<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pedangang pasar loktuan Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/pedangang-pasar-loktuan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/pedangang-pasar-loktuan/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 31 May 2024 09:17:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>pedangang pasar loktuan Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/pedangang-pasar-loktuan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pedagang Pasar Loktuan Keluhkan Sepinya Pengunjung</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/pedagang-pasar-loktuan-keluhkan-sepinya-pengunjung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 May 2024 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BONTANG]]></category>
		<category><![CDATA[pasar bontang]]></category>
		<category><![CDATA[pasar loktuan]]></category>
		<category><![CDATA[pedangang pasar loktuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=35233</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sejak lokasi pasar dipindah, penghasilan para pedagang di Pasar Loktuan menurun karena sepinya pengunjung. Para pedagang di pasar tradisonal Loktuan mengeleuhkan sepinya pengunjung yang datang. Sejak lokasi pasar pindah mengakiabtkan sepinya pengunjung yang datang. Tentu saja hal ini ini membuat penghasilan para pedagang berkurang. “Selama dua tahun pindah, pendapatan kami merosot,” ujar Ketua Forum Pedagang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pedagang-pasar-loktuan-keluhkan-sepinya-pengunjung/">Pedagang Pasar Loktuan Keluhkan Sepinya Pengunjung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Sejak lokasi pasar dipindah, penghasilan para pedagang di Pasar Loktuan menurun karena sepinya pengunjung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Para pedagang di pasar tradisonal Loktuan mengeleuhkan sepinya pengunjung yang datang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak lokasi pasar pindah mengakiabtkan sepinya pengunjung yang datang. Tentu saja hal ini ini membuat penghasilan para pedagang berkurang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Selama dua tahun pindah, pendapatan kami merosot,” ujar Ketua Forum Pedagang Pasar Taman Citra Loktuan Abdul Aziz beberapa waktu lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali Kota Bontang Basri Rase menanggapi keluhan para pedagang yang menurutnya kondisi tersebut banyak dipengaruhi oleh teknologi yang semakin berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Begitupun dengan perubahan zaman. Bila dulu banyak masyarakat pergi ke pasar menggunakan ojek atau angkutan umum, saat ini transportasi tersebut banyak yang sudah tak beroperasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Bukan hanya pasar, toko ataupun retail ternama juga sebenarnya juga ikut terdampak,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengungkapkan, kemudahan pembelian secara daring menggunakan platform menjadi hal yang dihadapi para pelaku usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun menurutnya, hanya sebagian masyarakat yang masih ke pasar. Sebagian yang lain lebih banyak menggunakan platform jual beli online.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karenanya, ia mendorong inovasi dengan mengikuti perkembangan zaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Di manapun pasar dibangun, kalau pedagang tidak berinovasi susah juga. Tradisi lama enggak bisa dipakai,” pungkasnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/kumpulan-slogan-dan-simbol-dukungan-untuk-palestina-terbaru-ada-all-eyes-on-rafah/">(rw)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/pedagang-pasar-loktuan-keluhkan-sepinya-pengunjung/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pedagang-pasar-loktuan-keluhkan-sepinya-pengunjung/">Pedagang Pasar Loktuan Keluhkan Sepinya Pengunjung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
