<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sudut pandang Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/sudut-pandang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/sudut-pandang/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Jan 2024 00:44:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>sudut pandang Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/sudut-pandang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tren Wisata Alam Sedang Bagus, Lempake Perlu Dioptimalkan Lagi</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/tren-wisata-alam-sedang-bagus-lempake-perlu-dioptimalkan-lagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jan 2024 00:44:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI DAN PARIWISATA]]></category>
		<category><![CDATA[Betapus]]></category>
		<category><![CDATA[sudut pandang]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Alam Samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Samarinda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=27527</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menurut Duta Wisata Kaltim, Arif Noor Gunawan. Potensi wisata sawah di Lempake bisa menjadi solusi bagi Samarinda yang kekurangan wisata alam. Di tengah tren berwisata ke alam terbuka yang sedang tinggi saat ini. Lempake adalah sebuah kawasan di Samarinda Utara yang banyak terdapat rawa. Maka selain dimanfaatkan untuk membangun bendungan. Di daerah tersebut juga dikembangkan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/tren-wisata-alam-sedang-bagus-lempake-perlu-dioptimalkan-lagi/">Tren Wisata Alam Sedang Bagus, Lempake Perlu Dioptimalkan Lagi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Menurut Duta Wisata Kaltim, Arif Noor Gunawan. Potensi wisata sawah di Lempake bisa menjadi solusi bagi <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Samarinda">Samarinda</a> yang kekurangan wisata alam. Di tengah tren berwisata ke alam terbuka yang sedang tinggi saat ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lempake adalah sebuah kawasan di Samarinda Utara yang banyak terdapat rawa. Maka selain dimanfaatkan untuk membangun bendungan. Di daerah tersebut juga dikembangkan sektor pertanian padi sawah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bicara soal potensi wisata, sebenarnya sudah sejak lama Lempake menarik minat warga. Dulunya, cuma ada Bendungan Benanga. Meski sejauh mata memandang hanya rawa yang dipenuhi eceng gondok. Tetap saja kawasan itu ramai pengunjung saban harinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekitar setahun terakhir, sebuah destinasi wisata kuliner muncur secara alami di Betapus. Berawal dari kegemaran warga yang suka mendatangi tempat itu saat banjir. Para pedagang makanan lalu memanfaatkan momentum dengan berjualan di area persawahan, di dekat jembatan, tempat warga biasanya berkumpul.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pemandangan sawah, wisata kuliner Betapus selalu ramai setiap sore, apalagi akhir pekan. Pengunjungnya dari berbagai kalangan. Yang sama hanya keinginannya. Yakni mencari tempat yang tenang, untuk menghabiskan waktu bersama keluarga atau orang terdekat. Di balik hiruk pikuk Kota Samarinda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melihat kesuksesan Betapus. Tak lama berselang muncul wisata baru. Namanya Sudut Pandang. Dikelola oleh swasta. Tempat ini juga menawarkan pemandangan sawah. Kalau senja, beh, lebih mantep. Karena bisa menikmati sawah plus sunset.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sudut Pandang sempat viral. Dan meski tingkat kunjungannya menurun, namun masih tergolong stabil.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Prospek Lempake</strong></h2>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, menurut Duta Wisata Kaltim Arif Noor Gunawan, Lempake masih bisa dikembangkan lagi. Tidak perlu muluk-muluk. Cukup maksimalkan potensi yang ada, yakni sawah dan rawanya. Karena memang itu kekuatan utamanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terlebih tren wisata saat ini sedang mengarah ke alam. Terbukti di dua musim liburan terakhir, banyak warga Samarinda yang berbondong-bondong ke luar kota untuk menikmati pantai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, wisata sawah bisa menjadi alternatif wisata alam dalam kota yang ramah kantong. Serta memberi pilihan bagi lebih banyak kalangan. Terutama warga dengan ekonomi menengah ke bawah yang tak bisa sering ke luar kota. Ataupun menengah ke atas yang tak punya banyak waktu untuk berwisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Melihat tren pariwisata saat ini lebih ke arah menikmati senja di sore hari. Dengan pemandangan padi yang indah. Harapannya dengan adanya pemicu pariwisata ini bisa memunculkan objek wisata lain yang berada di sekitar lokasi objek wisata yang sedang viral (Sudut Pandang dan Betapus),&#8221; kata