<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lokal Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/lokal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/lokal/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 Jul 2025 14:52:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>Lokal Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/lokal/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gubernur Harum Tinjau Rest Area “Odah Bekenyawa”, Dorong Jadi Pusat Ekonomi dan Wisata Lokal</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/gubernur-harum-tinjau-rest-area-odah-bekenyawa-dorong-jadi-pusat-ekonomi-dan-wisata-lokal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Setya]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jul 2025 14:52:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEPUTAR KALTIM]]></category>
		<category><![CDATA[ADV PEMPROV KALTIM 2025]]></category>
		<category><![CDATA[KUKAR]]></category>
		<category><![CDATA[Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Odah bekenyawa]]></category>
		<category><![CDATA[rest area]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=49411</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rest area “Odah Bekenyawa” di Marangkayu disorot Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud sebagai pusat singgah multifungsi. Tak sekadar tempat rehat, kawasan ini diarahkan menjadi ruang ekonomi kreatif, wisata desa, dan promosi kopi luwak khas Prangat Baru. Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke wilayah utara Kalimantan Timur, Gubernur Kaltim, Dr H Rudy Mas’ud (Harum), meninjau langsung progres pembangunan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/gubernur-harum-tinjau-rest-area-odah-bekenyawa-dorong-jadi-pusat-ekonomi-dan-wisata-lokal/">Gubernur Harum Tinjau Rest Area “Odah Bekenyawa”, Dorong Jadi Pusat Ekonomi dan Wisata Lokal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><a href="https://portal.kaltimprov.go.id/"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1200" height="117" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/04/media-1200x117.webp" alt="" class="wp-image-47368" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/04/media-1200x117.webp 1200w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/04/media-300x29.webp 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/04/media-768x75.webp 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/04/media-18x2.webp 18w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/04/media.webp 1493w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></a></figure>



<p class="has-drop-cap">Rest area “Odah Bekenyawa” di Marangkayu disorot Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud sebagai pusat singgah multifungsi. Tak sekadar tempat rehat, kawasan ini diarahkan menjadi ruang ekonomi kreatif, wisata desa, dan promosi kopi luwak khas Prangat Baru.</p>



<p>Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke wilayah utara Kalimantan Timur, Gubernur Kaltim, Dr H Rudy Mas’ud (Harum), meninjau langsung progres pembangunan Odah Singgah PPM Minerba Kaltim “Odah Bekenyawa” di Kilometer 59 Jalan poros Samarinda–Bontang, Desa Prangat Baru, Kecamatan Marangkayu, Sabtu, 12 Juli 2025.</p>



<p>Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi atas inisiatif pembangunan rest area tersebut, yang dinilainya sangat strategis dan memiliki potensi besar sebagai pusat ekonomi lokal, wisata, hingga sarana ibadah.</p>



<p>“Rest area ini luar biasa. Tempatnya strategis, rindang, dan asri. Harus segera dirampungkan agar bisa dimanfaatkan maksimal. Saya berharap pengelola PPM bersama kepala desa dapat menyelesaikan pembangunannya secepatnya. Tempat ini bisa jadi pusat singgah sekaligus tempat ibadah, rekreasi, dan promosi produk lokal,” ujar Harum.</p>



<p>Salah satu daya tarik utama kawasan ini adalah promosi kopi luwak khas Desa Prangat Baru. Meski mengaku bukan penikmat kopi, Gubernur Harum menilai aroma kopi luwak setempat sangat khas dan layak dipasarkan secara premium.</p>



<p>“Saya bukan penikmat kopi, tapi baru mencium aromanya saja sudah bisa membayangkan kenikmatannya. Silakan dijual dengan harga premium, Rp200.000 per cangkir pun tak masalah asalkan sesuai kualitas. Orang yang lewat sini harus tahu bahwa Desa Prangat Baru punya kopi luwak yang luar biasa,” katanya.</p>



