<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mini Soccer Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/mini-soccer/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/mini-soccer/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 May 2024 05:59:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>Mini Soccer Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/mini-soccer/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kontroversi Fun Football di Kelas Amatir Sepak Bola Indonesia; Mau Fun Dituntut Jago</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/kontroversi-fun-football-di-kelas-amatir-sepak-bola-indonesia-mau-fun-dituntut-jago/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 May 2024 05:59:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KOLOM REDAKSI]]></category>
		<category><![CDATA[OLAHRAGA]]></category>
		<category><![CDATA[Drama Fun Football]]></category>
		<category><![CDATA[Fun Football]]></category>
		<category><![CDATA[Fun Football Cedera]]></category>
		<category><![CDATA[Fun Football Mini Soccer Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Mini Soccer]]></category>
		<category><![CDATA[Perdebatan Fun Football]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=34871</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tren mini soccer berhasil membuat bapak-bapak yang sudah belasan tahun absen bermain bola karena pekerjaan, bisa kembali menyalurkan hobinya. Namun banyak yang berhenti lagi, karena fun football yang jadi bagian dari tren ini, tidak se-fun yang dibayangkan. Mari kita bahas. Sepak bola adalah olahraga sejuta umat. Kebanyakan kaum pria punya kenangan manis dengan olahraga ini, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/kontroversi-fun-football-di-kelas-amatir-sepak-bola-indonesia-mau-fun-dituntut-jago/">Kontroversi Fun Football di Kelas Amatir Sepak Bola Indonesia; Mau Fun Dituntut Jago</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Tren <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Sepak_bola_mini">mini soccer </a>berhasil membuat bapak-bapak yang sudah belasan tahun absen bermain bola karena pekerjaan, bisa kembali menyalurkan hobinya. Namun banyak yang berhenti lagi, karena fun football yang jadi bagian dari tren ini, tidak se-fun yang dibayangkan. Mari kita bahas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sepak bola adalah olahraga sejuta umat. Kebanyakan kaum pria punya kenangan manis dengan olahraga ini, saat mereka memainkannya di usia sekolah. Beranjak dewasa, sepak bola makin tidak terjangkau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keluarga dan pekerjaan yang menyita waktu. Tidak lagi punya teman bermain bola. Serta lapangan sepak bola yang makin sulit ditemukan, membuat pria dewasa harus meninggalkan hobinya ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lahan-lahan kosong berukuran kecil di tengah permukiman, tempat biasa bocah main bola plastik masih ada, sih. Tapi … bukan seperti itu yang diinginkan bapak-bapak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sampai kemudian, mini soccer yang mulanya diperuntukkan untuk pesepakbola usia dini. Mulai menjadi tren di kalangan bapak-bapak.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Mini Soccer</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Ya, sejatinya mini soccer adalah sistem permainan untuk pesepakbola muda. Karena secara fisik, mereka belum mampu bermain di lapangan sepak bola normal. Namun entah dari mana datangnya, ide mengomersilkan mini soccer tiba. Lalu dengan cepat menjadi tren di kalangan masyakat umum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ukuran lapangan yang lebih besar dari futsal dan lebih kecil dari lapangan normal. Menjadi alasan bagi pecinta sepak bola di kalangan amatir lebih menyukai bermain mini soccer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan futsal yang didominasi anak muda, mini soccer yang tarif lapangannya 4 sampai 8 kali lipat lapangan futsal, lebih digemari kalangan pekerja. Terlebih, mini soccer diikuti dengan tren foto sepak bola. Sehingga mereka bisa mendapat foto kualitas profesional tanpa perlu jadi pemain bola sungguhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tren ini memicu bapak-bapak berbagai usia kembali menghidupkan hobi sepak bolanya. Yang sudah belasan tahun mereka pendam karena kesibukan dan alasan lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Banyaknya pria yang rela menjadi bandar semakin mengakomodir tren ini. Para penggiat hanya perlu mantengin grup WhatsApp, bayar iuran, dan datang ke lapangan pada jadwal yang ditentukan. Semua sudah difasilitasi. Lapangan ada, teman main ada, lawan pun tersedia.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Fun Football</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Yang menjadikan mini soccer lebih menjangkau kalangan pekerja adalah adanya tren fun football yang mengikuti. Bermain bola di usia dewasa, kini tidak perlu jago. Asal ada duit dan waktu, bisa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fun football secara konsep adalah bermain sepak bola untuk senang-senang. Skor akhir bukan jadi patokan. Semacam, bermain untuk cari keringat dan bahan obrolan saja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Datang ke lapangan, bermain ala kadarnya, pulang bawa foto bagus. Menyenangkan sekali, bukan?