<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pasar bontang Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/pasar-bontang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/pasar-bontang/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Jun 2024 14:30:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>pasar bontang Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/pasar-bontang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polemik Pasar Loktuan Bontang; Pemkot Klaim Kenaikan PAD Parkir 54 Persen, Pedagang Sebut Omset Turun 50 Persen</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/polemik-pasar-loktuan-bontang-pemkot-klaim-kenaikan-pad-parkir-54-persen-pedagang-sebut-omset-turun-50-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jun 2024 14:30:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BONTANG]]></category>
		<category><![CDATA[Loktuan Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[pasar bontang]]></category>
		<category><![CDATA[pasar loktuan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Taman Citra Mas Loktuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=35423</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah 2 tahun menempati Pasar Citra Mas Loktuan, Bontang. Para pedagang mengeluh selalu merugi setiap hari. Penurunan omset dibanding saat di pasar lama hingga 50 persen. Di sisi lain, pemerintah mengklaim sebaliknya. Dilihat dari jumlah pendapatan retribusi parkir, angkanya justru semakin meningkat. UPT Pasar Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) memberi sanggahan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/polemik-pasar-loktuan-bontang-pemkot-klaim-kenaikan-pad-parkir-54-persen-pedagang-sebut-omset-turun-50-persen/">Polemik Pasar Loktuan Bontang; Pemkot Klaim Kenaikan PAD Parkir 54 Persen, Pedagang Sebut Omset Turun 50 Persen</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Setelah 2 tahun menempati Pasar Citra Mas Loktuan, Bontang. Para pedagang mengeluh selalu merugi setiap hari. Penurunan omset dibanding saat di pasar lama hingga 50 persen. Di sisi lain, pemerintah mengklaim sebaliknya. Dilihat dari jumlah pendapatan retribusi parkir, angkanya justru semakin meningkat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">UPT Pasar Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) memberi sanggahan pada pernyataan pedagang yang mengeluhkan sepinya Pasar Taman Citra Mas Loktuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala UPT Pasar Nurfaidah bilang, jumlah pengunjung pasar justru meningkat sejak pertama ditempati pada 2021. Indikator yang mereka gunakan adalah angka retribusi parkir yang kian meningkat. Pertanda bahwa jumlah pengunjung semakin banyak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tidak ada itu kalau sepi. Karena PAD kita di sektor pajak parkir di sana malah meningkat. Angkanya capai 54 persen dari 2021,&#8221; ucap Nurfaidah, mengutip dari <em><a href="https://klikkaltim.com/category/bontang/upt-bantah-pasar-citra-mas-loktuan-dibilang-sepi-pembeli-tuntutan-relokasi-sulit-dipenuhi?page=1">Klik</a>, </em>Senin 3 Juni 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski begitu, Nurfaidah tak akan menutup mata atas keluhan para pedagang. Timnya secepatnya akan mengadakan pertemuan dengan mereka, untuk mengetahui penyebab tidak cocoknya data pendapatan parkir dan pendapatan pedagang.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pedagang Pasar Loktuan Bantah Balik</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Bak berbalasa pantun, Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Taman Citra Loktuan (AP2TCL) Abdul Azis mengatakan, sejak berjualan di gedung baru, pendapatan mereka … tidak ada pendapatan, soalnya selalu minus. Bahkan ia mengaku sampai menjual via online untuk menghabiskan stok barang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Mana bisa dilihat dari karcis. Kami yang tahu kondisinya. Gimana susahnya mendapat pembeli di pasar baru. Sudah 2 tahun kami pindah justru sekarang malah rugi,&#8221; kata Abdul Azis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan pengakuan rekan-rekannya, Azis mengatakan bahwa penurunan omset mencapai 50 persen. Sebagian besar merasa kewalahan membayar utang bank.