<p>Harum juga menekankan pentingnya pengelolaan yang profesional, termasuk kelengkapan fasilitas seperti mushola, toilet bersih, area parkir luas, dan tempat makan yang nyaman. Ia mendorong agar pembangunan tidak hanya mengandalkan APBD, melainkan juga dukungan dari CSR, PNBP, dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) perusahaan sekitar.</p>



<p>“Kalau ingin perusahaan memberikan CSR, maka kepemilikan lahan dan konsepnya harus jelas. Kalau sudah siap dan lengkap, pasti dukungan akan datang,” tegasnya.</p>



<p>Gubernur menargetkan agar rest area ini bisa rampung dan beroperasi sebelum peringatan HUT ke-80 RI, pada 17 Agustus 2025.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Forum PPM Sektor Minerba Kaltim, Muslim Gunawan, menjelaskan bahwa rest area dirancang sebagai kawasan multifungsi berbasis ekowisata dan pemberdayaan UMKM desa.</p>



<p>“Akan ada camping ground, pusat kuliner tradisional, area bermain anak, dan sarana ibadah yang direnovasi. Desa akan didampingi Fakultas Ekonomi Universitas Mulawarman selama setahun untuk memperkuat pengelolaan UMKM,” jelasnya.</p>



<p>Muslim menyebutkan, rest area dirancang untuk menampung hingga 50–100 kendaraan, dan ditargetkan diperluas hingga satu hektar. Bangunan utama (Lamin) akan diisi tenant makanan tradisional serta kantor pengelola profesional.</p>



<p>“Air bersih kami siapkan dari berbagai sumber—sumur bor, sungai, dan tangkapan air hujan. Bahkan kami sedang mencoba teknologi penangkap uap air agar suplai air tetap terjaga,” tambahnya.</p>



<p>Adapun estimasi anggaran pembangunan rest area mencapai Rp3,5 miliar, dengan sekitar Rp1,5 miliar sudah dikomitmenkan oleh perusahaan sekitar.</p>



<p>“Saat ini masih ada kekurangan anggaran, tapi semangat gotong royong dan dukungan perusahaan terus kami dorong. Kami berharap dengan kunjungan Pak Gubernur, lebih banyak perusahaan yang tergerak ikut berkontribusi,” tutup Muslim. <strong>(rey/pt/portalkaltim/sty)</strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/gubernur-harum-tinjau-rest-area-odah-bekenyawa-dorong-jadi-pusat-ekonomi-dan-wisata-lokal/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/gubernur-harum-tinjau-rest-area-odah-bekenyawa-dorong-jadi-pusat-ekonomi-dan-wisata-lokal/">Gubernur Harum Tinjau Rest Area “Odah Bekenyawa”, Dorong Jadi Pusat Ekonomi dan Wisata Lokal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Viktor Yuan Desak Promosi Event Samarinda Sertakan Unsur Budaya Lokal</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/viktor-yuan-desak-promosi-event-samarinda-sertakan-unsur-budaya-lokal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Setya]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Jun 2025 00:53:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SAMARINDA]]></category>
		<category><![CDATA[ADV DPRD SAMARINDA 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Viktor]]></category>
		<category><![CDATA[Yuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=48681</guid>

					<description><![CDATA[<p>Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan, mendorong Pemkot Samarinda untuk memasukkan unsur budaya lokal secara sistematis dalam promosi event kota. Hal ini disampaikan menanggapi potensi pariwisata Samarinda yang dinilai belum tergarap optimal, terutama pada aspek promosi. &#8220;Event adalah keunggulan Samarinda, tetapi promosinya masih lemah. Unsur budaya harus disisipkan sejak fase promosi, bahkan melibatkan pihak [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/viktor-yuan-desak-promosi-event-samarinda-sertakan-unsur-budaya-lokal/">Viktor Yuan Desak Promosi Event Samarinda Sertakan Unsur Budaya Lokal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><a href="https://dprd.samarindakota.go.id/"><img decoding="async" width="970" height="260" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/02/banner-dprd-samarinda-2.webp" alt="" class="wp-image-45766" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/02/banner-dprd-samarinda-2.webp 970w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/02/banner-dprd-samarinda-2-300x80.webp 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/02/banner-dprd-samarinda-2-768x206.webp 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/02/banner-dprd-samarinda-2-18x5.webp 18w" sizes="(max-width: 970px) 100vw, 970px" /></a></figure>
</div>


