langka/">Masih Awal Tahun, Gas Melon di Kaltim Sudah Langka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gas Melon Sering Langka, PMII Samarinda Demo Pertamina</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/gas-melon-sering-langka-pmii-samarinda-demo-pertamina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jun 2023 10:13:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SAMARINDA]]></category>
		<category><![CDATA[Gas LPG 3 Kg langka]]></category>
		<category><![CDATA[Gas Melon Langka]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PMII Demo Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[PMII Samarinda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=16183</guid>

					<description><![CDATA[<p>PMII Samarinda mendemo Pertamina Patra Niaga. Selain protes soal kebijakan tanggal merah. Mereka juga menuntut Pertamina untuk mengetatkan pengawasan. Agar distribusinya tepat sasaran. Pergerakkan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Samarinda merespons fenomena kelangkaan gas melon. Dengan menggelar unjuk rasa di depan PT Pertamina Patra Niaga wilayah Samarinda, di Jalan Cendana. Pada jam 11 menjelang siang. Wakil [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/gas-melon-sering-langka-pmii-samarinda-demo-pertamina/">Gas Melon Sering Langka, PMII Samarinda Demo Pertamina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">PMII Samarinda mendemo Pertamina Patra Niaga. Selain protes soal kebijakan tanggal merah. Mereka juga menuntut Pertamina untuk mengetatkan pengawasan. Agar distribusinya tepat sasaran.</p>



<p>Pergerakkan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Samarinda merespons fenomena kelangkaan gas melon. Dengan menggelar unjuk rasa di depan PT Pertamina Patra Niaga wilayah Samarinda, di Jalan Cendana. Pada jam 11 menjelang siang.</p>



<p>Wakil Ketua II PMII Samarinda, Holis mengungkapkan sebelum menggelar aksi. Mereka telah lebih dulu melakukan pemantauan ketersediaan gas melon di Samarinda.</p>



<p>&#8220;Mulai daerah Sempaja, Pramuka, Karang Asam, hingga Samarinda Seberang pun mengalami kelangkaan yang serupa.”</p>



<p>&#8220;Kami dari PMII Samarinda, melakukan giat aksi ke jalanan ini, untuk menyampaikan aspirasi masyarakat soal fenomena gas elpiji 3 kg,&#8221; ucap Holis.</p>



<p>Isu besar yang mereka garisbawahi adalah pendistribusian. Banyaknya pengecer yang membuat harga tidak stabil. Adalah bukti bahwa alur distribusi gas bersubsidi tersebut tidak berjalan.</p>



<p>&#8220;Salah satu persoalannya, fungsi pendistribusian yang tidak tepat sasaran. Yang seharusnya untuk masyarakat kalangan bawah, malah orang-orang yang dianggap mampu, mendapatkan gas bersubsidi itu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Karena itu, PMII Samarinda menuntut pada Pertamina untuk melakukan controlling secara berkala. Dan tidak lagi memberi ruang pada oknum agen atau pangkalan yang nakal.</p>



<p>Sampai kondisi normal, mereka juga meminta solusi jangka pendek dari Pertamina. Untuk mengatasi kelangkaan ataupun kenaikan harga gas melon di masyarakat. Yakni dengan menambah stok untuk sementara.</p>



<p>Mengenai kebijakan tanggal merah yang menjadi biang kemacetan pengiriman. Mereka juga menentangnya. Holis bilang regulasi dari Pusat itu tidak efektif. Karena meski hari libur, perdapuran rumah tangga dan penjual makanan harus tetap mengepul.</p>



<p>&#8220;Bagi kami itu tidak efektif, kebutuhan masyarakat sangat tinggi. Kami juga meminta, controlling pendistribusian harus lebih baik lagi, mengingat ini sudah dekat menjelang Hari Raya Iduladha,&#8221; tutupnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>3 Tuntutan PMII</strong></h2>



<p>Sementara itu, Rolly selaku coordinator lapangan menjelaskan. Mereka membawa 3 tuntutan pada PT Pertamina Patra Niaga Samarinda.</p>



<p>Pertama, Mendesak PT Pertamina Patra Niaga Nasional Kaltim, khususnya pada rayon II Samarinda dan Kukar, untuk melakukan evaluasi dan controlling pendistribusian gas LPG 3 Kg bersubsidi agar tepat sasaran.</p>



<p>Kedua, Meminta PT Pertamina Patra Niaga untuk menindak tegas oknum distributor yang melakukan kecurangan.</p>



<p>Terakhir, Meminta PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, untuk mengajukan penambahan kuota gas bersubsidi di Kaltim.</p>



<p>Ditanya soal respons Pertamina, Rolly mengatakan belum ada jawaban konkret. Pertamina, katanya, hanya menyampaikan di media sosial. Bahwa mereka telah mengeluarkan kuota gas melon hingga 88 persen.</p>



<p>“Namun berdasarkan data dan fakta di lapangan masih susah ditemui,&#8221; ungkap Rolly kesal.</p>



<p>Pertamina sendiri, sebelumnya sudah berkomitmen untuk melakukan kontrol lapangan lebih ketat. Saat pertemuan dengan DPRD Samarinda tempo hari. PMII berharap, mereka tidak menunda waktu untuk menjalankan janji itu.</p>



<p>&#8220;Agar masyarakat tidak sulit untuk mencari gas elpiji. Karena pada dasarnya gas ini adalah bagian kebutuhan pokok masyarakat,&#8221; pungkasnya.<a href="https://kaltimfaktual.co/realisasi-investasi-kaltim-lebihi-target-dari-pusat/"> <strong>(*/dmy/dra)</strong></a></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/gas-melon-sering-langka-pmii-samarinda-demo-pertamina/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/gas-melon-sering-langka-pmii-samarinda-demo-pertamina/">Gas Melon Sering Langka, PMII Samarinda Demo Pertamina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
