<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pesut Mahakam Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/pesut-mahakam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/pesut-mahakam/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Jan 2025 09:49:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>Pesut Mahakam Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/pesut-mahakam/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Populasi Pesut Mahakam Makin Langka, Pemprov Kaltim Maksimalkan Konservasi di Tengah Lalu Lintas Tongkang Batu Bara</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/populasi-pesut-mahakam-makin-langka-pemprov-kaltim-maksimalkan-konservasi-di-tengah-lalu-lintas-tongkang-batu-bara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jan 2025 09:49:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEPUTAR KALTIM]]></category>
		<category><![CDATA[KALTIM]]></category>
		<category><![CDATA[Konservasi Pesut Mahakam]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Pesut Mahakam]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Mahakam kaltim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=44704</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jumlah populasi hewan langka pesut di Sungai Mahakam semakin berkurang. Pemprov Kaltim bakal maksimalkan konservasi pesut di tengah lalu lintas tongkang batu bara di sepanjang Mahakam. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim kembali menyoroti keberadaan populasi Pesut Mahakam di Kaltim. Pesut air tawar yang langka dan hidup di Sungai Mahakam. Jumlahnya semakin lama kian berkuang. Pj Gubernur [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/populasi-pesut-mahakam-makin-langka-pemprov-kaltim-maksimalkan-konservasi-di-tengah-lalu-lintas-tongkang-batu-bara/">Populasi Pesut Mahakam Makin Langka, Pemprov Kaltim Maksimalkan Konservasi di Tengah Lalu Lintas Tongkang Batu Bara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Jumlah populasi hewan langka pesut di Sungai <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Sungai_Mahakam">Mahakam</a> semakin berkurang. Pemprov Kaltim bakal maksimalkan konservasi pesut di tengah lalu lintas tongkang batu bara di sepanjang Mahakam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim kembali menyoroti keberadaan populasi Pesut Mahakam di Kaltim. Pesut air tawar yang langka dan hidup di Sungai Mahakam. Jumlahnya semakin lama kian berkuang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, menyebut saat ini jumlah populasi pesut di Sungai Mahakam sisa sekitar 62 ekor. Upaya konservasi lebih lanjut harus menjadi perhatian mendalam agar tak terus berkurang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terlebih, kondisi Sungai Mahakam sendiri saat ini tengah menjadi jalur transportasi tongkang pembawa batu bara di Kaltim. Setiap harinya, lalu lintas tersebut cukup padat melintasi Sungai Mahakam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kemarin yang mati kan karna menabrak kapal, kami monitor terus, termasuk penangkaran. Kami harus menggandeng perguruan tinggi atau lembaga yang khusus di bidang konservasi.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami perlu meningkatkan penangkaran pesut. Mungkin itu nanti jadi langkah berikutnya, bekerja sama dengan Unmul atau luar, agar pesut tidak jadi patung aja,” kata Akmal Malik baru-baru ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Maksimalkan Konservasi</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Menambahkan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni bilang pihaknya akan maksimalkan konservasi bersama Yayasan Konservasi RASI Samarinda. Lembaga yang banyak meriset terkait Pesut di Kaltim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sri Wahyuni menjelaskan, lembaga tersebut telah banyak membantu di daerah konservasi pesut, tepatnya Sungai Mahakam di kawasan Pela, Kutai Kartanegara. Bahkan bisa mengenali pesut secara individual.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Mereka juga mengedukasi masyarakat di Desa Pela. Bersama Pemkab Kutai Kartanegara, mereka sudah menginisiasi daerah konservasi pesut. Nah ini yang harus kita amankan,” kata Sri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekda ingin bahwa habitat pesut tersebut tetap aman dan tidak terganggu di tengah Sungai Mahakam yang banyak dilintasi kapal batu bara itu yang cukup penting bagi sektor ekonomi Kaltim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Nah bagaimana agar bisa bersisian, itu harus jadi konsentrasi kita.”</p>