<p class="has-drop-cap">Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan, mendorong Pemkot Samarinda untuk memasukkan unsur budaya lokal secara sistematis dalam promosi event kota. Hal ini disampaikan menanggapi potensi pariwisata Samarinda yang dinilai belum tergarap optimal, terutama pada aspek promosi.</p>



<p>&#8220;Event adalah keunggulan Samarinda, tetapi promosinya masih lemah. Unsur budaya harus disisipkan sejak fase promosi, bahkan melibatkan pihak strategis seperti hotel,&#8221; tegas Viktor Yuan dalam keterangan pers, Jumat 13 Juni 2025.</p>



<p>Menurutnya, minimnya integrasi budaya lokal dalam promosi menyebabkan informasi event kurang menarik minat wisatawan. Ia mengusulkan solusi konkret: pembuatan kalender khusus yang memuat jadwal event pariwisata, festival budaya, dan destinasi lokal. Kalender ini harus dipasang di titik-titik strategis seperti hotel, kantor pemerintahan, dan ruang publik.</p>



<p>&#8220;Lihat praktik di Yogyakarta. Mereka sukses menarik wisatawan karena kalender budaya dan wisata terpampang luas di tempat umum. Samarinda? Informasi serupa hanya ada di kantor wali kota, yang jarang dikunjungi masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Viktor juga menyoroti keterbatasan akses informasi pariwisata bagi warga. Ia mendesak Pemkot belajar dari kota-kota lain yang telah berhasil membangun sistem promosi terpadu.</p>



<p>&#8220;Pemerintah harus berani mengadaptasi model pengelolaan dari daerah yang lebih maju. Ke depan, kami di Komisi II akan pertimbangkan mewajibkan pemasangan kalender event di kafe dan ruang publik,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sebagai langkah awal, Viktor menekankan perlunya sinergi dengan pelaku usaha, khususnya hotel, untuk menjadikan budaya lokal sebagai daya tarik utama.</p>



<p>&#8220;Ini bukan sekadar event, tapi identitas kota. Jika promosinya tepat, dampaknya akan dirasakan langsung oleh perekonomian warga,&#8221; tutupnya. <strong>(chanz/sty)</strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/viktor-yuan-desak-promosi-event-samarinda-sertakan-unsur-budaya-lokal/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/viktor-yuan-desak-promosi-event-samarinda-sertakan-unsur-budaya-lokal/">Viktor Yuan Desak Promosi Event Samarinda Sertakan Unsur Budaya Lokal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Resmikan Agro Wisata Sawah di Teluk Pandan, Bupati Kutim Tetap Prioritaskan Hasil Panen Petani</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/resmikan-agro-wisata-sawah-di-teluk-pandan-bupati-kutim-tetap-prioritaskan-hasil-panen-petani/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Setya]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2025 02:34:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KUTIM]]></category>
		<category><![CDATA[ADV PEMPROV KALTIM 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Agrowisata]]></category>
		<category><![CDATA[Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[Sawah]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=48504</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemkab Kutim resmi meluncurkan Agro Wisata Sawah di Teluk Pandan sebagai wujud nyata komitmen mengembangkan pariwisata berbasis pertanian tanpa mengesampingkan kesejahteraan petani. Pemkab terus mendorong pengembangan potensi lokal sebagai bagian dari pariwisata berkelanjutan. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui peresmian Agro Wisata Sawah Teluk Pandan oleh Bupati Kutai Timur, H. Ardiansyah Sulaiman, pada Rabu 4 [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/resmikan-agro-wisata-sawah-di-teluk-pandan-bupati-kutim-tetap-prioritaskan-hasil-panen-petani/">Resmikan Agro Wisata Sawah di Teluk Pandan, Bupati Kutim Tetap Prioritaskan Hasil Panen Petani</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><a href="https://portal.kaltimprov.go.id/"><img decoding="async" width="1200" height="117" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/04/media-1200x117.webp" alt="" class="wp-image-47368" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/04/media-1200x117.webp 1200w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/04/media-300x29.webp 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/04/media-768x75.webp 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/04/media-18x2.webp 18w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/04/media.webp 1493w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></a></figure>



