<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Upacara Melasti Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<atom:link href="https://kaltimfaktual.co/tag/upacara-melasti/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/upacara-melasti/</link>
	<description>Mengabarkan Menginspirasi &#38; Menyenangkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 08 Mar 2024 15:51:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/04/cropped-ab250959a0684d6d235c1bf402c8efd8-32x32.png</url>
	<title>Upacara Melasti Arsip | Kaltim Faktual</title>
	<link>https://kaltimfaktual.co/tag/upacara-melasti/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bukan di Pantai, Umat Hindu Samarinda Gelar Upacara Melasti di Sungai Mahakam</title>
		<link>https://kaltimfaktual.co/bukan-di-pantai-umat-hindu-samarinda-gelar-upacara-melasti-di-sungai-mahakam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Mar 2024 15:50:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SAMARINDA]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Nyepi 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Mahakam]]></category>
		<category><![CDATA[Teluk Lerong Garden]]></category>
		<category><![CDATA[Umat Hindu Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Upacara Melasti]]></category>
		<category><![CDATA[Upacara Melasti Samarinda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kaltimfaktual.co/?p=30089</guid>

					<description><![CDATA[<p>Umat Hindu di Samarinda merasakan kesenangan berbeda, karena tahun ini mereka bisa menggelar Upacara Melasti di kota sendiri. Biasanya, mesti mencari pantai di luar daerah. Upacara Melasti termasuk dalam rangkaian awal perayaan Hari Raya Nyepi. Secara filosofis, upacara ini merupakan ritual untuk menghanyutkan kotoran alam menggunakan air kehidupan. Dalam kepercayaan umat Hindu, air kehidupan berasal [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/bukan-di-pantai-umat-hindu-samarinda-gelar-upacara-melasti-di-sungai-mahakam/">Bukan di Pantai, Umat Hindu Samarinda Gelar Upacara Melasti di Sungai Mahakam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-drop-cap">Umat Hindu di Samarinda merasakan kesenangan berbeda, karena tahun ini mereka bisa menggelar Upacara <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Melasti">Melasti</a> di kota sendiri. Biasanya, mesti mencari pantai di luar daerah.</p>



<p>Upacara Melasti termasuk dalam rangkaian awal perayaan Hari Raya Nyepi. Secara filosofis, upacara ini merupakan ritual untuk menghanyutkan kotoran alam menggunakan air kehidupan.</p>



<p>Dalam kepercayaan umat Hindu, air kehidupan berasal dari laut dan danau. Maka upacara ini kerap dilaksanakan di pantai atau tepi danau. Selain menghanyutkan beberapa sesaji sebagai simbol Trimurti, 3 dewa dalam agama Hindu, yaitu Wisnu, Siwa, dan Brahma, serta Jumpana, singgasana Dewa Brahma. Mereka juga membersihkan beberapa benda penting dari pura. Menambah kesakralan, pemuka agama melakukan ritual memercikan air suci kepada semua orang yang hadir.</p>



<p>Tampak hadir dalam upacara yang berlangsung dari jam 6 pagi sampai 12 siang itu. Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Kaltim, I Made Subamia dan Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI)&nbsp; Kota Samarinda, I ketut witana.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="800" height="450" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/03/MELASTI.jpeg" alt="" class="wp-image-30091" srcset="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/03/MELASTI.jpeg 800w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/03/MELASTI-300x169.jpeg 300w, https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2024/03/MELASTI-768x432.jpeg 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></figure>



<p>I Made Subamia menyebut bahwa Upacara Melasti tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Karena saat ini, Indonesia sedang dalam tahun politik.</p>



<p>“Upacara Melasti ini dilakukan sebagai rangkaian acara untuk Perayaan Hari Nyepi. Rangkaian acara akan dilaksanakan 4 hari,” ucapnya.</p>



<p>“Dari sekarang Melasti, kemudian besok taragong, kemudian pra penyepian, puncaknya Nyepi itu sendiri, dan ngembak geni,” tambahnya.</p>



<p>Pada kesempatan sebelumnya, umat Hindu di Samarinda akan melaksanakan ritual ini di luar kota. Mengingat di Samarinda tidak ada pantai maupun danau alam. Namun kali ini terlaksana di Sungai Mahakam.</p>



<p>Pemilihan Mahakam tentu bukan karena faktor jarak saja. Namun sungai ini juga menghidupi manusia, hewan, dan tumbuhan. Dan sebagai sarana manusia mencari kehidupan.</p>



<p>“Suatu kebahagiaan dan suatu kehormatan juga, karena kami diberikan izin oleh Wali Kota Samarinda. Jadi kami sanggat bangga dapat melakukan upacara di tempat sendiri,” tuturnya.</p>



<p>“Karena biasanya kami ke pantai. Tapi tahun ini kami merayakan di wilayah yang ditempati,” pungkasnya. <strong><a href="https://kaltimfaktual.co/golkar-5-kursi-dprd-haji-acong-intip-peluang-di-pilbup-kutai-barat/">(gig/dra)</a></strong></p>



<div class="wp-block-columns is-layout-flex wp-container-core-columns-is-layout-9d6595d7 wp-block-columns-is-layout-flex">
<div class="wp-block-column has-small-font-size is-layout-flow wp-block-column-is-layout-flow" style="flex-basis:100%">
<p class="has-text-align-center has-black-color has-white-background-color has-text-color has-background" style="font-size:18px;font-style:italic;font-weight:700;letter-spacing:0px">Ikuti Berita lainnya di <a href="https://news.google.com/s/CBIwysi4kpkB?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1"><img decoding="async" style="width: 200px;" src="https://kaltimfaktual.co/wp-content/uploads/2023/03/Logo-Google-News-removebg-preview.png" alt="Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png"></a></p>
</div>
</div>
<div class="fb-background-color">
			  <div 
			  	class = "fb-comments" 
			  	data-href = "https://kaltimfaktual.co/bukan-di-pantai-umat-hindu-samarinda-gelar-upacara-melasti-di-sungai-mahakam/"
			  	data-numposts = "10"
			  	data-lazy = "true"
				data-colorscheme = "light"
				data-order-by = "social"
				data-mobile=true>
			  </div></div>
		  <style>
		    .fb-background-color {
				background: #ffffff !important;
			}
			.fb_iframe_widget_fluid_desktop iframe {
			    width: 100% !important;
			}
		  </style>
		  <p>Artikel <a href="https://kaltimfaktual.co/bukan-di-pantai-umat-hindu-samarinda-gelar-upacara-melasti-di-sungai-mahakam/">Bukan di Pantai, Umat Hindu Samarinda Gelar Upacara Melasti di Sungai Mahakam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kaltimfaktual.co">Kaltim Faktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