<h2 class="wp-block-heading">Imbauan Kepada Masyarakat</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Terus menurunnya jumlah populasi pesut, itu menjadi warning bagi seluruh masyarakat dan pemerintah daerah. Jangan sampai hewan langka kebanggaan Kaltim itu terus berkurang hingga punah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sri Wahyuni mengimbau kepada masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar daerah konservasi pesut, agar dapat berkontribusi menjaga lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal paling sederhana dengan tidak membuang sampah sembarangan, memancing atau mencari ikan di tempat yang semestinya, dan melaporkan perkembangan apapun terkait pesut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Misalnya ada pesut yang terjaring bisa melaporkan dan melepaskan. Dan tidak membuang sampah di sungai. Termasuk juga etika menyalakan kendaraan bermotor agar pesut tidak terganggu,” pungkasnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/jukir-di-samarinda-setor-uang-parkir-rp70-ribu-perminggu-andi-harun-bakal-audit-dishub/">(ens)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/populasi-pesut-mahakam-makin-langka-pemprov-kaltim-maksimalkan-konservasi-di-tengah-lalu-lintas-tongkang-batu-bara/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/populasi-pesut-mahakam-makin-langka-pemprov-kaltim-maksimalkan-konservasi-di-tengah-lalu-lintas-tongkang-batu-bara/">Populasi Pesut Mahakam Makin Langka, Pemprov Kaltim Maksimalkan Konservasi di Tengah Lalu Lintas Tongkang Batu Bara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Kukar Komitmen Lestarikan Habitat Pesut Mahakam</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/pemkab-kukar-komitmen-lestarikan-habitat-pesut-mahakam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 May 2024 13:28:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KUKAR]]></category>
		<category><![CDATA[lestarikan pesut]]></category>
		<category><![CDATA[Pesut]]></category>
		<category><![CDATA[Pesut Mahakam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=35210</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesut Mahakam yang terancam punah kini sedang diupayakan konservasinya oleh Pemkab Kuakr melalui surat keputusan bupati. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur berkomitmen melestarikan habitat Pesut Mahakam yang terancam punah, dibuktikan dengan terbit surat keputusan bupati tentang konservasi perairan habitat ikan tersebut. “Wujud komitmen ini adalah dengan menerbitkan Surat Keputusan Bupati Kukar (Kutai Kartanegara) Nomor [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pemkab-kukar-komitmen-lestarikan-habitat-pesut-mahakam/">Pemkab Kukar Komitmen Lestarikan Habitat Pesut Mahakam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Pesut Mahakam yang terancam punah kini sedang diupayakan konservasinya oleh Pemkab Kuakr melalui surat keputusan bupati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur berkomitmen melestarikan habitat Pesut Mahakam yang terancam punah, dibuktikan dengan terbit surat keputusan bupati tentang konservasi perairan habitat ikan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Wujud komitmen ini adalah dengan menerbitkan Surat Keputusan Bupati Kukar (Kutai Kartanegara) Nomor 75/2020 tentang Pencadangan Kawasan Konservasi Perairan Habitat Pesut Mahakam,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Sunggono di Tenggarong, Kamis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komitmen lainnya, penandatanganan kerja sama dengan Ditjen Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tentang pengelolaan kawasan konservasi di perairan Mahakam wilayah hulu di Kutai Kartanegara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, penandatanganan matriks kerja pelaksanaan kerja sama dilakukan Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Pontianak Iwan Taruna Alkadrie dengan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kutai Kartanegara Muslik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penandatanganan