<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Orang Utan Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/orang-utan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/orang-utan/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Feb 2024 13:56:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>Orang Utan Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/orang-utan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Peduli Orang Utan, COP Kampanye Bagi-Bagi Pisang di Samarinda</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/peduli-orang-utan-cop-kampanye-bagi-bagi-pisang-di-samarinda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Feb 2024 13:56:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEPUTAR KALTIM]]></category>
		<category><![CDATA[Banana Not Bullet]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Utan]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Utan Kalimantan]]></category>
		<category><![CDATA[SAMARINDA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=29088</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tepat di masa Pemilu dan hari Valentine. COP bersama relawan Orangufriends membagikan bingkisan pisang dalam aksi bertajuk Banana Not Bullet 2024. Sebagai bentuk kampanye peduli orang utan di Samarinda. Kampanye Banana Not Bullet 2024 kembali dilakukan oleh Center for Orangutan Protection (COP). Kali ini dengan cara membagikan sedikitnya 200 bingkisan berupa pisang, kartu ucapan dan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/peduli-orang-utan-cop-kampanye-bagi-bagi-pisang-di-samarinda/">Peduli Orang Utan, COP Kampanye Bagi-Bagi Pisang di Samarinda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Tepat di masa Pemilu dan hari Valentine. COP bersama relawan Orangufriends membagikan bingkisan pisang dalam aksi bertajuk Banana Not Bullet 2024. Sebagai bentuk kampanye peduli orang utan di <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Samarinda">Samarinda</a>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kampanye Banana Not Bullet 2024 kembali dilakukan oleh Center for Orangutan Protection (COP). Kali ini dengan cara membagikan sedikitnya 200 bingkisan berupa pisang, kartu ucapan dan stiker bagi masyarakat umum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain di Medan, aksi ini juga dilakukan di Kota Samarinda. Dengan menggandeng relawan Orangufriends Samarinda. Dilaksanakan di GOR Kadrie Oening Sempaja, Kota Samarinda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aksi yang dilakukan untuk menunjukan kepedulian dan kasih sayang bagi orang utan. Digelar tepat di hari Pemilu dan hari kasih sayang atau Valentine. Yakni pada Rabu, 14 Februari 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kampanye Banana Not Bullet ini membawa pesan dan harapan untuk memberikan pisang kepada orang utan dan bukan memberikan peluru. Mengingat maraknya perburuan orang utan beberapa tahun belakangan ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan membawa misi upaya pelestarian orangutan. COP yang berbasis di Yogyakarta ini, telah melebarkan sayapnya. Kini COP juga beroperasi di Kaltim dan Sumut. Sehingga Samarinda dipilih sebagai tempat kampanye.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Manager COP Area Kaltim, Galih Ramadhan menjelaskan. Kalau aksi Banana Not Bullet sudah dilaksanakan sejak 2018. Dan mulai rutin dilaksanakan setiap tahunnya.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="800" height="600" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/cip.jpeg" alt="" class="wp-image-29089" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/cip.jpeg 800w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/cip-300x225.jpeg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/02/cip-768x576.jpeg 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Setelah ada kasus orang utan di Taman Nasional Kutai (TNK), yang mati dengan 130 peluru. Namun sempat berhenti ketika pandemi covid, sekarang mulai dilakukan lagi,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Galih bilang pendanaan untuk aksi, diadakan dari COP sendiri dan didukung oleh para relawan Orangufriends Samarinda. Di lapangan, selain bagi bingkisan, mereka juga melakukan edukasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Disampaikan secara langsung kepada masyarakat secara face to face. Selain itu ada pula bentuk poster, flyer, dan kostum orangutan untuk menyemarakan kampanye. Edukasi dan penyadaran terkait orang utan dan bahaya peluru senapan angin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Semoga semakin banyak generasi muda dan masyarakat umum yang peduli terhadap ancaman krisis iklim, degradasi lingkungan, dan kepunahan satwa liar khususnya oran gutan.&#8221; <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/prabowo-gibran-unggul-di-real-count-ini-kata-ketua-dpd-gerindra-kaltim/">(ens/fth)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/peduli-orang-utan-cop-kampanye-bagi-bagi-pisang-di-samarinda/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/peduli-orang-utan-cop-kampanye-bagi-bagi-pisang-di-samarinda/">Peduli Orang Utan, COP Kampanye Bagi-Bagi Pisang di Samarinda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menyongsong IKN di Kaltim: Kota Hutan yang Aman untuk Orang Utan</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/menyongsong-ikn-di-kaltim-kota-hutan-yang-aman-untuk-orang-utan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2022 06:45:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[FEATURE]]></category>
