<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Situs Hindu Kukar Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/situs-hindu-kukar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/situs-hindu-kukar/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Jan 2024 14:51:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>Situs Hindu Kukar Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/situs-hindu-kukar/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>‘Kiblat’ Umat Hindu Indonesia Ada di Kukar, tapi Kurang Terekspos</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/kiblat-umat-hindu-indonesia-ada-di-kukar-tapi-kurang-terekspos/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jan 2024 14:39:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI DAN PARIWISATA]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Persahabatan Kukar]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Kalung Uncal]]></category>
		<category><![CDATA[Situs Hindu Kukar]]></category>
		<category><![CDATA[Situs Hindu Muara Kaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=27317</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menurut Bunga Cantika, Kukar memiliki banyak potensi wisata yang belum terekspos maksimal. Seperti pusat peribadahan umat Hindu Indonesia, yang terletak di Muara Kaman. Provinsi Kalimantan Timur memiliki begitu banyak destinasi wisata. Tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Termasuk di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar). Pesona dan keunikannya tersebar di berbagai kecamatan. Ada wisata alam, pesisir, edukasi, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/kiblat-umat-hindu-indonesia-ada-di-kukar-tapi-kurang-terekspos/">‘Kiblat’ Umat Hindu Indonesia Ada di Kukar, tapi Kurang Terekspos</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Menurut Bunga Cantika, Kukar memiliki banyak potensi wisata yang belum terekspos maksimal. Seperti pusat peribadahan umat Hindu Indonesia, yang terletak di Muara Kaman.</p>



<p>Provinsi Kalimantan Timur memiliki begitu banyak destinasi wisata. Tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Termasuk di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar). Pesona dan keunikannya tersebar di berbagai kecamatan. Ada wisata alam, pesisir, edukasi, sejarah, religi, hingga kebudayaan.</p>



<p>Namun menurut Dara Persahabatan Kutai Kartanegara 2023 Nur Bunga Dwi Cantika. Banyak dari potensi itu belum berkembang karena beberapa hal. Semisal, Kukar punya wisata religi yang merupakan kiblat umat Hindu tertua di Indonesia. Merupakan hasil peninggalan sejarah dari Kerajaan Kutai Martadipura, letaknya di Desa Brubus, Kecamatan Muara Kaman.</p>



<p>&#8220;Biasanya orang Hindu, dari luar daerah ibadah di <a href="https://kaltimkece.id/warta/kutai-kartanegara/merananya-museum-purbakala-muara-kaman-anggaran-pemeliharaan-rata-rata-hanya-rp-8-juta-sebulan">Muara Kaman</a>. Jadi semacam pusat spiritual atau religi mereka ada di sana, banyak juga yang ibadah dari luar,&#8221; jelas Bunga belum lama ini.</p>



<p>&#8220;Tapi mungkin belum terekspos ya, jadi banyak juga yang belum tahu. Padahal bagus kan kalau bisa ngerasain vibesnya,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Lanjut Bunga, di Ibu Kota Kukar: Tenggarong. Juga ada Museum Mulawarman, yang menyimpan kalung uncal. Bukti peninggalan kerajaan karena merupakan atribut dari Kerajaan Kutai Martadipura (mulawarman). Yang digunakan oleh Sultan Kutai Kartanegara.</p>



<p>&#8220;Itu kalungnya cuma ada dua di dunia. Satu di India satunya di Tenggarong gitu. Jadi kalau dicari atau diulik banget, Tenggarong sekaya itu.&#8221;</p>



<p>Bunga juga menyebut alternatif wisata lain seperti Planetarium, atau wisata alam yang lekat dengan sejarah, ada Pulau Kumala. Atau Air Terjun Perjiwa. Dan masih banyak lagi destinasi wisata yang ada di Kukar.</p>



<p>Namun menurut Bunga, akses untuk wisatawan bisa menyusuri atau mengelilingi berbagai destinasi wisata di Kukar dalam satu waktu masih terbilang cukup sulit. Sebab antara lokasi satu dengan lokasi lainnya memiliki jarak yang cukup jauh.</p>



<p>Bunga melihat penting untuk sarana penunjang seperti jalur wisata yang nyaman dan tidak rusak. Atau bahkan ada alat transportasi khusus untuk mengunjungi area wisata di Kukar.</p>



<p>&#8220;Kita ini lumayan jauh, jadi mungkin satu hari itu enggak puas gitu loh. Satu hari menyusuri Kutai Kartanegara. Kayaknya Butuh waktu tiga empat harian deh untuk bisa eksplor ke seluruh tempat,&#8221; pungkasnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/mahasiswa-unmul-dari-luar-daerah-bisa-nyoblos-di-samarinda-syaratnya-ini/">(ens/dra)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/kiblat-umat-hindu-indonesia-ada-di-kukar-tapi-kurang-terekspos/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/kiblat-umat-hindu-indonesia-ada-di-kukar-tapi-kurang-terekspos/">‘Kiblat’ Umat Hindu Indonesia Ada di Kukar, tapi Kurang Terekspos</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