dua kerja sama ini di Gedung Mina Bahari II Ditjen Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut KKP di Jakarta beberapa waktu lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kerja sama ini dilakukan sebagai upaya pemerintah daerah dalam melakukan perlindungan terhadap beberapa habitat dalam kawasan konservasi alam, khususnya untuk melindungi Pesut Mahakam,&#8221; kata dia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengemukakan perlu kerja sama dengan kabupaten atau kota lain di Kaltim untuk perlindungan kawasan agar pola perlindungan dan pengawasan wilayah konservasi bisa sinergi dan terkoordinasi dengan baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kerja sama dengan daerah lain perlu dilakukan karena kawasan tersebut bukan hanya terdapat di satu wilayah, tetapi kawasan konservasi Sungai Mahakam di bagian tengah hingga hulu bersinggungan dengan tiga kabupaten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sungai Mahakam bagian tengah masuk Kabupaten Kutai Kartanegara, sedangkan bagian tengah agak ke hulu hingga paling hulu masuk Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Mahakam Ulu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Maka perlu adanya kerja sama dalam menjaga kawasan konservasi,&#8221; kata Sunggono. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/kumpulan-slogan-dan-simbol-dukungan-untuk-palestina-terbaru-ada-all-eyes-on-rafah/">(rw)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/pemkab-kukar-komitmen-lestarikan-habitat-pesut-mahakam/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pemkab-kukar-komitmen-lestarikan-habitat-pesut-mahakam/">Pemkab Kukar Komitmen Lestarikan Habitat Pesut Mahakam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Kukar Perbarui Komitmen Perlindungan Pesut Mahakam yang Hampir Punah</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/pemkab-kukar-perbarui-komitmen-perlindungan-pesut-mahakam-yang-hampir-punah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 May 2024 11:42:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KUKAR]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[KKP Pesut Mahakam]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan Pesut Mahakam]]></category>
		<category><![CDATA[Pesut Mahakam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=35200</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebelum benar-benar punah, Pemkab Kukar berupaya melindungi mamalia air tawar itu beserta rumahnya. Lewat terbitnya SK Bupati 75/2020 dan kerja sama pengelolaan kawasan konservasi dengan KKP. Awalnya, Pesut Mahakam tinggal di hampir seluruh area Sungai Mahakam. Namun seiring industrialisasi sungai, di mana Mahakam menjadi jalur transportasi angkutan orang dan barang. Dari era kayu hingga kini [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pemkab-kukar-perbarui-komitmen-perlindungan-pesut-mahakam-yang-hampir-punah/">Pemkab Kukar Perbarui Komitmen Perlindungan Pesut Mahakam yang Hampir Punah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Sebelum benar-benar punah, Pemkab Kukar berupaya melindungi mamalia air tawar itu beserta rumahnya. Lewat terbitnya SK Bupati 75/2020 dan kerja sama pengelolaan kawasan konservasi dengan KKP.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Awalnya, Pesut Mahakam tinggal di hampir seluruh area Sungai Mahakam. Namun seiring industrialisasi sungai, di mana Mahakam menjadi jalur transportasi angkutan orang dan barang. Dari era kayu hingga kini batubara. Membuat keberadaan pesut semakin menurun. Habitatnya pun kini terbatas hanya di kawasan Pela, Kabupaten Kukar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Habitat pesut ini menjadi berkah dan tantangan bagi Pemkab Kukar. Di satu sisi, pesut berhasil menarik kunjungan wisatawan minat khusus. Namun di sisi lain, mereka jadi punya PR untuk melindunginya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekda Kukar, Sunggono mengatakan, pemkab memiliki komitmen yang besar dalam melestarikan habitat Pesut Mahakam.</p>