		<category><![CDATA[PARIWARA]]></category>
		<category><![CDATA[SEPUTAR KALTIM]]></category>
		<category><![CDATA[ADVERTORIAL]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURE KALTIM]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[IKN]]></category>
		<category><![CDATA[KALTIM]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Utan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Kaltim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=7317</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pro dan kontra mewarnai rencana pemindahan ibu kota negara (IKN) dari DKI Jakarta ke Kaltim. Salah satunya terkait dampak terhadap lingkungan hidup. Namun pemerintah, baik Pusat maupun Provinsi Kaltim memastikan pembangunannya tidak merusak lingkungan. Malahan sebaliknya, menjadi kota yang aman untuk orang utan. Gubernur Kaltim Isran Noor semringah. Kaltim, daerah yang dipimpinnya, dalam tahun-tahun ke [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/menyongsong-ikn-di-kaltim-kota-hutan-yang-aman-untuk-orang-utan/">Menyongsong IKN di Kaltim: Kota Hutan yang Aman untuk Orang Utan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1200" height="204" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2022/10/BANNER-PEMPROV-KALTIM-REVISI_page-0001-1200x204.jpg" alt="" class="wp-image-7407" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2022/10/BANNER-PEMPROV-KALTIM-REVISI_page-0001-1200x204.jpg 1200w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2022/10/BANNER-PEMPROV-KALTIM-REVISI_page-0001-300x51.jpg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2022/10/BANNER-PEMPROV-KALTIM-REVISI_page-0001-768x130.jpg 768w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2022/10/BANNER-PEMPROV-KALTIM-REVISI_page-0001-1536x261.jpg 1536w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2022/10/BANNER-PEMPROV-KALTIM-REVISI_page-0001.jpg 1884w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></figure>



<div class="wp-block-columns are-vertically-aligned-top is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column is-vertically-aligned-top is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="wp-block-paragraph"><em>Pro dan kontra mewarnai rencana pemindahan ibu kota negara (IKN) dari DKI Jakarta ke Kaltim. Salah satunya terkait dampak terhadap lingkungan hidup. Namun pemerintah, baik Pusat maupun Provinsi Kaltim memastikan pembangunannya tidak merusak lingkungan. Malahan sebaliknya, menjadi kota yang aman untuk <a href="http://orang%20utan/">orang utan</a>.</em></p>
</div>
</div>



<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Gubernur Kaltim Isran Noor semringah. Kaltim, daerah yang dipimpinnya, dalam tahun-tahun ke depan bakal berubah wujud: menjadi ibu kota negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">IKN, bagi Isran, merupakan upaya memajukan Kaltim yang selama ini konon dianaktirikan Pusat. Sebagaimana yang kerap disampaikannya dalam berbagai kesempatan, pemindahan IKN di Kaltim salah satu tujuan mulianya adalah pemerataan pembangunan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Orang nomor satu di Benua Etam ini paham benar keberhasilan Kaltim menjadi lokasi kota utama di Indonesia bakal menuai kontroversi. Khususnya dalam hal pelestarian lingkungan. Tanpa IKN pun, telah banyak kerusakan alam terjadi di provinsi ini. Bagaimana kelak bila IKN dengan nama Nusantara ini terwujud?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun mantan Bupati Kutai Timur (Kutim) ini menegaskan, pembangunan di IKN, khususnya pembangunan infrastruktur, alih-alih merusak lingkungan, malah bakal melestarikannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Isran mengatakan, pembangunan apa saja harus didahului dengan analisis dampak lingkungan (Amdal). Apalagi sebuah IKN yang akan dibangun dengan berbagai macam keunggulan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, IKN memang harus didesain jelas. Sebab IKN bukan hanya soal lingkungan, melainkan tentang kehidupan masyarakat di sekitarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ada budaya, adat istiadat, dan lain-lain yang menentukan. Maka harus dikaji dan dikonsultasikan. Jadi ini sudah <em>bener banget dah</em>. Kalian <em>endak usah ragu deh</em>,&#8221; seloroh Isran pada media usai konsultasi publik Amdal pembangunan kawasan terpadu IKN beberapa waktu silam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kata