<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Naskah Kuno Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/naskah-kuno/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/naskah-kuno/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Feb 2024 11:49:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>Naskah Kuno Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/naskah-kuno/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Duta Pustaka Indonesia Dorong Pemerintah Lebih Perhatikan Naskah Kuno</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/duta-pustaka-indonesia-dorong-pemerintah-lebih-perhatikan-naskah-kuno/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Feb 2024 11:49:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEPUTAR KALTIM]]></category>
		<category><![CDATA[DPK]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Pustaka]]></category>
		<category><![CDATA[Naskah Kuno]]></category>
		<category><![CDATA[naskah kuno kaltim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=29122</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menurut Duta Pustaka Indonesia, naskah kuno merupakan bagian dari identitas bangsa. Namun masih kurang mendapatkan perhatian. Terutama agar tetap sampai pada generasi muda. Naskah kuno punya peran penting dalam kebudayaan Indonesia. Sebab naskah tersebut berisi informasi mengenai budaya bangsa pada periode tertentu di masa lampau. Sehingga mengandung nilai sejarah. Karena berjarak puluhan hingga ratusan tahun. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/duta-pustaka-indonesia-dorong-pemerintah-lebih-perhatikan-naskah-kuno/">Duta Pustaka Indonesia Dorong Pemerintah Lebih Perhatikan Naskah Kuno</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Menurut Duta Pustaka Indonesia, naskah kuno merupakan bagian dari identitas bangsa. Namun masih kurang mendapatkan perhatian. Terutama agar tetap sampai pada generasi muda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Naskah kuno punya peran penting dalam kebudayaan Indonesia. Sebab naskah tersebut berisi informasi mengenai budaya bangsa pada periode tertentu di masa lampau. Sehingga mengandung nilai sejarah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena berjarak puluhan hingga ratusan tahun. Naskah kuno di era ini punya nilai penting. Selain sebagai identitas bangsa, naskah kuno juga menjadi koleksi yang menarik. Serta warisan bagi generasi mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebetulnya, naskah kuno sendiri mulai mendapatkan perhatian. Berbagai upaya pelestarian, pendokumentasian, hingga alih media mulai banyak dilakukan pemerintah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, naskah kuno di Indonesia sendiri masih punya banyak PR. Misalnya saja di <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan_Timur">Kalimantan Timur</a>. Pemerintah masih sulit untuk dapat mengumpulkan ratusan lebih naskah kuno yang sudah tersebar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sehingga pemprov masih terus melakukan perburuan. Terutama naskah kuno dari empat kerajaan, yaitu Kerajaan Kutai, Sambaliung, Gunung Tabur, dan Paser. Yang menjadi bagian sejarah berharga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Duta Pustaka Indonesia 2024 Dhea Yudita melihat, pendokumentasian naskah kuno di Indonesia masih terbilang kurang. Sehingga identitas bangsa masih kurang terjaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pendokumentasian naskah kuno itu masih kurang dilakukan di Indonesia. Sehingga kayak identitas kita tuh bisa diambil oleh negara-negara lain dan kebudayaan kita itu bisa kayak masih bisa diambil dengan negara lain,&#8221; jelas Dhea Kamis, 8 Februari 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Dhea yang kini terjun di dunia literasi. Pemerintah saat ini perlu lebih memperhatikan soal naskah kuno. Agar budaya asli Indonesia bisa tetap terjaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, agar tidak hilang termakan waktu. Informasi soal naskah kuno juga penting dikampanyekan kepada generasi saat ini. Untuk menjadi warisan. Agar bisa diteruskan ke generasi selanjutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apalagi di era media sosial saat ini. Cukup mudah untuk mengenalkan naskah kuno dan membuatnya tetap dikenal dalam jangka waktu yang lama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Bagaimana caranya, itu yang harus dikembangkan. Dan dikenalkan kembali kepada generasi muda soal naskah kuno,&#8221; pungkasnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/real-count-pileg-dprd-kaltim-16-februari-gerindra-dan-pdip-dekati-golkar/">(ens/fth)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/duta-pustaka-indonesia-dorong-pemerintah-lebih-perhatikan-naskah-kuno/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/duta-pustaka-indonesia-dorong-pemerintah-lebih-perhatikan-naskah-kuno/">Duta Pustaka Indonesia Dorong Pemerintah Lebih Perhatikan Naskah Kuno</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masyarakat Berau Diharap Mau Serahkan Naskah Kuno untuk Digitalisasi</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/masyarakat-berau-diharap-mau-serahkan-naskah-kuno-untuk-digitalisasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Dec 2023 03:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERAU]]></category>
		<category><![CDATA[ADV DPK KALTIM 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Naskah Kuno]]></category>
		<category><![CDATA[naskah kuno berau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=26231</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dispusip Berau berharap masyarakat setempat mau menyerahkan arsip naskah kuno milik pribadi untuk digitalisasi agar terarsipkan dengan baik. Berbagai naskah kuno dari Berau, masih banyak yang berada di tangan masyarakat Berau. Mereka menyimpannya secara pribadi sebagai peninggalan bersejarah atau kenang-kenangan dari generasi sebelumnya. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau terus berupaya untuk mengumpulkan berbagai [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/masyarakat-berau-diharap-mau-serahkan-naskah-kuno-untuk-digitalisasi/">Masyarakat Berau Diharap Mau Serahkan Naskah Kuno untuk Digitalisasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Dispusip Berau berharap masyarakat setempat mau menyerahkan arsip naskah kuno milik pribadi untuk digitalisasi agar terarsipkan dengan baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbagai naskah kuno dari Berau, masih banyak yang berada di tangan masyarakat Berau. Mereka menyimpannya secara pribadi sebagai peninggalan bersejarah atau kenang-kenangan dari generasi sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau terus berupaya untuk mengumpulkan berbagai naskah kuno itu, agar bisa di-alih mediakan ke versi digital. Sehingga peninggalan sejarah yang berupa naskah kuno itu dapat terarsipkan dengan baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yudha menyebut, sampai saat ini masih banyak masyarakat khususnya di Kabupaten Berau yang masih memegang atau menyimpan naskah-naskah kuno tersebut secara pribadi. Sehingga, dirinya meminta seluruh masyarakat yang memiliki atau penyimpan naskah kuno untuk melaporkan kepada pihaknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dispusip Berau, Yudha Budi Santosa mengaku masih banyak masyarakat yang enggan untuk menyerahkan atau melaporkan kepemilikan naskah kuno. Padahal Dispusip Berau hanya ingin memiliki salinan itu agar dapat menjadi pengetahuan bagi masyarakat luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Karena memang ada tahapannya dalam mengelola naskah kuno yang berusia di atas 50 tahun itu,” katanya belum lama ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam hal ini Dispusip Berau hanya ingin membantu, agar naskah kuno yang masih ada sampai sekarang tetap terjaga dan tetap lestari. Karena sangat penting untuk diwariskan kepada generasi mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Naskah kuno juga salah satu hal yang penting. Maka dari itu saya berharap ada perhatian dari masyarakat untuk hal ini,” pungkasnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/fajar-sebut-brin-sedang-mengarsipkan-makanan-lokal-sekitar-ikn/">(ens/rw)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>