<p class="wp-block-paragraph"> “Wujud komitmen ini adalah dengan menerbitkan Surat Keputusan Bupati Kukar (Kutai Kartanegara) Nomor 75/2020 tentang Pencadangan Kawasan Konservasi Perairan Habitat Pesut Mahakam,” katanya di <em><a href="https://kaltim.antaranews.com/berita/213189/pemkab-kutai-kartanegara-komitmen-lestarikan-habitat-pesut-mahakam">Antara,</a> </em>Kamis.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Kerja Sama dengan Kementerian</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya menerbitkan SK, Pemkab Kukar juga memperbarui komitmen perlindungan Pesut Mahakam. Dengan menandatangani kerja sama dengan Ditjen Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tentang pengelolaan kawasan konservasi di perairan Mahakam wilayah hulu di Kutai Kartanegara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, penandatanganan matriks kerja pelaksanaan kerja sama yang dilakukan Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Pontianak Iwan Taruna Alkadrie dengan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kutai Kartanegara Muslik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penandatanganan dua kerja sama ini di Gedung Mina Bahari II Ditjen Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut KKP di Jakarta, Selasa (28/5), dihadiri Sekda Kabupaten Kutai Kartanegara Sunggono, Kepala Bagian Kerjasama Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Ismi Nurul Huda, dan perwakilan dari Universitas Mulawarman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kerja sama ini dilakukan sebagai upaya pemerintah daerah dalam melakukan perlindungan terhadap beberapa habitat dalam kawasan konservasi alam, khususnya untuk melindungi Pesut Mahakam,&#8221; lanjut Sunggono.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengemukakan perlu kerja sama dengan kabupaten atau kota lain di Kaltim untuk perlindungan kawasan agar pola perlindungan dan pengawasan wilayah konservasi bisa sinergi dan terkoordinasi dengan baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kerja sama dengan daerah lain perlu dilakukan, ujarnya, karena kawasan tersebut bukan hanya terdapat di satu wilayah, tetapi kawasan konservasi Sungai Mahakam di bagian tengah hingga hulu bersinggungan dengan tiga kabupaten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sungai Mahakam bagian tengah masuk Kabupaten Kutai Kartanegara, sedangkan bagian tengah agak ke hulu hingga paling hulu masuk Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Mahakam Ulu.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Maka perlu adanya kerja sama dalam menjaga kawasan konservasi,&#8221; pungkasnya.<a href="https://kaltimfaktual.co/plaza-21-samarinda-akan-dijadikan-gedung-parkir-segini-potensi-keuntungannya/"> <strong>(dra)</strong></a></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/pemkab-kukar-perbarui-komitmen-perlindungan-pesut-mahakam-yang-hampir-punah/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pemkab-kukar-perbarui-komitmen-perlindungan-pesut-mahakam-yang-hampir-punah/">Pemkab Kukar Perbarui Komitmen Perlindungan Pesut Mahakam yang Hampir Punah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pesut Mahakam Bernama Rexy Ditemukan Tewas di Pulau Harapan Muara Muntai</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/pesut-mahakam-bernama-rexy-ditemukan-tewas-di-pulau-harapan-muara-muntai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 May 2024 12:51:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[VIRAL]]></category>
		<category><![CDATA[Muara Muntai]]></category>
		<category><![CDATA[Pesut Mahakam]]></category>
		<category><![CDATA[pesut mahakam ditemukan mati]]></category>
		<category><![CDATA[pesut mahakam mati]]></category>
		<category><![CDATA[pesut rexy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=33231</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesut Mahakam Rexy ditemukan mati di perairan Pulau Harapan Muara Muntai. Kematian Pesut Rexy menjadi kematian pesut yang ketiga tahun ini. Untuk kesekian kalinya, pesut bernama Rexy ditemukan mati di perairan Sungai Mahakam beberapa waktu lalu. Kematian pesut Rexy ini termasuk kematian pesut ketiga di tahun ini. Bangkai pesut itu ditemukan warga yang kebetulan sedang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pesut-mahakam-bernama-rexy-ditemukan-tewas-di-pulau-harapan-muara-muntai/">Pesut Mahakam Bernama Rexy Ditemukan Tewas di Pulau Harapan Muara Muntai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Pesut Mahakam Rexy ditemukan mati di