dia, IKN akan dibangun menjadi kota yang <em>smart</em>, pintar. Membangun kota yang berkelanjutan, <em>sustainable city</em> dan <em>modern city</em>. Kemudian juga kota yang ramah lingkungan. Bahkan yang dibangun adalah kota dalam hutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Yang akan dibangun ini <em>forest city</em> atau kota dalam hutan. Bukan hutan dalam kota,&#8221; tegas Isran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konsultasi publik yang digelar, menghadirkan semua pemangku kepentingan. Mulai dari para bupati, camat, lurah dan kepala desa. Juga tokoh-tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, dan yang berkepentingan lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semuanya dilibatkan, supaya jelas apa saja yang perlu diketahui. Untuk menyampaikan hal-hal yang sudah semestinya disampaikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Makanya ini camat dan lurah diundang. Seharusnya semua disampaikan agar jelas terkait kawasan lingkungan ini,&#8221; sebut Isran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Malahan, studi kelayakan terhadap pemindahan IKN ini telah dilakukan sejak 2018. Sampai kemudian kebijakan secara nasional mendapat dukungan dengan disahkannya UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang IKN.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diani Sadiawati selaku Ketua Bidang Koordinasi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Tim Transisi Otorita IKN memaparkan, pemindahan IKN ini diharapkan bisa menjadi pusat grativasi ekonomi baru di tengah Indonesia. IKN juga akan menjadi simbol jati diri bangsa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Representasi kota yang cerdas, hijau, dan berkelanjutan. Efektif dan efisien dalam pengelolaan sumber daya alam dan mampu memberikan layanan yang baik dalam penggunaan air, energi, model transportasi terpadu, pengelolaan limbah, serta bersinergi dengan alam,&#8221; bebernya.</p>



<p class="has-large-font-size wp-block-paragraph"><strong>Ramah Orang Utan</strong></p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="738" height="431" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2022/10/IKN.jpg" alt="" class="wp-image-7739" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2022/10/IKN.jpg 738w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2022/10/IKN-300x175.jpg 300w" sizes="(max-width: 738px) 100vw, 738px" /><figcaption class="wp-element-caption"><em>Gambaran rancangan IKN.</em></figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sendiri menjelaskan, wilayah pusat IKN berada di bekas kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI), yang bukan merupakan hutan primer lagi. Pemerintah telah melakukan langkah-langkah antisipatif guna mengurangi dampak yang terjadi dalam pembangunan IKN seperti Amdal, KLHS, koridor, dan sebagainya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pun begitu, pusat IKN bukanlah merupakan daerah sebaran alami orang utan. Sebagaimana disampaikan Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK, Wiratno.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diterangkan, peta sebaran orang utan di wilayah IKN, berdasarkan PHVA (2016) populasi orang utan kalimantan terbagi ke dalam 17 lansekap. Meliputi Lansekap Beratus, Sungai Wain, TN Kutai-Bontang, Belayan-Senyiur, Wehea-Lesan, Sangkulirang, Tabin, Area Hutan Tengah, Kinabatangan Rendah, Kinabatangan Utara, Ulu Kalumpang, Crocker, Lingkabau, Bonggaya, Ulu Tungud, Trus madi, Sepilok, dengan total jumlah orangutan sebanyak 14.540.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Orang utan terdekat dengan IKN hanya di lansekap Sungai Wain. Orang utan yang terdapat di areal Sungai Wain adalah orang utan hasil rehabilitasi,&#8221; ungkap Wiratno.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara tempat pelepasliaran orang utan diklaim berada di zona luar pembangunan IKN. Untuk antisipasi agar orang utan tidak ke zona IKN, dilakukan upaya antisipatif bersama dengan para pihak. Antara lain membangun koridor satwa liar, memulihkan ekosistem untuk memperbanyak klaster habitat satwa, terutama di bekas tambang, dan melakukan mobilisasi <em>Wildlife Response Unit</em> (WRU).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu juga mengoperasionalkan <em>call center</em> untuk menerima laporan masyarakat, agar dapat dilakukan respon cepat apabila ditemukan orang utan yang keluar dari tempat rehabilitasinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wiratno menegaskan, kenyataan ini sangat bertolak belakang dengan isu terfragmentasinya habitat orang utan karena adanya pembangunan IKN. Dalam KLHS IKN, telah diidentifikasi lokasi-lokasi yang mempunyai keanekaragaman hayati tinggi untuk dipertahankan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian lokasi-lokasi yang rusak agar dapat dilakukan penanaman kembali/pemulihan ekosistem dan membuat koridor satwa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sebagai negara berkembang, Indonesia masih perlu membangun, dan harus dapat menjalankan pembangunan berkelanjutan, di mana ada keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan, termasuk habitat satwa liar. Pembangunan IKN menerapkan konsep <em>Green Infrastructure</em>, sesuai dengan instruksi Presiden,&#8221; urai Wiratno.