</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kontroversi Fun Football</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Namun dunia tetaplah dunia. Sesuatu yang berakhir happy ending hanyalah dongeng pengantar tidur. Mini soccer dan fun football awalnya jadi solusi bagi bapak-bapak pekerja atau pebisnis menjalani hobi main bola. Tapi permasalahan kemudian hadir, dan kini semakin jadi kontroversi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena tarif sewa lapangan mini soccer relatif mahal, bandar cenderung mengumpulkan orang sebanyak mungkin untuk mengurangi beban iuran. Dan dalam satu tim, tidak semua orang memiliki pemikiran yang sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di dalam sebuah tim, normalnya berisikan orang yang jago, bisa, dan biasa saja skill olah bolanya. Dan sering terjadi, si jago ini menuntut rekan satu timnya bermain bagus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Passing harus benar, defense harus oke, peluang tak boleh disia-siakan. Sebagai konsekuensinya, dia yang paling lama bermain, lama juga durasi ngomel-ngomelnya karena temannya tak bermain bagus. Bahkan orang tipe ini benar-benar menghitung skor dalam permainan. Sangat kompetitif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mereka berpikir, meski fun football, ya main harus serius. Fun football tidak bisa jadi alasan saat salah oper atau buang peluang bikin gol. Enggak, alasan itu tidak diterima.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fun, bagi mereka adalah bermain bola dengan benar lalu memenangkan pertandingan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara di sisi berlawanan, kebanyakan para penggiat hanya ingin main bola saja, titik. Tak perlu jago, ya namanya juga tim amatir, atas dasar hobi pula. Mereka cuma mau main bola, difoto, ketawa-ketiwi, berkeringat, pulang bawa badan utuh dan cerita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, perbedaan pandangan ini yang akhirnya membuat beberapa penghobi memilih mundur. Karena merasa fun football tidak se-fun yang mereka bayangkan. Pasalnya, tuntuan bermain serius itu, berpotensi membuat mereka cedera.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan cedera adalah sesuatu yang sangat mereka hindarkan. Selain butuh biaya pengobatan yang tidak sedikit, mana harus bayar sendiri pula. Juga bisa mengganggu aktivitas normal mereka seperti menjadi suami, ayah, dan pekerja.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Titik Temu</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Kalau ditanya, sudut pandang si paling jago atau si paling fun football yang benar. Percayalah, tidak akan ada habisnya. Kedua belah pihak merasa lebih benar. Perdebatan tanpa ujung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tapi sebenarnya, persoalan ini memiliki titik temu. Yaitu kesadaran atas <strong>orang yang tepat, di tempat dan waktu yang tepat. </strong>Apa maksudnya?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kalau mau main fun football, bergabunglah dengan orang yang sefrekuensi. Bersenang-senanglah dalam ketidakjagoan bermain sepak bola. Yang penting fun dan happy.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Juga jika ingin main serius, ya jangan gabung dengan kelompok bapak-bapak yang tidak jago main bola. Carilah tim yang sama-sama kompetitif serta bisa bermain bola. Lalu bermainlah sebaik mungkin, menangkan pertandingan persahabatan atau kompetisi yang diinginkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Main asal-asalan, menertawai kekonyolan, pulang bawa badan utuh tanpa cedera, tapi konsekuensinya adrenalin tidak terpacu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Main serius, adrenalin terlampiaskan, merayakan kemenangan, tapi konsekuensinya bisa cedera.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keduanya tidak masalah, dan bisa jadi pilihan atas kesadaran masing-masing individu. Berada di circle yang tepat adalah kuncinya. Tak perlu memaksakan kehendak.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Solusi Lainnya</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Jika sulit menemukan rekan yang satu frekuensi, solusi terakhir adalah mengikuti standar fun football versi paling fun. Apa itu? Mengikuti versi orang yang tidak jago main bola.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ada kok, orang yang sebenarnya jago banget main bola, tapi tidak ditakdirkan jadi pesepakbola profesional. Memiliki kedewasaan saat bermain fun football.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mereka bisa membuat gol mantab, tapi lebih suka mengoper ke rekannya yang tidak jago. Kalau tidak gol, ditertawakan, kalo gol ikut senang karena melihat orang itu senang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Orang tipe ini juga suka melibatkan semua orang dalam permainan. Mengoper ke teman yang jarang dapat bola, mengatur permainan tanpa mengomel, dan … ini bagian paling epiknya. Dia bisa saja menendang keras untuk mencetak gol, tapi sangat tak mau melakukannya. Ia hanya mau memberi asis, atau jika ingin membuat gol, hanya dilakukan dengan skill berkelas. Bukan tendangan keras.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan menjadi orang tipe ini, si jago tetap bisa berbaur dengan semua kalangan dan tim. Karena dia bisa menempatkan diri, kapan harus main serius, kapan harus <strong>fun football. (dra)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Penulis: Ahmad A. Arifin (Tebe), Jurnalis sepak bola <em><a href="https://kaltimfaktual.co/dpc-putri-balikpapan-cek-kesiapan-lakeview-samboja-sebelum-buka-dalam-waktu-dekat/">Kaltim Faktual.