<p class="has-drop-cap">Pemkab Kutim resmi meluncurkan Agro Wisata Sawah di Teluk Pandan sebagai wujud nyata komitmen mengembangkan pariwisata berbasis pertanian tanpa mengesampingkan kesejahteraan petani.</p>



<p>Pemkab terus mendorong pengembangan potensi lokal sebagai bagian dari pariwisata berkelanjutan. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui peresmian Agro Wisata Sawah Teluk Pandan oleh Bupati Kutai Timur, H. Ardiansyah Sulaiman, pada Rabu 4 Juni 2025.</p>



<p>Acara peresmian turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kutim Ny. Siti Robiah Ardiansyah, anggota DPRD Provinsi Kaltim Arfan dan Agus Aras, anggota DPRD Kutim Masdari Kidang, perwakilan Forkopimda, para kepala OPD, Camat Teluk Pandan, Kepala Desa Teluk Pandan, kepala UPT, serta jajaran manajemen PT Pama dan PT Indominco.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menyampaikan bahwa terdapat empat wilayah yang menjadi fokus pengembangan agrowisata di Kutim, yakni Desa Sekrat (Kaliorang), Desa Miau Baru (Kongbeng), Desa Teluk Pandan (Teluk Pandan), dan Desa Bumi Rapak (Kaubun). Selain itu, Kecamatan Sangatta Selatan juga disebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan.</p>



<p>“Penting untuk memastikan bahwa petani tetap menjadi pengelola utama. Agrowisata ini harus memberikan nilai tambah tanpa mengorbankan hasil panen. Ini usaha mereka juga,” tegas Bupati Ardiansyah.</p>



<p>Ia berharap konsep agrowisata ini mampu menjadi sumber pendapatan tambahan bagi petani, sekaligus menarik wisatawan. Ardiansyah juga mengapresiasi dukungan dari PT Indominco dan PT Pama dalam pengembangan program ini.</p>



<p>“Salah satu contoh sukses bisa kita lihat di Desa Bumi Rapak, dengan areal pertanian seluas 300 hektare yang juga dikembangkan menjadi agrowisata,” tambahnya.</p>



<p>Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kutim, Dyah Ratnaningrum, menyoroti pentingnya penggunaan alat pertanian modern untuk mendukung efisiensi dan produktivitas petani.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Desa Teluk Pandan, Andi Herman, menyebut agrowisata ini merupakan hasil perjuangan panjang dengan dukungan penuh dari Bupati. Ia berharap kehadirannya mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.</p>



<p>“Pengelolaan agrowisata ini merupakan kolaborasi antara Gapoktan, Pokdarwis, dan BUMDes,” jelas Andi.</p>



<p>Camat Teluk Pandan, Ahmad, juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut, seraya berharap agrowisata bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal di wilayahnya.</p>



<p>Dengan diresmikannya Agro Wisata Sawah Teluk Pandan, Kutai Timur menegaskan komitmennya untuk membangun sektor pariwisata berbasis potensi lokal dan memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui inovasi di sektor pertanian. <strong>(portal Kutim/sty)</strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/resmikan-agro-wisata-sawah-di-teluk-pandan-bupati-kutim-tetap-prioritaskan-hasil-panen-petani/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/resmikan-agro-wisata-sawah-di-teluk-pandan-bupati-kutim-tetap-prioritaskan-hasil-panen-petani/">Resmikan Agro Wisata Sawah di Teluk Pandan, Bupati Kutim Tetap Prioritaskan Hasil Panen Petani</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