<p class="has-small-font-size wp-block-paragraph"><strong><a href="https://dpk.kaltimprov.go.id/" data-type="link" data-id="https://dpk.kaltimprov.go.id/">ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN &amp; KEARSIPAN KALTIM</a></strong></p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/masyarakat-berau-diharap-mau-serahkan-naskah-kuno-untuk-digitalisasi/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/masyarakat-berau-diharap-mau-serahkan-naskah-kuno-untuk-digitalisasi/">Masyarakat Berau Diharap Mau Serahkan Naskah Kuno untuk Digitalisasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPK Kaltim Lakukan 6 Cara Pelestarian Naskah Kuno</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/dpk-kaltim-lakukan-6-cara-pelestarian-naskah-kuno/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Nov 2023 07:37:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEPUTAR KALTIM]]></category>
		<category><![CDATA[ADV DPK KALTIM 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Naskah Kuno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=24149</guid>

					<description><![CDATA[<p>DPK Kaltim melakukan berbagai upaya untuk melestarikan naskah kuno. Upaya tersebut meliputi enam cara yakni pencarian, pengolahan, alih media, alih aksara dan bahasa, rotasi, serta pendayagunaan dan penyebaran. Naskah kuno menjadi salah satu peninggalan sejarah yang berharga. Naskah kuno ini berisi berbagai macam sejarah. Mulai dari budaya hingga pengobatan. Karena itu, penting untuk melestarikan naskah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/dpk-kaltim-lakukan-6-cara-pelestarian-naskah-kuno/">DPK Kaltim Lakukan 6 Cara Pelestarian Naskah Kuno</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">DPK <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan_Timur">Kaltim</a> melakukan berbagai upaya untuk melestarikan naskah kuno. Upaya tersebut meliputi enam cara yakni pencarian, pengolahan, alih media, alih aksara dan bahasa, rotasi, serta pendayagunaan dan penyebaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Naskah kuno menjadi salah satu peninggalan sejarah yang berharga. Naskah kuno ini berisi berbagai macam sejarah. Mulai dari budaya hingga pengobatan. Karena itu, penting untuk melestarikan naskah kuno agar dapat dimanfaatkan oleh generasi mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kalimantan Timur (Kaltim) tengah melakukan berbagai upaya untuk melestarikan naskah kuno. Upaya tersebut meliputi enam cara yakni</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertama, pencarian atau yang disebut hunting. Untuk menemukan naskah kuno yang tersebar di seluruh Kaltim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kedua, pengolahan yaitu memperbaiki, membersihkan, dan mengawetkan naskah kuno.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketiga, alih media, yaitu mengubah bentuk naskah kuno dari daun lontar atau pelepah kayu menjadi bentuk digital atau fisik lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keempat, alih aksara dan bahasa, yaitu mengubah naskah kuno dari aksara dan bahasa yang digunakan pada masa lalu menjadi aksara dan bahasa Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kelima, retorasi, yaitu memperbaiki kerusakan naskah kuno.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keenam, pendayagunaan dan penyebaran, yaitu menyebarkan naskah kuno kepada masyarakat agar dapat dipelajari dan dimanfaatkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Upaya-upaya yang dilakukan oleh DPK Kaltim tersebut patut diapresiasi. Sebab menunjukkan komitmen DPK Kaltim untuk melestarikan naskah kuno yang merupakan kekayaan budaya bangsa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, dalam pencarian naskah kuno ini. DPK Kaltim masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk melestarikan naskah kuno.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Bidang Deposit, Pelestarian, dan Pengembangan Koleksi Bahan Perpustakaan (DPK) Kaltim, Endang Effendi mengungkapkan bahwa naskah kuno merupakan peninggalan sejarah yang berharga. Oleh karena itu, penting untuk melestarikan naskah kuno agar dapat dimanfaatkan oleh generasi mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami terjemahkan ke dalam bahasa yang dapat dimengerti yaitu bahasa Indonesia. Setelah itu dialihmediakan dalam bentuk CD,” kata Endang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Endang menambahkan bahwa DPK Kaltim masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk melestarikan naskah kuno. Salah satu dukungan yang dibutuhkan adalah payung hukum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tapi belum ada payung hukum, oleh karena itu kami butuh membuat anggaran khusus untuk menelusuri naskah kuno,” tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga saat ini, DPK Kaltim telah mendata 80 naskah kuno yang ada di Kaltim. Dari jumlah tersebut, baru 30 naskah yang telah dialihmediakan. Karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat yang memiliki naskah kuno agar dapat menghubungi DPK Kaltim untuk dialihmediakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sayang juga naskah tersebut kalau rusak, kita akan hargai berapa nilainya, apalagi nilai budayanya penting,” pungkasnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/kabar-revitalisasi-pasar-pagi-samarinda-senyap-forum-pedagang-kembali-minta-kepastian/">(dmy/fth)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>



<p class="has-small-font-size wp-block-paragraph"><strong><a href="https://dpk.kaltimprov.go.id/" data-type="link" data-id="https://dpk.kaltimprov.go.id/">ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN &amp; KEARSIPAN KALTIM</a></strong></p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/dpk-kaltim-lakukan-6-cara-pelestarian-naskah-kuno/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/dpk-kaltim-lakukan-6-cara-pelestarian-naskah-kuno/">DPK Kaltim Lakukan 6 Cara Pelestarian Naskah Kuno</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Naskah Kuno Kaltim Terancam Hilang karena Masyarakat Tak Mau Serahkan</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/naskah-kuno-kaltim-terancam-hilang-karena-masyarakat-tak-mau-serahkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Nov 2023 06:34:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEPUTAR KALTIM]]></category>
		<category><![CDATA[ADV DPK KALTIM 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Naskah Kuno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=24147</guid>

