<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tikus Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/tikus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/tikus/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Feb 2025 16:28:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>Tikus Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/tikus/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pentas Monolog Awal Tahun: Hadiah Indah dari Teater KAH</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/pentas-monolog-awal-tahun-hadiah-indah-dari-teater-kah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Feb 2025 16:27:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HIBURAN]]></category>
		<category><![CDATA[SAMARINDA]]></category>
		<category><![CDATA[KAH]]></category>
		<category><![CDATA[Monolog]]></category>
		<category><![CDATA[Pesan]]></category>
		<category><![CDATA[Seni]]></category>
		<category><![CDATA[Teater]]></category>
		<category><![CDATA[Tikus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=46159</guid>

					<description><![CDATA[<p>Seni teater monolog hadir sebagai pembuka tahun dengan suguhan istimewa dari Teater KAH Samarinda. Mementaskan naskah &#8220;AO&#8221;, pertunjukan ini memikat penonton dengan paduan pencahayaan, tata panggung, dan akting memukau yang berujung pada riuh tepuk tangan. Teater KAH, komunitas teater berbasis di Samarinda yang berdiri sejak 12 Desember 2014, mengusung slogan &#8220;Begaduh Forever&#8221; dengan ideologi &#8220;Kami [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pentas-monolog-awal-tahun-hadiah-indah-dari-teater-kah/">Pentas Monolog Awal Tahun: Hadiah Indah dari Teater KAH</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Seni teater monolog hadir sebagai pembuka tahun dengan suguhan istimewa dari Teater KAH Samarinda. Mementaskan naskah &#8220;AO&#8221;, pertunjukan ini memikat penonton dengan paduan pencahayaan, tata panggung, dan akting memukau yang berujung pada riuh tepuk tangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Teater KAH, komunitas teater berbasis di Samarinda yang berdiri sejak 12 Desember 2014, mengusung slogan &#8220;Begaduh Forever&#8221; dengan ideologi &#8220;Kami Ada, Kami Berkarya.&#8221; Pada Minggu 23 Februari 2025, mereka mementaskan naskah sebanyak dua sesi di Gedung HA Rizani Asnawi, Taman Budaya Kaltim. Sesi pertama pukul 16.00 WITA dan sesi kedua pukul 20.00 WITA.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Satu Aktor, Panggung yang Berbicara</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Pementasan monolog yang ditulis oleh Achmad Muslih Navis ini diperankan oleh Bhuyung Ardiansyah, satu-satunya aktor yang mendominasi panggung dari awal hingga akhir. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak memasuki area tempat duduk, penonton disambut alunan musik Belum Ada Satu Bulan dari Bernadya dan Mesra-mesranya Kecil-kecilan Dulu milik Sal Priadi. Suasana gelap semakin menguatkan antisipasi sebelum akhirnya sorot cahaya menerangi panggung utama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Buyung tampil rapi dengan jas dan dasi di atas kemeja putihnya. Ia muncul dari balik tirai kayu bergambar luar angkasa dipenuhi uang, satu-satunya properti yang berdiri di tengah luasnya panggung. Dalam monolognya, ia memerankan seekor tikus, simbol yang sering diasosiasikan dengan koruptor di negeri ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cerita diawali dengan kisah dua ekor tikus yang jatuh ke dalam tangki susu, yang kemudian berkembang menjadi refleksi keserakahan dan kekuasaan. Karakter tikus yang ia perankan perlahan bertransformasi menjadi sosok angkuh dan sombong.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tanpa menunggu malam, mereka berebut mencium tanganku. Kiri-kanan, kulihat saja ramai pejabat cium tanganku,&#8221; ucapnya sambil menyanyikan lirik tersebut dengan nada Naik-naik ke Puncak Gunung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seiring jalannya cerita, kesombongan tikus itu semakin menjadi-jadi. Ia mulai menganggap dirinya sebagai Tuhan, melantunkan bait-bait serupa ayat suci. Pementasan mencapai klimaks ketika penonton serempak meneriakkan &#8220;AO&#8221;—sebuah momen yang menggetarkan, serupa dengan ucapan Aamiin dalam salat.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Simbolisme Kuat dan Kritik Tajam</h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="720" height="401" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/02/1000007082.jpg" alt="" class="wp-image-46160" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/02/1000007082.jpg 720w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/02/1000007082-300x167.jpg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2025/02/1000007082-18x10.jpg 18w" sizes="(max-width: 720px) 100vw, 720px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Visual dan efek panggung semakin memperkuat pesan pertunjukan. Gelembung balon air, perubahan warna lampu, serta aksi aktor yang berlari, berguling, dan berteriak menghadirkan atmosfer yang intens. Dalam adegan klimaks, si tikus menghamburkan uang merah ke arah penonton, melambangkan keserakahan. Beberapa penonton bahkan tampak mengantongi uang tiruan bergambar manusia berkepala tikus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, kesombongan itu perlahan berubah menjadi kelemahan. Sorot lampu dari samping memperlihatkan sosok tikus yang kini manja dan tunduk pada &#8220;Tuhan&#8221;-nya. Hingga akhirnya, adegan penutup menyajikan suara tabrakan kendaraan dan panggung yang kembali gelap—tanda bahwa kekuasaan yang semu harus berakhir.