perairan Pulau Harapan Muara Muntai. Kematian Pesut Rexy menjadi kematian pesut yang ketiga tahun ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk kesekian kalinya, pesut bernama Rexy ditemukan mati di perairan Sungai Mahakam beberapa waktu lalu. Kematian pesut Rexy ini termasuk kematian pesut ketiga di tahun ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bangkai pesut itu ditemukan warga  yang kebetulan sedang berada di perairan Pulau Harapan, Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe  id="_ytid_10809"  width="740" height="416"  data-origwidth="740" data-origheight="416" src="https://www.youtube.com/embed/EJx3GytYiao?enablejsapi=1&#038;autoplay=0&#038;cc_load_policy=0&#038;cc_lang_pref=&#038;iv_load_policy=1&#038;loop=0&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;playsinline=0&#038;autohide=2&#038;theme=dark&#038;color=red&#038;controls=1&#038;disablekb=0&#038;" class="__youtube_prefs__  epyt-is-override  no-lazyload" title="YouTube player"  allow="fullscreen; accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen data-no-lazy="1" data-skipgform_ajax_framebjll=""></iframe>
</div></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Terlihat dua orang warga langsung mengevakuasi pesut malang itu dengan membungkusnya dalam terpal dan diberikan es.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sampai saat ini, peneliti masih menyelidiki penyebab kematian satwa malang yang ditemukan hanyut dan diduga sudah mati pada malam sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pesut yang ditemukan mengapung itu berusia lebih dari 6 tahun. Para peneliti mengenalinya sebagai pesut yang pernah diidentifikasi pada 2017. Ia dinamai Rexy oleh Danielle Kreb, seorang perempuan Belanda yang selama 26 tahun mengabdikan diri meneliti pesut Mahakam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rexy memiliki panjang 2 meter. Ia merupakan pesut jantan yang lahir dari rahim pesut bernama Musmus yang mati terlebih dahulu pada 2021 karena terkena racun yang dipakai untuk menangkap udang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kali ini, Rexy menyusul ibunya sebelum sempat memiliki momongan sendiri, padahal sebentar lagi pesut tersebut masuk ke dalam usia produktif. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/mahyudin-sudah-pkb-kaltim-masih-tunggu-isran-noor-dan-rudy-masud-kembalikan-formulir-pendaftaran-cagub/">(rw)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/pesut-mahakam-bernama-rexy-ditemukan-tewas-di-pulau-harapan-muara-muntai/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pesut-mahakam-bernama-rexy-ditemukan-tewas-di-pulau-harapan-muara-muntai/">Pesut Mahakam Bernama Rexy Ditemukan Tewas di Pulau Harapan Muara Muntai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mr Four, Pesut Dewasa Kaltim Ditemukan Mati</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/mr-four-pesut-dewasa-kaltim-ditemukan-mati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Mar 2024 06:46:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEPUTAR KALTIM]]></category>
		<category><![CDATA[mr. four pesut]]></category>
		<category><![CDATA[pesut kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Pesut Mahakam]]></category>
		<category><![CDATA[pesut mahakam mati]]></category>
		<category><![CDATA[pesut mahakam mr. four]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=29746</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesut Mahakam yang Bernama Mr. Four ditemukan mati beberapa waktu lalu. Untuk mengenang kepergian Pesut Mahakam ini, yuk kenali fakta-fakta seputar Pesut Mahakam. Beberapa waktu lalu, seekor Pesut Mahakam dewasa jantan yang telah dikenal sebagai Mr. Four ditemukan mati. Pengenalan identitasnya berdasarakan catatan yang tercatat sejak tahun 1999 melalui foto-identifikasi sirip punggungnya menunjukkan betapa pentingnya perannya dalam [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/mr-four-pesut-dewasa-kaltim-ditemukan-mati/">Mr Four, Pesut Dewasa Kaltim Ditemukan Mati</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Pesut Mahakam yang Bernama Mr. Four ditemukan mati beberapa waktu lalu. Untuk mengenang kepergian Pesut Mahakam ini, yuk kenali fakta-fakta seputar Pesut Mahakam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa waktu lalu, seekor Pesut Mahakam dewasa jantan yang telah dikenal sebagai Mr. Four ditemukan mati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengenalan identitasnya berdasarakan catatan yang tercatat sejak tahun 1999 melalui foto-identifikasi sirip punggungnya menunjukkan betapa pentingnya perannya dalam penelitian dan pelestarian spesies langka ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam evakuasi Mr Four yang dilakukan oleh Tim Satker BPSPL Pontianak dan BKSDA Kaltim mengisyaratkan keseriusan dalam upaya pelestarian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini, tim BKSDA Kaltim sedang melakukan nekropsi dan analisis laboratorium untuk mengetahui penyebab kematian Mr. Four, sebuah proses yang menyoroti urgensi perlindungan bagi pesut Mahakam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kematian Mr Four bukan hanya kehilangan satu individu, tetapi juga sebuah pengingat akan pentingnya menjaga kelestarian pesut Mahakam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk itu, yuk mengenal 3 fakta seputar Pesut Mahakam.</p>



<h2 class="wp-block-heading">1. Penghuni Asli Sungai Mahakam</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Lumba-lumba air tawar ini merupakan &#8216;penghuni&#8217; asli perairan Sungai Mahakam. Namun meski menjadi hewan ikon sungai terbesar di Kalimantan Timur, pesut mahakam juga dapat ditemukan di beberapa tempat lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pesut ini bisa ditemukan di perairan Danau Jempang, Kabupaten Kutai Barat, Danau Semayang dan Danau Melintang, Kabupaten Kutai Kartanegara.</p>



<h2 class="wp-block-heading">2. Ciri-ciri Fisik Unik Pesut Mahakam</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pesut Mahakam ini memiliki ciri fisik yang unik, lho. Bentuk kepalanya bulat dan matanya kecil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk tubuhnya berwarna abu-abu polos dengan gradasi abu muda sampai tua tanpa motif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pesut ini mempunyai panjang berkisar 1,5 sampai 2,8 meter dengan berat badan antara 114 kilogram sampai 133 kilogram. Sirip punggungnya kecil dan berbentuk bundar dengan posisi di belakang pertengahan punggung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Enggak hanya itu saja, sirip dadanya juga lebar dan membulat, dahinya bundar, dan tak memiliki moncong seperti lumba-lumba pada umumnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">3. Terancam Punah</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sama halnya dengan spesies lumba-lumba lain, pesut mahakam juga tinggal berkelompok, dengan berisi antara tiga sampai enam dalam satu kelompok.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masyarakat dapat menyaksikan banyak pesut berenang bersama.Hal tersebut dimanfaatkan sebagai potensi wisata untuk menarik wisatawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sayangnya, populasi pesut Mahakam tinggal 80 ekor saja di perairan sungai-sungai Kalimantan dan menempati urutan tertinggi sebagai daftar satwa Indonesia yang terancam punah. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/pasar-pagi-mulai-dibongkar-dprd-samarinda-minta-semua-pihak-cooling-down/">(rw)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/mr-four-pesut-dewasa-kaltim-ditemukan-mati/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/mr-four-pesut-dewasa-kaltim-ditemukan-mati/">Mr Four, Pesut Dewasa Kaltim Ditemukan Mati</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Desa Wisata Pela; Rumah Pesut Mahakam yang Perlu Terus Dipromosikan</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/desa-wisata-pela-rumah-pesut-mahakam-yang-perlu-terus-dipromosikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jan 2024 13:13:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI DAN PARIWISATA]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Pela]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wisata Pela]]></category>
		<category><![CDATA[Habitat Pesut Mahakam]]></category>
		<category><![CDATA[Pesut Mahakam]]></category>