					<description><![CDATA[<p>Naskah kuno di Kalimantan Timur (Kaltim) terancam hilang. Hal ini disebabkan masih banyak masyarakat yang tidak mau menyerahkan naskah tersebut kepada pemerintah. Hingga saat ini, DPK Kaltim telah mendata 80 naskah kuno yang ada di Kaltim. Dari jumlah tersebut. Baru 30 naskah yang telah dialihmediakan. Hal ini dikarenakan masyarakat memilih untuk menyimpan sendiri naskah kuno [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/naskah-kuno-kaltim-terancam-hilang-karena-masyarakat-tak-mau-serahkan/">Naskah Kuno Kaltim Terancam Hilang karena Masyarakat Tak Mau Serahkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Naskah kuno di Kalimantan Timur (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan_Timur">Kaltim</a>) terancam hilang. Hal ini disebabkan masih banyak masyarakat yang tidak mau menyerahkan naskah tersebut kepada pemerintah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga saat ini, DPK Kaltim telah mendata 80 naskah kuno yang ada di Kaltim. Dari jumlah tersebut. Baru 30 naskah yang telah dialihmediakan. Hal ini dikarenakan masyarakat memilih untuk menyimpan sendiri naskah kuno yang mereka miliki tersebut. Dibandingkan, harus menyerahkan kepada DPK.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Bidang Deposit, Pelestarian, dan Pengembangan Koleksi Bahan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim, Endang Effendi mengatakan naskah kuno memiliki nilai sejarah dan budaya yang mahal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita perlu menyelamatkan naskah kuno yang ada di masyarakat karena merupakan warisan budaya,&#8221; ungkap Endang, belum lama ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Endang, kendala yang kerap dihadapi DPK Kaltim salah satunya adalah masih banyak masyarakat yang tidak mau menyerahkan naskah kuno tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Mereka memilih untuk menyimpan sendiri, karena takut disalahgunakan,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Endang berharap ada kerja sama serius antara masyarakat dan DPK Kaltim untuk menyelamatkan peninggalan sejarah dari leluhur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami siap memberikan pendampingan kepada masyarakat yang ingin menyerahkan naskah kunonya,&#8221; pungkasnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/kabar-revitalisasi-pasar-pagi-samarinda-senyap-forum-pedagang-kembali-minta-kepastian/">(dmy/fth)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>



<p class="has-small-font-size wp-block-paragraph"><strong><a href="https://dpk.kaltimprov.go.id/" data-type="link" data-id="https://dpk.kaltimprov.go.id/">ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN &amp; KEARSIPAN KALTIM</a></strong></p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/naskah-kuno-kaltim-terancam-hilang-karena-masyarakat-tak-mau-serahkan/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/naskah-kuno-kaltim-terancam-hilang-karena-masyarakat-tak-mau-serahkan/">Naskah Kuno Kaltim Terancam Hilang karena Masyarakat Tak Mau Serahkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPK Kaltim Akui Sulit Mengumpulkan Naskah Kuno</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/dpk-kaltim-akui-sulit-mengumpulkan-naskah-kuno/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Nov 2023 02:19:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEPUTAR KALTIM]]></category>
		<category><![CDATA[ADV DPK KALTIM 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Naskah Kuno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=24128</guid>

					<description><![CDATA[<p>DPK Kaltim merasa kesulitan dalam mengumpulkan berbagai naskah kuno kerajaan di Kaltim. Karena prosesnya memang tidak mudah. Bahkan masih sekitar 950 naskah belum tergali dengan baik. Pada era yang serba digital dan canggih ini. Jika masih bisa melihat peninggalan masa kerajaan yang pernah ada pada ratusan tahun silam. Akan menjadi sesuatu yang menarik. Sebab jarak [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/dpk-kaltim-akui-sulit-mengumpulkan-naskah-kuno/">DPK Kaltim Akui Sulit Mengumpulkan Naskah Kuno</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">DPK <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan_Timur">Kaltim</a> merasa kesulitan dalam mengumpulkan berbagai naskah kuno kerajaan di Kaltim. Karena prosesnya memang tidak mudah. Bahkan masih sekitar 950 naskah belum tergali dengan baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada era yang serba digital dan canggih ini. Jika masih bisa melihat peninggalan masa kerajaan yang pernah ada pada ratusan tahun silam. Akan menjadi sesuatu yang menarik. Sebab jarak masanya terpaut cukup panjang. Dan kurangnya relevansi dengan kehidupan saat ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Termasuk di Kaltim sendiri yang juga sempat mengalami masa kerajaan. Dengan keberadaan beberapa kerajaan di Benua Etam pada masa lampau. Pada era ini, peninggalan kerajaan di Kaltim itu menjadi barang yang langka dan perlu dilestarikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sehingga Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Daerah Kaltim terus melakukan perburuan naskah kuno di Kaltim. Terutama dari empat kerajaan, yaitu Kerajaan Kutai, Sambaliung, Gunung Tabur, dan Paser.</p>