</a></em></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/kontroversi-fun-football-di-kelas-amatir-sepak-bola-indonesia-mau-fun-dituntut-jago/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/kontroversi-fun-football-di-kelas-amatir-sepak-bola-indonesia-mau-fun-dituntut-jago/">Kontroversi Fun Football di Kelas Amatir Sepak Bola Indonesia; Mau Fun Dituntut Jago</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Izin Belum Tuntas, Pemkot Segel  Paksa Pembangunan Mini Soccer Vorvo Samarinda</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/izin-belum-tuntas-pemkot-segel-paksa-pembangunan-mini-soccer-vorvo-samarinda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Jan 2023 11:51:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SAMARINDA]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Lapangan Vorvo Samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[Mini Soccer]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[Vorvo Samarinda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=9995</guid>

					<description><![CDATA[<p>Baru punya satu izin. Rencana pembangunan Mini Soccer di Lapangan Vorvo terpaksa disegel Pemkot Samarinda. Jumat, 6 Januari 2023, Wali Kota Samarinda Andi Harun melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di kawasan Jalan Letnan Jenderal Suprapto, tepatnya di Lapangan Vorvo Samarinda. Tindak lanjut atas laporan yang diterimanya. Ada kegiatan pematangan lahan yang sangat meresahkan warga sekitar. Kegiatan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/izin-belum-tuntas-pemkot-segel-paksa-pembangunan-mini-soccer-vorvo-samarinda/">Izin Belum Tuntas, Pemkot Segel  Paksa Pembangunan Mini Soccer Vorvo Samarinda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Baru punya satu izin. Rencana pembangunan Mini Soccer di Lapangan Vorvo terpaksa disegel <a href="https://kaltimfaktual.co/berkat-kerja-keroyokan-pemkot-titik-banjir-di-samarinda-sudah-berkurang/">Pemkot Samarinda</a>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jumat, 6 Januari 2023, Wali Kota Samarinda Andi Harun melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di kawasan Jalan Letnan Jenderal Suprapto, tepatnya di Lapangan Vorvo Samarinda. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Tindak lanjut atas laporan yang diterimanya. Ada kegiatan pematangan lahan yang sangat meresahkan warga sekitar. Kegiatan pematangan lahan tersebut dilakukan di atas tanah milik Pemprov Kaltim. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Usut punya usut, ternyata kegiatan pematangan lahan tersebut untuk proses pembangunan Mini Soccer. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Andi Harun menjelaskan, jika proses pembangunan tersebut telah mengantongi izin pematangan lahan dari pemprov. Namun, ada beberapa pelanggaran yang dilakukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Seharusnya izin tersebut dikonfirmasi lagi ke Dinas PUPR Samarinda biar dibicarakan di forum penataan kota,&#8221; tegas Andi Harun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi tidak serta merta dengan mengantongi izin pematangan lahan lantas bisa langsung kerja di lapangan.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Andi Harun menjelaskan tujuan dari koordinasi ke Pemkot Samarinda melalui Dinas PUPR. Untuk melakukan kajian dan memeriksa berdasarkan Rencana Tata Ruang Daerah (RDTR). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara konsep tata ruang kota, Andi menegaskan, kawasan Lapangan Borvo masuk dalam ruang resapan air. Karena kawasan Simpang Lembuswana dan sekitarnya merupakan titik yang sering kali terendam banjir saat hujan tiba.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya itu, pelanggaran yang terjadi di Lapangan Vorvo tidak sampai disitu saja. Ada lagi soal Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL) yang seharusnya diklarifikasi terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan, oleh DLH Kota Samarinda. Termasuk permasalahan perizinan terkait Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau ada lagi bangunan maka dibutuhkan Surat Layak Fungsi (SLF). Jadi masih banyak perizinan yang mereka lengkapi, tetapi mereka belum lengkap izinnya mereka sudah kerja di lapangan,&#8221; bebernya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Atas dasar itu, Andi Harun memerintahkan aparatnya untuk menyegel aktivitas pembangunan Mini Soccer di kawasan Lapangan Vorvo tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih kesalnya, penyegelan ini bukan yang pertama. Sebelumnya Andi menegaskan telah dilakukan hal serupa oleh Dinas PUPR Samarinda. Tapi, pengelola bandel. Kucing-kucingan dengan petugas. Melanjutkan proyeknya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dengan cara tidak sah secara hukum mereka membuka segel ini (sebelumnya). Kita akan tindak tegas dengan mengkaji dari aspek sisi pidananya, siapa yang melakukan pembukaan dan memerintahkan, harus semua di klarifikasi dulu.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Padahal antara Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim melalui PUPR Kaltim sudah membahas bahwa lapangan bola ini akan menjadi instrumen pengendali banjir. Rencananya kita bangun kolam retensi disini,&#8221; pungkasnya.<strong> (*/sgt/am)</strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/izin-belum-tuntas-pemkot-segel-paksa-pembangunan-mini-soccer-vorvo-samarinda/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/izin-belum-tuntas-pemkot-segel-paksa-pembangunan-mini-soccer-vorvo-samarinda/">Izin Belum Tuntas, Pemkot Segel  Paksa Pembangunan Mini Soccer Vorvo Samarinda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
