Connect with us

KUBAR

Trans Kalimantan di Kubar Terendam Banjir, Tak Bisa Dilintasi, Motor Diangkut Perahu

Published

on

Suasana banjir di Trans Kalimantan di Kutai Barat (Kubar). (Net)

Akses jalan trans Kalimantan yang menghubungkan Kutai Barat dan Kutai Kartanegara beberapa hari ini terhenti. Dilaporkan banjir dengan ketinggian hingga 1,5 meter terjadi.

Akibatnya, kendaraan tidak dapat melintas. Bahkan motor harus diangkut perahu. Mobil dan truk tertahan selama tiga hari.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutai Barat Lorentius Silasludin membenarkan hal itu. “Memang (sempat) ada kemacetan, tapi sejak hari ini sudah dibuatkan akses jalan alternatif menghubungkan Kubar dengan Kukar,” jelasnya, Kamis (8/9/2022).

Dalam laporannya, banjir pertama kali terjadi mulai Senin (5/9) di kawasan Kajuq. Tepatnya di jalan lintas Kalimantan poros tengah, Kecamatan Muara Lawa, Kubar.

Pada Kamis (8/9) air sempat surut siang harinya. Namun kembali meninggi pada malam harinya, akibat hujan deras.

Baca juga:   Peduli Rakyat, Wakil Ketua DPRD Kubar Haji Acong Bagikan 100 Paket Sembako pada Warga MMB

Alhasil, kendaraan roda empat keatas dibuatkan jalan alternatif darurat oleh sebuah perusahaan. Sementara pengendara motor masih bisa melintas namun dengan diangkut menggunakan perahu.

“Untuk sepeda motor diangkat menggunakan perahu dengan biaya Rp 20 ribu untuk motor bebek, sedangkan Rp 30 untuk motor berukuran besar,” katanya.

Banjir ini terjadi karena saluran air menuju sungai tersumbat. Sebab pada hilir sungai dibendung untuk pembuatan gorong-gorong di sekitar lokasi banjir. Selain itu diduga kuat adanya limpahan luapan air dari kolam tambang.

Hingga kini pihak BPBD Kubar dan unsur terkait berupaya menguras air banjir menggunakan 4 alat pompa berukuran besar. (redaksi)

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.