Arif, baru-baru ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk menciptakan wisata sawah yang lebih matang. Arif menyarankan agar petani mulai melihat prospek wisata ini. Sehingga mengatur waktu tanam, agar lebih sustain. Sementara pengembang wisata membuat fasilitas penunjangnya, seperti gazebo, tempat foto, dan lainnya. Perlu ada kerja sama yang baik, dengan orientasi sama-sama profit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita bisa berkaca dengan objek wisata di Magelang bernama Svargabumi yang serupa dengan konsep dari Sudut Pandang ini,&#8221; pungkasnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/novi-umar-siapkan-anthem-baru-jadilah-sang-juara-untuk-borneo-fc-akan-rilis-bulan-ini/">(dmy/dra)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/tren-wisata-alam-sedang-bagus-lempake-perlu-dioptimalkan-lagi/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/tren-wisata-alam-sedang-bagus-lempake-perlu-dioptimalkan-lagi/">Tren Wisata Alam Sedang Bagus, Lempake Perlu Dioptimalkan Lagi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sempat Ngetren, Wisata Sawah Sudut Pandang Kini Menurun</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/sempat-ngetren-wisata-sawah-sudut-pandang-kini-menurun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jan 2024 12:22:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI DAN PARIWISATA]]></category>
		<category><![CDATA[lempake]]></category>
		<category><![CDATA[SAMARINDA]]></category>
		<category><![CDATA[Sawah Samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[sudut pandang]]></category>
		<category><![CDATA[sudut pandang samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[wisata sawah samarinda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=27431</guid>

					<description><![CDATA[<p>Wisata Sawah Sudut Pandang di Samarinda yang sempat viral pada 2023, kini tak seramai dulu. Tren&#160; terus bergeser seiring banyaknya alternatif lokasi refreshing di Benua Etam. Wisata Sudut Pandang menjadi salah satu pilihan destinasi yang unik bagi masyarakat Kota Samarinda. Dengan&#160; view hamparan sawah yang indah dan memanjakan mata. Destinasi wisata yang terletak di Jalan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/sempat-ngetren-wisata-sawah-sudut-pandang-kini-menurun/">Sempat Ngetren, Wisata Sawah Sudut Pandang Kini Menurun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Wisata Sawah Sudut Pandang di Samarinda yang sempat viral pada 2023, kini tak seramai dulu. Tren&nbsp; terus bergeser seiring banyaknya alternatif lokasi refreshing di Benua Etam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wisata Sudut Pandang menjadi salah satu pilihan destinasi yang unik bagi masyarakat Kota Samarinda. Dengan&nbsp; view hamparan sawah yang indah dan memanjakan mata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Destinasi wisata yang terletak di Jalan Giri Rejo, Lempake <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Samarinda">Samarinda Utara</a> ini menawarkan spot-spot foto yang instagramable. Gazebo yang teduh untuk beristirahat. Sepeda ontel hingga motor astrea, membuat pengunjung dapat merasakan nuansa di tengah pedesaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya itu, terdapat juga mini cafe dengan makanan yang enak dan ramah&nbsp; kantong. Tempat ini terwujud dari kreativitas dan inovasi warga lokal dalam mengembangkan potensi pariwisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perjalanan menuju Sudut Pandang dari loket masuk tergolong singkat. Sehingga, memudahkan pengunjung untuk segera menikmati keindahan sawah yang tersedia.</p>



<h2 class="wp-block-heading">HISTORI PERJALANAN</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pengelola Sudut Pandang, Ary Dirga mengungkapkan ide tercetusnya pembangunan wisata sudut pandang ini, didasarkan ketertarikannya dengan wisata persawahan. Terlebih, wisata persawahan seperti betapus sempat menjadi tempat wisata ikonik warga lempake.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Awalnya saya belajar dari wisata betapus tapi untuk pengelolaannya masih perorangan seperti warung-warung. Belum ada yang ngelola secara profesional. Mentok mentoknya ada beberapa warga sekitar yang punya inisiatif mengelola kebersihannya,&#8221; ungkap Ary.