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pentas yang Menggugah dan Sarat Makna</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai penutup, sesi diskusi karya digelar bersama para pelaku seni dan pegiat teater. Pertunjukan ini tak hanya berhasil menghibur, tetapi juga menyampaikan kritik sosial dan refleksi spiritual yang mendalam. Dengan kombinasi seni, simbolisme, dan pesan kuat tentang ketamakan manusia, pentas ini menjadi hadiah indah di awal tahun bagi pencinta teater di Samarinda. <strong>(nkh/sty)</strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/pentas-monolog-awal-tahun-hadiah-indah-dari-teater-kah/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/pentas-monolog-awal-tahun-hadiah-indah-dari-teater-kah/">Pentas Monolog Awal Tahun: Hadiah Indah dari Teater KAH</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada! Penyakit Leptospirosis Ditemukan di Kaltim</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/waspada-penyakit-leptospirosis-ditemukan-di-kaltim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Oct 2023 11:53:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEPUTAR KALTIM]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Kencing Tikus]]></category>
		<category><![CDATA[Leptospirosis]]></category>
		<category><![CDATA[Leptospirosis Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Tikus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=20828</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penyakit Leptospirosis yang disebabkan oleh pipis tikus mulai masuk ke Kaltim. Ada satu pasien positif di Kutai Barat. Satu lagi pasien di Bontang meski masih dugaan. Leptospirosis merupakan penyakit langka yang disebabkan oleh air urine tikus. Penyakit ini mulai mewabah di Indonesia. Di Jawa Timur, yang menjadi lokasi awal penularan kasus, ditemukan 249 kasus di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/waspada-penyakit-leptospirosis-ditemukan-di-kaltim/">Waspada! Penyakit Leptospirosis Ditemukan di Kaltim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap wp-block-paragraph">Penyakit Leptospirosis yang disebabkan oleh pipis <a href="https://www.klikdokter.com/info-sehat/kesehatan-umum/info-kencing-tikus-penyebab-difteri-beredar-lagi-bagaimana-faktanya">tikus</a> mulai masuk ke Kaltim. Ada satu pasien positif di Kutai Barat. Satu lagi pasien di Bontang meski masih dugaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Leptospirosis merupakan penyakit langka yang disebabkan oleh air urine tikus. Penyakit ini mulai mewabah di Indonesia. Di Jawa Timur, yang menjadi lokasi awal penularan kasus, ditemukan 249 kasus di tahun ini. Tersebar di daerah Pacitan, Probolinggo, Gresik, Lumajang, Sampang dan Tulungagung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim Jaya Mualimin mengimbau masyarakat Kaltim tetap waspada .</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Leptospirosis bisa menular melalui kontak air atau tanah yang tercemar kencing tikus,&#8221; ungkapnya, Kamis 5 Oktober 2023.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gejala penyakit ini ditandai demam di atas 38 derajat celcius, sakit kepala, nyeri otot, kuning, dan gangguan ginjal. Penularannya dapat terjadi melalui kulit lecet saat berkontak langsung dengan genangan banjir, air sungai, danau, selokan, saluran air, sawah, dan lumpur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini Dinkes Kaltim tengah melakukan beberapa pemeriksaan sampel hewan penular di daerah Kutai Barat dan Bontang setelah ditemukan satu kasus positif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Masih kami dalami, apakah ada orang yang terkena saat mandi atau mengkonsumsi air yang tercemar kencing tikus. Kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan di Mahakam Ulu, karena sudah ada laporan dari sana,&#8221; sambungnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, untuk mencegah mewabahnya penyakit ini, Dinkes Kaltim mengimbau masyarakat terus menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kontak langsung dengan genangan air dan tanah yang terkontaminasi kencing tikus &#8212; yang diduga sebagai pemicu penularan penyakit Leptospirosis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dinkes juga bekerja sama dengan OPD terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pertanian Dinas Lingkungan Hidup (DLH).</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tindakan preventif kita lakukan agar semua pihak tidak menganggap remeh penyakit ini. Jika ada yang merasakan gejalanya, mohon segera periksakan. Menjaga agar tidak mewabah, jangan menganggap sepele,&#8221; pungkasnya.<a href="https://kaltimfaktual.co/habis-libas-mu-borneo-fc-pede-taklukkan-arema-fc/"> <strong>(dmy/gdc/dra)</strong></a></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-8f761849 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background wp-block-paragraph" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/waspada-penyakit-leptospirosis-ditemukan-di-kaltim/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/waspada-penyakit-leptospirosis-ditemukan-di-kaltim/">Waspada! Penyakit Leptospirosis Ditemukan di Kaltim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