<p class="wp-block-paragraph">DPK Kaltim sendiri masih merasa kesulitan dalam mengumpulkan naskah kuno itu. Sebab memang prosesnya tidak gampang. Perlu track informasi dan lokasi untuk menemukan naskah kuno. Juga pendekatan terhadap pemegang naskah kuno.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Naskah kuno yang dimaksud bisa berupa banyak hal. Tidak hanya kertas. Bisa tulisan di atas batu, daun lontar, atau benda-benda lain yang usianya di atas setengah abad atau 50 tahun.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bisa berisi tentang hukum adat, silsilah, dongeng, mantra, ilmu pengetahuan, dan lainnya. Yang berkaitan atau menggambarkan kehidupan masyarakat Kaltim pada masa lampau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Bidang Deposit, Pelestarian, Pengembangan, Koleksi dan Pengolahan DPK Kaltim, Endang Effendi mencatat ada hampir seribu lebih naskah kuni yang brlum digali di Kaltim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ada 950 lebih naskah kuno di Kaltim yang belum kita gali,&#8221; jelas Endang belum lama ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Endang menyebut upaya perburuan naskah kuno di Kaltim ini sangat penting. Selain untuk mengumpulkan riwayat sejarah di Kaltim. Juga untuk melestarikan peninggalan bersejarah sebagai identitas daerah dan sumber peradaban.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu sejarah Kaltim juga banyak belum terangkat dan menjadi pengetahuan yang penting untuk masyarakat luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Karena ini mungkin ada orang yang belum tau sejarahnya Kaltim,&#8221; pungkasnya.<a href="https://kaltimfaktual.co/kabar-revitalisasi-pasar-pagi-samarinda-senyap-forum-pedagang-kembali-minta-kepastian/"> <strong>(ens/fth)</strong></a></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>



<p class="has-small-font-size wp-block-paragraph"><strong><a href="https://dpk.kaltimprov.go.id/" data-type="link" data-id="https://dpk.kaltimprov.go.id/">ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN &amp; KEARSIPAN KALTIM</a></strong></p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/dpk-kaltim-akui-sulit-mengumpulkan-naskah-kuno/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/dpk-kaltim-akui-sulit-mengumpulkan-naskah-kuno/">DPK Kaltim Akui Sulit Mengumpulkan Naskah Kuno</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perbedaan Naskah Kuno dan Manuskrip, Masyarakat Kaltim Wajib Tahu</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/perbedaan-naskah-kuno-dan-manuskrip-masyarakat-kaltim-wajib-tahu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Nov 2023 08:54:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEPUTAR KALTIM]]></category>
		<category><![CDATA[ADV DPK KALTIM 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Manuskrip]]></category>
		<category><![CDATA[Naskah Kuno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=24058</guid>

					<description><![CDATA[<p>Masyarakat Kaltim perlu mengetahui perbedaan antara naskah kuno dan manuskrip. Keduanya merupakan tulisan bersejarah yang memiliki nilai penting, namun memiliki perbedaan yang mendasar. Kalimantan Timur merupakan provinsi di Indonesia yang memiliki kekayaan budaya yang beragam. Di antara jenis kekayaan budaya tersebut adalah naskah kuno dan manuskrip. Keduanya merupakan benda sejarah yang berbeda dan bernilai penting. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/perbedaan-naskah-kuno-dan-manuskrip-masyarakat-kaltim-wajib-tahu/">Perbedaan Naskah Kuno dan Manuskrip, Masyarakat Kaltim Wajib Tahu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Masyarakat <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan_Timur">Kaltim</a> perlu mengetahui perbedaan antara naskah kuno dan manuskrip. Keduanya merupakan tulisan bersejarah yang memiliki nilai penting, namun memiliki perbedaan yang mendasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kalimantan Timur merupakan provinsi di Indonesia yang memiliki kekayaan budaya yang beragam. Di antara jenis kekayaan budaya tersebut adalah naskah kuno dan manuskrip.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keduanya merupakan benda sejarah yang berbeda dan bernilai penting. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat Kalimantan Timur untuk mengetahui perbedaan antara kedua jenis barang tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Bidang Deposit, Pelestarian dan Pengembangan Koleksi Bahan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim, Endang Effendi mengatakan bahwa naskah kuno dan manuskrip merupakan dua benda sejarah yang berbeda.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Naskah Kuno</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Endang menjelaskan naskah kuno&nbsp; merupakan tulisan yang dibuat pada masa lampau, yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan ilmu pengetahuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, manuskrip merupakan bentuk tulisan kuno yang ditulis di atas benda-benda unik. Seperti daun lontar, kulit kayu, atau kertas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi manuskrip berbentuk benda yang unik. Tapi kalau naskah kuno itu tahunnya lama, &#8221; ungkap Endang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Endang mengatakan naskah kuno ini memiliki nilai sejarah yang tinggi, karena dapat memberikan gambaran tentang kehidupan masyarakat di masa lampau. Sementara itu, manuskrip memiliki nilai estetika yang tinggi, karena dibuat dengan cara yang unik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Naskah kuno itu berupa tulisannya yang lama dan bermakna sejarah. Kalau manuskrip itu ditulis diatas barang-barang unik seperti daun lontar, &#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan banyaknya naskah kuno dan manuskrip yang tersebar di Kaltim. Endang berharap masyarakat dapat mengetahui perbedaannya. Karena, menjadi bagian dari kekayaan budaya bangsa yang perlu dilestarikan. Dan segera melaporkan kepada pihaknya jika ditemukannya naskah kuno maupun manuskrip yang berada di lingkungan mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami akan terus berupaya untuk mengenalkan naskah kuno dan manuskrip kepada masyarakat,&#8221; pungkasnya. <a href="https://kaltimfaktual.co/fatwa-boikot-produk-pro-israel-bikin-gejolak-mui-dituntut-bikin-daftar-haram/"><strong>(dmy/fth)</strong> </a></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>