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dijelaskan, sumber daya alam hayati menjadi basis dalam pembangunan. Pembangunan yang diharapkan adalah pembangunan <em>by design,</em> di mana pembangunan harus mengikuti master plan yang memperhatikan sebaran data keanekaragaman hayati. Dari vegetasi, spesies, bahkan genetik. Mempertimbangkan sebaran satwa, dan menjamin satwa liar tetap lestari di habitatnya.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><img decoding="async" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2022/10/IKN-Grafis.jpg" alt="" class="wp-image-7758" width="906" height="1280" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2022/10/IKN-Grafis.jpg 516w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2022/10/IKN-Grafis-212x300.jpg 212w" sizes="(max-width: 906px) 100vw, 906px" /></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Upaya untuk mendapatkan data yang komprehensif dan analitis dilakukan melalui survei biodiversity secara menyeluruh. Sehingga menjadi <em>baseline</em> data yang memadai untuk pembangunan IKN.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pengembangan kawasan IKN sendiri mengacu pada tiga konsep, dua di antaranya bernapaskan lingkungan yaitu Kota Hutan dan Kota Spons.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kota Hutan maksudnya, yaitu Pembangunan IKN diarahkan dengan meminimalkan kerusakan ekosistem alami, merestorasi ekosistem hutan, penyediaan koridor hijau, penurunan emisi gas rumah kaca, pengelolaan sumber daya air yang holistik, terintegrasi, dan menjaga kuantitas dan kualitas air.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lalu menerapkan pembangunan kawasan yang terkendali yang menjaga ekosistem dan kualitas lingkungan serta pelibatan masyarakat dalam pemanfaatan dan pelestarian alam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan Kota Spons, ditujukan mengembalikan siklus alami air yang berubah karena pembangunan dengan cara membuka ruang terbuka hijau dan biru. Desain fasilitas perkotaan yang ramah lingkungan, dan desain fasilitas perkotaan skala mikro yang mendukung peningkatan kualitas ekosistem perkotaan dan keanekaragaman hayati. <strong>(redaksi/<strong>ADV DISKOMINFO KALTIM</strong>)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>PENULIS: Lukman</strong></p>



<figure class="wp-block-embed is-type-rich is-provider-instagram wp-block-embed-instagram"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="sbi-embed-wrap"><blockquote class="instagram-media sbi-embed" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/CkAZnxsBrmf/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);"><div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/CkAZnxsBrmf/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> <div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;"> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div> <div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div></div></div><div style="padding: 19% 0;"></div> <div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div><div style="padding-top: 8px;"> <div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;">View this post on Instagram</div></div><div style="padding: 12.5% 0;"></div> <div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;"><div> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div> <div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div> <div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div></div><div style="margin-left: 8px;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div> <div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div></div><div style="margin-left: auto;"> <div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div> <div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div></div></div> <div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;"> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div> <div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div></div></a><p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/p/CkAZnxsBrmf/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;" target="_blank">A post shared by Kaltim Faktual (@kaltimfaktual.co)</a></p></div></blockquote><script async src="//platform.instagram.com/en_US/embeds.js"></script></div>
</div></figure>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/menyongsong-ikn-di-kaltim-kota-hutan-yang-aman-untuk-orang-utan/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/menyongsong-ikn-di-kaltim-kota-hutan-yang-aman-untuk-orang-utan/">Menyongsong IKN di Kaltim: Kota Hutan yang Aman untuk Orang Utan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
