Connect with us

OLAHRAGA

Tiba di Samarinda, Pieter Huistra Tak Sabar Mulai Bekerja

Published

on

pieter huistra tiba
Pieter Hustira tiba di Samarinda pada Selasa malam. (Ahmad/Kaltim Faktual)

Pelatih anyar Borneo FC Pieter Huistra tiba di Samarinda Selasa malam. Ketika ditanya apa yang mau dia lakukan pertama kali. Dia jawab, bekerja untuk tim.

Pieter Huistra sudah beberapa hari terakhir berada di Jakarta. Untuk mengurus finalisasi negoisasi dengan Borneo FC Samarinda. Pada Selasa 21 Februari malam, eks pelatih Ajax U-21 itu tiba di Samarinda.

Ia tiba di Hotel Bumi Senyiur pada jam 8 malam, dan langsung memesan kamar bersama agennya. Ia sempat bersua dengan Iwan Setiawan di lobi hotel. Dan berbincang tipis-tipis. Sekadar say hi, and good luck.

Tak berselang lama, Pieter Huistra melakukan wawancara singkat dengan media ofisial klub.

Baca juga:   Head to Head Persebaya Vs Borneo FC; Pesut Etam Unggul Jauh

Wawancara Perdana Pieter Huistra

“Senang bisa kembali ke Indonesia. Saya selalu berpikir bahwa suatu saat, saya akan kembali ke negara ini.”

“Dan hari itu telah tiba, saya di sini sekarang, dan saya jadi tidak sabar untuk memulai pekerjaan.”

“Saya sudah beberapa hari di Jakarta dan sudah lumayan terbiasa karena saya pernah tinggal di sana.”

“Di Borneo saya harus cari tahu lebih banyak dan pelajari tentang klub dan pemain.”

“Jadi ini akan menjadi menarik untuk beberapa bulan ke depan.”

“(Yang ingin dilakukan begitu tiba di Samarinda) saya mau langsung bergabung dengan tim, suporter juga. Saya ingin membantu Borneo FC menjadi lebih baik,” kata Huistra.

Baca juga:   Eksklusif: Kisah di Balik Debut Manis Adam Alis

Langsung Pimpin Latihan

Rabu pagi, Pieter Huistra langsung melakukan tes medis. Berlanjut ke penandatanganan kontrak pada siang harinya.

Setelahnya, pria Belanda akan langsung memimpin sesi latihan perdananya bersama skuat Pesut Etam di Stadion Segiri. Pada jam 4 sore.

Untuk diketahui, Pieter datang sendirian ke Borneo FC. Alias tidak membawa staf pelatih. Sehingga ia masih akan bekerja bersama seluruh tim pelatih di era Andre Gaspar. Setidaknya sampai musim ini kelar.

Kompetisi tinggal menyisakan 9 laga lagi buat Pasukan Samarinda. Pieter jelas tak memiliki waktu yang banyak untuk persiapan.

Terdekat, Pesut Etam akan mejamu Bhayangkara FC pada Sabtu petang. Kecepatan adaptasi pelatih anyar sangat dibutuhkan agar kesucian Stadion Segiri tetap terjaga musim ini. (dra)

Baca juga:   Stefano Lilipaly Ingin Buka Puasa saat Bertemu Persib

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.