<p class="has-small-font-size wp-block-paragraph"><strong><a href="https://dpk.kaltimprov.go.id/" data-type="link" data-id="https://dpk.kaltimprov.go.id/">ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN &amp; KEARSIPAN KALTIM</a></strong></p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/perbedaan-naskah-kuno-dan-manuskrip-masyarakat-kaltim-wajib-tahu/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/perbedaan-naskah-kuno-dan-manuskrip-masyarakat-kaltim-wajib-tahu/">Perbedaan Naskah Kuno dan Manuskrip, Masyarakat Kaltim Wajib Tahu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPK Samarinda Berburu Naskah Kuno untuk Dialihmediakan</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/dpk-samarinda-berburu-naskah-kuno-untuk-dialihmediakan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Nov 2023 13:57:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SAMARINDA]]></category>
		<category><![CDATA[ADV DPK KALTIM 2023]]></category>
		<category><![CDATA[DPK Samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[Naskah Kuno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=23936</guid>

					<description><![CDATA[<p>DPK Samarinda berupaya melestarikan naskah-naskah kuno yang tersebar. Untuk selanjutnya dialihmediakan, agar tetap lestari. Naskah kuno merupakan aset bernilai sejarah tinggi yang perlu dilestarikan. Karena bermanfaat untuk penopang perkembangan ilmu pengetahuan. Baik sebagai bahan literatur maupun penelitian. Tak hanya mengumpulkan, naskah kuno juga perlu dialihmediakan. Untuk mencegah kerusakan karena faktor usia dan lingkungan. Oleh karena [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/dpk-samarinda-berburu-naskah-kuno-untuk-dialihmediakan/">DPK Samarinda Berburu Naskah Kuno untuk Dialihmediakan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">DPK Samarinda berupaya melestarikan naskah-naskah kuno yang tersebar. Untuk selanjutnya dialihmediakan, agar tetap lestari.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Naskah">Naskah</a> kuno merupakan aset bernilai sejarah tinggi yang perlu dilestarikan. Karena bermanfaat untuk penopang perkembangan ilmu pengetahuan. Baik sebagai bahan literatur maupun penelitian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya mengumpulkan, naskah kuno juga perlu dialihmediakan. Untuk mencegah kerusakan karena faktor usia dan lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karena itu, DPK Samarinda mengimbau kepada masyarakat untuk segera memberitahukan jika terdapat naskah kuno di lingkungan mereka. Hal ini penting dilakukan agar naskah kuno tersebut dapat segera diselamatkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Bidang Pengolahan, Layanan dan Pelestarian Bahan Pustaka Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Samarinda, Edy Wahyudi mengungkapkan bahwa naskah kuno merupakan dokumen tertulis tidak dicetak yang berumur 50 tahun dan belum diterbit pihak mana pun, serta tidak pernah dicetak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tujuannya agar naskah kuno tersebut tidak punah sebagai benda sejarah serta jadi bahan edukasi untuk anak cucu kita nanti,&#8221; ungkapnya, Kamis 16 November 2023.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Edy menjelaskan klasifikasi naskah kuno ini beragam, ada yang ditulis dalam daun lontar, bambu, atau kulit kayu. Diketahui, saat ini pihaknya sudah menemukan dua naskah kuno yang berasal dari Kota Samarinda yakni Quran kuno tulis tangan dan satu naskah kuno daun lontar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Untuk saat ini Al-Quran kuno tulis tangan ini belum bisa kita alihmediakan soalnya rapuh dan lengket. Jadi kita takut rusak kalau salah-salah. Kita juga saat ini sedang berupaya untuk mengambil naskah kuno daun lontar yang ada di Tanah Merah,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi masyarakat Samarinda yang mengetahui keberadaan naskah kuno. Diharapkan menghubungi Perpustakaan Umum Daerah Kota Samarinda atau menghubungi nomor 08125851465.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami siap untuk membantu masyarakat dalam melakukan alih media naskah kuno,&#8221; pungkasnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/keruntuhan-imperium-romawi-akibat-abaikan-pengarsipan-sejarah-kearsipan-dunia-bagian-2/">(dmy/fth)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>