		<category><![CDATA[wisata kota bangun]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Kukar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=27933</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menurut Duta Pariwisata Kukar Gita Putri Indriani, Desa Wisata Pela memiliki potensi wisata minat khusus yang begitu besar. Karena menjadi rumah bagi Pesut Mahakam yang terancam punah. Meski jarak menuju Kota Bangun dari Ibu Kota Kaltim cukup jauh. Namun wilayah ini menyimpan banyak sekali keindahan alam. Sekaligus memiliki banyak potensi wisata melalui berbagai desa wisata [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/desa-wisata-pela-rumah-pesut-mahakam-yang-perlu-terus-dipromosikan/">Desa Wisata Pela; Rumah Pesut Mahakam yang Perlu Terus Dipromosikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Menurut Duta Pariwisata <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Kutai_Kartanegara">Kukar</a> Gita Putri Indriani, Desa Wisata Pela memiliki potensi wisata minat khusus yang begitu besar. Karena menjadi rumah bagi Pesut Mahakam yang terancam punah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski jarak menuju Kota Bangun dari Ibu Kota Kaltim cukup jauh. Namun wilayah ini menyimpan banyak sekali keindahan alam. Sekaligus memiliki banyak potensi wisata melalui berbagai desa wisata di sana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari Kota Samarinda perjalanan bisa ditempuh selama kurang lebih 4 jam dengan kendaraan darat, baik mobil ataupun motor. Untuk bisa sampai di sebuah kecamatan yang terletak di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Satu di antara yang menjadi magnet wisatawan. Yakni Desa Wisata Pela. Ditetapkan sebagai desa wisata oleh Pemerintah Kabupaten Kukar pada 16 Juni 2018. Lalu masuk peringkat 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2022.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Desa Pela termasuk perkampungan nelayan karena mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan. Desa ini terletak di tepi anak Sungai Mahakam. Dengan wajah perkampungan yang didominasi oleh rumah dan jembatan kayu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yang menarik. Desa Wisata Pela telah menjadi rumah bagi populasi mamalia asli Kalimantan yang hampir punah. Yakni lumba-lumba air tawar alias Pesut Mahakam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Duta Pariwisata Kukar Gita Putri Indriani &nbsp;yang berasal dari Kota Bangun. Melihat populasi pesut yang sangat dijaga di sana. Jadi upaya koservasi sekaligus potensi wisata yang sangat menarik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Iya ada Pesut Mahakam. Kadang ada yang beruntung ada yang enggak sih, tapi kalau selama saya ke sana, ke Pela tuh pasti lihat,&#8221; jelas Gita Rabu, 17 Januari 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Populasinya cuman ada di Pela aja dan di sana itu enggak ada ponton batubara. Enggak ada lewat karena di situ populasi khusus untuk pesut dijaga banget,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Gita, ini merupakan hal yang sangat baik. Bahkan keberadaan pesut sendiri diabadikan dalam Batik Pela oleh masyarakat setempat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Mereka ada bikin batik khas Pela. Batiknya Itu motifnya motif pesut. Kemarin udah pernah dikirim ke luar negeri juga.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perkembangan Desa Pela saat ini, bagi Gita harus terus dipertahankan. Sekaligus harus lebih gencar upaya promosinya.&nbsp; Agar semakin banyak masyarakat yang tahu dan berkunjung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tapi kalau untuk di Kukar kemarin udah ada anugerah tempat wisata idaman. Nah itu juga jadi motivasi untuk objek wisata yang ada di Kukar supaya bisa lebih aktif lagi mempromosikan wisatanya,&#8221; pungkasnya.<strong> <a href="https://kaltimfaktual.co/jelang-lawan-vietnam-timnas-indonesia-disarankan-main-pasif/">(ens/fth)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/desa-wisata-pela-rumah-pesut-mahakam-yang-perlu-terus-dipromosikan/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/desa-wisata-pela-rumah-pesut-mahakam-yang-perlu-terus-dipromosikan/">Desa Wisata Pela; Rumah Pesut Mahakam yang Perlu Terus Dipromosikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepmen Kawasan Konservasi Mahakam Jadi Kabar Baik untuk Ekosistem Pesut</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/kepmen-kawasan-konservasi-mahakam-jadi-kabar-baik-untuk-ekosistem-pesut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2022 07:52:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEPUTAR KALTIM]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan Pesut]]></category>