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Penyebab Sepi Pembeli</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Masih menurut Azis, penyebab sepinya pasar baru ini adalah lokasi yang tak ramah pembeli. Seperti parkir yang sempit, pintu masuk terbatas, posisi pasar yang berada di bawah membuat pembeli malas untuk turun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sudah ini tempat tidak ideal jadi pasar. Kami minta dipindah. Mediasi terus tapi juga tidak ada hasilnya kan sama saja,&#8221; lanjutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai gambaran, ia bercerita kalau pada jam 11 jelang siang, nyaris tak ada pembeli lagi. Sehingga banyak pedagang menutup lapaknya. Sebagian lain masih menunggu, barangkali ada rezeki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Diatas jam 10 sudah sepi sekali. Pedagang lama juga banyak yang tidak berjualan akibat terhambat modal,&#8221; tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah mengeluh, keinginan para pedagang adalah kembali menempati pasar lama. Karena sudah tak mampu menahan kondisi seperti sekarang. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/7-pemain-andalan-borneo-fc-masuk-nominasi-best-xi-liga-1-2023-24/">(fth)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/polemik-pasar-loktuan-bontang-pemkot-klaim-kenaikan-pad-parkir-54-persen-pedagang-sebut-omset-turun-50-persen/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/polemik-pasar-loktuan-bontang-pemkot-klaim-kenaikan-pad-parkir-54-persen-pedagang-sebut-omset-turun-50-persen/">Polemik Pasar Loktuan Bontang; Pemkot Klaim Kenaikan PAD Parkir 54 Persen, Pedagang Sebut Omset Turun 50 Persen</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pedagang Pasar Loktuan Keluhkan Sepinya Pengunjung</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/pedagang-pasar-loktuan-keluhkan-sepinya-pengunjung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 May 2024 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BONTANG]]></category>
		<category><![CDATA[pasar bontang]]></category>
		<category><![CDATA[pasar loktuan]]></category>
		<category><![CDATA[pedangang pasar loktuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=35233</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sejak lokasi pasar dipindah, penghasilan para pedagang di Pasar Loktuan menurun karena sepinya pengunjung. Para pedagang di pasar tradisonal Loktuan mengeleuhkan sepinya pengunjung yang datang. Sejak lokasi pasar pindah mengakiabtkan sepinya pengunjung yang datang. Tentu saja hal ini ini membuat penghasilan para pedagang berkurang. “Selama dua tahun pindah, pendapatan kami merosot,” ujar Ketua Forum Pedagang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pedagang-pasar-loktuan-keluhkan-sepinya-pengunjung/">Pedagang Pasar Loktuan Keluhkan Sepinya Pengunjung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Sejak lokasi pasar dipindah, penghasilan para pedagang di Pasar Loktuan menurun karena sepinya pengunjung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Para pedagang di pasar tradisonal Loktuan mengeleuhkan sepinya pengunjung yang datang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak lokasi pasar pindah mengakiabtkan sepinya pengunjung yang datang. Tentu saja hal ini ini membuat penghasilan para pedagang berkurang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Selama dua tahun pindah, pendapatan kami merosot,” ujar Ketua Forum Pedagang Pasar Taman Citra Loktuan Abdul Aziz beberapa waktu lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali Kota Bontang Basri Rase menanggapi keluhan para pedagang yang menurutnya kondisi tersebut banyak dipengaruhi oleh teknologi yang semakin berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Begitupun dengan perubahan zaman. Bila dulu banyak masyarakat pergi ke pasar menggunakan ojek atau angkutan umum, saat ini transportasi tersebut banyak yang sudah tak beroperasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Bukan hanya pasar, toko ataupun retail ternama juga sebenarnya juga ikut terdampak,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengungkapkan, kemudahan pembelian secara daring menggunakan platform menjadi hal yang dihadapi para pelaku usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun menurutnya, hanya sebagian masyarakat yang masih ke pasar. Sebagian yang lain lebih banyak menggunakan platform jual beli online.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karenanya, ia mendorong inovasi dengan mengikuti perkembangan zaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Di manapun pasar dibangun, kalau pedagang tidak berinovasi susah juga. Tradisi lama enggak bisa dipakai,” pungkasnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/kumpulan-slogan-dan-simbol-dukungan-untuk-palestina-terbaru-ada-all-eyes-on-rafah/">(rw)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/pedagang-pasar-loktuan-keluhkan-sepinya-pengunjung/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pedagang-pasar-loktuan-keluhkan-sepinya-pengunjung/">Pedagang Pasar Loktuan Keluhkan Sepinya Pengunjung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