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Atas kesenangannya terhadap persawahan tersebut, akhirnya Ary terpacu membangun tempat wisata dengan pengelolaan yang lebih profesional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dari situ saya coba cari tempat lain. Awalnya saya juga ada ke lokasi lahan yang dekat betapus itu, tapi gak jadi. Lalu dapat tempat ini. Bisa kelola dan saya buka tema sesuai yang saya mau,&#8221; terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, tingginya jumlah pengunjung saat ini tak sebanyak awal wisata itu di buka. Ary menyayangkan untuk jumlah wisatawan sekarang sudah mulai menurun dibanding sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pas di awal awal itu sempat overload&nbsp; di luar kapasitas. Karena mungkin warga Samarinda penasaran di awal jadi langsung rame,&#8221; ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sekarang di hari sabtu minggu rame kalau di hari biasa masih standar,&#8221; sambungnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembangunan wisata sudut pandang ini ternyata tidaklah mudah. Ary mengaku dirinya telah menggagas pembangunan ini sejak akhir tahun 2022 lalu. Dan baru bisa di buka untuk umum pada tahun 2023.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya bangun sebenarnya lama dari awal tahun 2023 itu. Bahkan akhir tahun 2022 itu. Di Agustus 2023 baru rame,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk kapasitas fasilitas yang di sediakan di wisata ini terdiri dari gazebo, kursi lipat, toilet, mushola dan meja panjang yang mengarah langsung ke pemandangan hamparan sawah lempake.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kapasitasnya perhari 100 orang aja dari gazebo, kursi lipat sama meja panjang yang saya siapkan Itu kurang lebih 100,&#8221; pungkasnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/rumah-jabatan-bupati-ppu-harus-bisa-ditempati-tahun-ini/">(dmy/gdc)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/sempat-ngetren-wisata-sawah-sudut-pandang-kini-menurun/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/sempat-ngetren-wisata-sawah-sudut-pandang-kini-menurun/">Sempat Ngetren, Wisata Sawah Sudut Pandang Kini Menurun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemandangan Sawah ala Jogja di Samarinda</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/pemandangan-sawah-ala-jogja-di-samarinda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Sep 2023 04:39:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI DAN PARIWISATA]]></category>
		<category><![CDATA[SAMARINDA]]></category>
		<category><![CDATA[sawah lempake]]></category>
		<category><![CDATA[sudut pandang]]></category>
		<category><![CDATA[sudut pandang lempake]]></category>
		<category><![CDATA[sudut pandang samarinda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=19343</guid>

					<description><![CDATA[<p>Enggak usah  jauh-jauh healing ke luar kota buat lihat sawah. Sekarang di Samarinda ada juga kok tempat yang lagi hits dengan tema sawah sebagai pemandangannya. Ala-ala di Jogja gitu deh. Penasaran enggak tempatnya dimana? Simak artikel ini sampai habis. Samarinda tidak pernah kehabisan ide untuk membuat tempat-tempat yang menarik wisatawan. Walaupun kebanyakan wisata buatan, sih. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pemandangan-sawah-ala-jogja-di-samarinda/">Pemandangan Sawah ala Jogja di Samarinda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Enggak usah  jauh-jauh <em>healing</em> ke luar kota buat lihat sawah. Sekarang di Samarinda ada juga kok tempat yang lagi hits dengan tema sawah sebagai pemandangannya. Ala-ala di Jogja gitu deh. Penasaran enggak tempatnya dimana? Simak artikel ini sampai habis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Samarinda tidak pernah kehabisan ide untuk membuat tempat-tempat yang menarik wisatawan. Walaupun kebanyakan wisata buatan, sih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun tenang aja, sekarang ada tempat yang lagi ramai di media sosial yaitu tempat <em>healing</em> dengan pemandangan sawah dan sunset yang memanjakan mata ala-ala tempat hits di Jogja. Tempat ini bernama Sudut Pandang.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.instagram.com/sudutpandang_official/">Sudut Pandang</a> berlokasi di Jalan Giri Rejo, Lempake, Samarinda. Harga Tiket Masuk (HTM) ke lokasi ini cukup murah, lho! Kamu hanya perlu membayar Rp10 Ribu, sedangkan untuk kamu yang memiliki KTP Lempake, kamu cukup membayar Rp5 Ribu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari loket masuk menuju lokasi yang dituju enggak begitu jauh, kamu hanya perlu sedikit jalan kaki untuk mencari posisi enak buat duduk menikmati indahnya sawah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oh iya, jangan lupa ya pesan camilan untuk menemani kalian bersantai di tempat ini. Untuk harga makanan dan minumannya cukup bersahabat dengan isi dompetmu, kok. Mulai dari Rp5 Ribu, lho!</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jadi tunggu apa lagi, yuk buruan mampir kesini bareng bestie dan keluargamu. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/mahakam-lampion-garden-siap-jalankan-4-rekomendasi-disporapar-saat-lebaran/">(RW)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/pemandangan-sawah-ala-jogja-di-samarinda/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pemandangan-sawah-ala-jogja-di-samarinda/">Pemandangan Sawah ala Jogja di Samarinda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