		<category><![CDATA[KALTIM]]></category>
		<category><![CDATA[Mahakam]]></category>
		<category><![CDATA[Pesut Mahakam]]></category>
		<category><![CDATA[RASI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=7249</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yayasan Konservasi Rare Aquatic Species of Indonesia (RASI) menyambut baik keluarnya Keputusan Menteri (Kepmen) Kelautan dan Perikanan RI Nomor 49 Tahun 2022 tentang Kawasan Konservasi di Perairan Mahakam Wilayah Hulu, Kutai Kartanegara (Kukar). Regulasi ini membuka potensi keseimbangan hidup antara nelayan, pesut, dan penghuni Mahakam lainnya. RASI adalah yayasan konservasi yang bergerak dalam pelestarian mamalia [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/kepmen-kawasan-konservasi-mahakam-jadi-kabar-baik-untuk-ekosistem-pesut/">Kepmen Kawasan Konservasi Mahakam Jadi Kabar Baik untuk Ekosistem Pesut</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Yayasan Konservasi Rare Aquatic Species of Indonesia (RASI) menyambut baik keluarnya Keputusan Menteri (Kepmen) Kelautan dan Perikanan RI Nomor 49 Tahun 2022 tentang Kawasan Konservasi di Perairan Mahakam Wilayah Hulu, Kutai Kartanegara (Kukar). Regulasi ini membuka potensi keseimbangan hidup antara nelayan, pesut, dan penghuni Mahakam lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">RASI adalah yayasan konservasi yang bergerak dalam pelestarian mamalia <a href="http://Pesut Mahakam">Pesut Mahakam</a>. Tak hanya untuk mamalianya sendiri, tetapi ekosistem sekitarnya pula.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perwakilan Community Outreach and Advocacy RASI Novitasari menyatakan, aturan tersebut disesuaikan dengan zonasi. Sesuai dengan jenis kawasan konservasi yaitu taman wisata pariwisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dengan adanya hal tersebut, maka penggunaan sumber daya alam terutama ikan yang menjadi sumber bagi pakan pesut dan juga sumber mata pencaharian nelayan lokal. Semua hal tersebut akan tertuang dalam dokumen pengelolaan kawasan jangka pendek dan juga jangka panjang,&#8221; jelas Novi kepada Kaltim Faktual.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aturan ini tidak mencakup hanya untuk mamalia Pesut Mahakam saja. Tetapi ekosistem Pesut Mahakam itu pula dituangkan sebagai satu kesatuan. Bisa dikatakan, Pesut Mahakam bisa lestari jika ekosistemnya pun lestari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun sayangnya, aturan ini belum bisa diberlakukan dan diterapkan oleh RASI. Dikarenakan aturan ini belum ditetapkan oleh kementerian. Setelah ditetapkan pun, pihaknya menunggu keluarnya peraturan daerah (perda) Kabupaten Kutai Kertanegara sebagai aturan turunannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Setelah adanya perda, baru bisa diterapkan. Sebenarnya perda itu jadi salah satu solusi juga untuk bahas aturan apa yang boleh dan tidak. Ini kan pengelolaan diserahkan oleh kementerian atau pusat.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi ada juga kemungkinan nanti peraturan dibahas oleh kementerian. Ini tergantung kesepakatan antara pusat sama daerah,&#8221;papar Novi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menunggu aturan tersebut berlaku, pihak RASI terus melakukan koordinasi pasca penetapan kawasan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar. Contohnya pembentukan badan pengelolaan kawasan, penyusunan dokumen pengelolaan dan tindak lanjut pembentukan perda kawasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara keseluruhan, aturan tersebut bisa memberikan langkah tepat untuk mencegah kepunahan mamalia Pesut Mahakam yang saat ini jumlahnya hanya sekitar 60-65 ekor saja. <strong>(ng)</strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/kepmen-kawasan-konservasi-mahakam-jadi-kabar-baik-untuk-ekosistem-pesut/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/kepmen-kawasan-konservasi-mahakam-jadi-kabar-baik-untuk-ekosistem-pesut/">Kepmen Kawasan Konservasi Mahakam Jadi Kabar Baik untuk Ekosistem Pesut</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