<p class="has-small-font-size wp-block-paragraph"><strong><a href="https://dpk.kaltimprov.go.id/" data-type="link" data-id="https://dpk.kaltimprov.go.id/">ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN &amp; KEARSIPAN KALTIM</a></strong></p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/dpk-samarinda-berburu-naskah-kuno-untuk-dialihmediakan/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/dpk-samarinda-berburu-naskah-kuno-untuk-dialihmediakan/">DPK Samarinda Berburu Naskah Kuno untuk Dialihmediakan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gencarkan Arsip dan Perburuan Naskah Kuno pada 2024, DPK akan Libatkan Masyarakat</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/gencarkan-arsip-dan-perburuan-naskah-kuno-pada-2024-dpk-akan-libatkan-masyarakat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Nov 2023 15:22:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEPUTAR KALTIM]]></category>
		<category><![CDATA[ADV DPK KALTIM 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Naskah Kuno]]></category>
		<category><![CDATA[naskah kuno kaltim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=23669</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada tahun 2024 nanti, DPK Kaltim akan melanjutkan perburuan naskah kuno yang masih kurang. Dengan melibatkan masyarakat di 10 kabupaten/kota di Kaltim. Sembari edukasi pentingnya pengarsipan naskah kuno. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPK) Daerah Kalimantan Timur (Kaltim). Sebagai Organisasi Perangkat Daerah yang bertanggung jawab dalam pengelolaan, pengarsipan dan pelestarian naskah kuno. Terus melakukan upaya [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/gencarkan-arsip-dan-perburuan-naskah-kuno-pada-2024-dpk-akan-libatkan-masyarakat/">Gencarkan Arsip dan Perburuan Naskah Kuno pada 2024, DPK akan Libatkan Masyarakat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Pada tahun 2024 nanti, DPK <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan_Timur">Kaltim</a> akan melanjutkan perburuan naskah kuno yang masih kurang. Dengan melibatkan masyarakat di 10 kabupaten/kota di Kaltim. Sembari edukasi pentingnya pengarsipan naskah kuno.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPK) Daerah Kalimantan Timur (Kaltim). Sebagai Organisasi Perangkat Daerah yang bertanggung jawab dalam pengelolaan, pengarsipan dan pelestarian naskah kuno. Terus melakukan upaya penggalian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebab melakukan penggalian terhadap naskah kuno di seluruh wilayah Kaltim bukanlah hal yang mudah. Terutama mengumpulkan kembali naskah-naskah tradisi atau peninggalan sejarah kerajaan di Kaltim. Selain karena lokasi naskah yang sudah tersebar, juga jarak waktunya cukup lama. Semakin menyulitkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Juga tidak semua pemegang naskah kuno mau menyerahkan begitu saja kepada DPK Kaltim. Ada yang ingin terus menyimpannya karena merupakan peninggalan berharga. Apalagi jika berasal dari kerajaan di Kaltim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Bidang Deposit, Pelestarian, dan Pengembangan Koleksi Bahan Perpustakaan DPK Kaltim, Endang Effendi mengungkap pihaknya terus berupaya untuk berburu naskah kuno. Dengan melibatkan masyarakat pada tahun 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Endang Mengungkap, pihaknya akan mengadakan rapat koordinasi (rakor) dengan 10 kabupaten/kota se-Kaltim. Elemen masyarakat akan diundang untuk membicarakan masalah naskah kuno. Juga elemen yang berkaitan dengan kerajaan di Kaltim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Nanti kita undang juga 4 kerajaan itu termasuk masyarakat yang ada di kabupaten kota,” jelas Endang belum lama ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Melalui DPK kita imbau kepada camat dan lurah di Provinsi Kaltim kalau memang ada koleksi naskah kunonya bisa disimpan di perpustakaan Kaltim. Jangan takut, aman, tidak kami gunakan yang tidak semestinya,” lanjutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kata Endang, nanti akan dibuatkan surat perjanjian surat perjanjian hitam di atas putih alias perjanjian resmi dan tertulis. Agar penggunaan naskah kuno dapat digunakan dengan semestinya. Untuk kepentingan pengetahuan publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebab menyimpan dan mengarsipkan naskah kuno sangatlah bermanfaat. Ilmu pada zaman dahulu bisa masih diturunkan kepada generasi kini. Sebagai bentuk kebudayaan lokal juga.<a href="https://kaltimfaktual.co/kalau-mau-balikan-demokrat-siap-antarkan-isran-jadi-gubernur-lagi/"> <strong>(ens/fth)</strong></a></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>



<p class="has-small-font-size wp-block-paragraph"><strong><a href="https://dpk.kaltimprov.go.id/" data-type="link" data-id="https://dpk.kaltimprov.go.id/">ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN &amp; KEARSIPAN KALTIM</a></strong></p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/gencarkan-arsip-dan-perburuan-naskah-kuno-pada-2024-dpk-akan-libatkan-masyarakat/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/gencarkan-arsip-dan-perburuan-naskah-kuno-pada-2024-dpk-akan-libatkan-masyarakat/">Gencarkan Arsip dan Perburuan Naskah Kuno pada 2024, DPK akan Libatkan Masyarakat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sulitnya Mengumpulkan Arsip Naskah Kuno tentang Sejarah Kaltim</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/sulitnya-mengumpulkan-arsip-naskah-kuno-tentang-sejarah-kaltim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Nov 2023 14:17:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEPUTAR KALTIM]]></category>
		<category><![CDATA[ADV DPK KALTIM 2023]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Naskah Kuno]]></category>
		<category><![CDATA[naskah kuno kaltim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=23220</guid>

					<description><![CDATA[<p>Naskah kuno peninggalan 4 kerajaan di Kaltim masih sulit untuk digali oleh DPK Kaltim. Selain karena keterbatasan anggaran dan juga tidak semua pemilik naskah kuno mau menyerahkan begitu saja. Naskah kuno di era serba kemajuan teknologi ini menjadi sesuatu yang berharga. Jika masih ada, akan menjadi koleksi penting dan perlu untuk terus dijaga dan dilestarikan. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/sulitnya-mengumpulkan-arsip-naskah-kuno-tentang-sejarah-kaltim/">Sulitnya Mengumpulkan Arsip Naskah Kuno tentang Sejarah Kaltim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Naskah kuno peninggalan 4 kerajaan di <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan_Timur">Kaltim </a>masih sulit untuk digali oleh DPK Kaltim. Selain karena keterbatasan anggaran dan juga tidak semua pemilik naskah kuno mau menyerahkan begitu saja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Naskah kuno di era serba kemajuan teknologi ini menjadi sesuatu yang berharga. Jika masih ada, akan menjadi koleksi penting dan perlu untuk terus dijaga dan dilestarikan. Selain mengabadikan sejarah, juga sebagai warisan pengetahuan kepada generasi saat ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Daerah Kalimantan Timur (Kaltim) di dalam organisasi pemerintahan. Menjadi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertugas untuk menjaga keberadaan naskah-naskah kuno itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kaltim sendiri memiliki nilai sejarah dan termasuk kaya akan peninggalan bersejarah. Sebab di Kaltim pada era dahulu telah berdiri beberapa kerajaan. Seperti Kerajaan Kutai, Kesultanan Kutai Kartanegara, Kesultanan Berau, lalu Kesultanan Gunung Tabur, Kesultanan Sambaliung hingga Kesultanan Bulungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski begitu, Kabid Deposit, Pelestarian, Pengembangan Koleksi dan Pengolahan bahan Perpustakaan DPK Kaltim Endang Effendi mengaku bahwa pihaknya masih kesulitan dalam menggali dan mengarsipkan naskah kuno.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami ada keterbatasan anggaran. Karena banyak ada naskah kuno yang milik orang, dan ketika kami mendatangi itu kan perlu dana,&#8221; jelas Endang belum lama ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, untuk mengambil peninggalan kerajaan atau naskah kuno juga tidak mudah. Sebab merupakan barang berharga yang tidak dimiliki semua orang. Sehingga perlu upaya-upaya pendekatan tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Karena itu naskah kuno kerajaan, kan itu tidak semudah itu kita ambil. Kadang-kadang juga takut. Karena itu kenang-kenangan kerajaan,&#8221; tambah Endang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski begitu, Endang menyebut bahwa pihaknya akan terus berupaya menggali naskah kuno yang belum terjamah. Untuk disimpan dan dipelihara agar masyarakat luas bisa mengetahui sejarah Kaltim zaman dahulu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, agar koleksi naskah kuno terjaga keberadaannya. Endang menyebut pihaknya juga melakukan pengarsipan dengan melakukan alih media terhadap naskah kuno. Sehingga jika secara fisik tidak bisa lagi dijaga, masih bisa diakses melalui versi digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, karena proses mendapatkannya masih sulit. Proses pengarsipannya pun ikut sulit. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/fumigasi-kunci-koran-bahari-tetap-aman/">(ens/fth)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>



<p class="has-small-font-size wp-block-paragraph"><strong><a href="https://dpk.kaltimprov.go.id/" data-type="link" data-id="https://dpk.kaltimprov.go.id/">ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN &amp; KEARSIPAN KALTIM</a></strong></p>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/sulitnya-mengumpulkan-arsip-naskah-kuno-tentang-sejarah-kaltim/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/sulitnya-mengumpulkan-arsip-naskah-kuno-tentang-sejarah-kaltim/">Sulitnya Mengumpulkan Arsip Naskah Kuno tentang Sejarah Kaltim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
