Connect with us

EKONOMI DAN PARIWISATA

Wisata Ladaya ‘Gagal Panen’ di Musim Libur Natal Tahun Ini

Published

on

ladaya
Suasana Wisata Ladaya Tenggarong di libur Natal 2023.  (Yanti/Kaltim Faktual)

Pengelola objek wisata Ladaya mengaku tingkat kunjungan wisatawan pada libur Natal kali ini turun signifikan. Di periode yang sama tahun lalu, para pegawainya bahkan tak sempat duduk saking sibuknya.

Musim libur panjang seperti periode Natal dan Tahun Baru, menjadi momentum objek wisata panen pengunjung. Setelah beberapa bulan, sejak masa libur Lebaran Idulfitri dan libur sekolah berlalu, ‘berpuasa’.

Masa panen itu juga dinantikan oleh objek wisata Ladang Budaya (Ladaya) yang merupakan destinasi favorit di Kota Tenggarong, Kalimantan Timur. Terletak di Jalan H. Bachrin Seman, Ladaya begitu terjangkau dari Tenggarong dan sekitarnya. Areanya yang luas, penuh ornamen kebudayaan lokal setempat, serta kesejukan dari pepohonan yang dirawat dengan baik. Membuat kesan berwisata di situ sangatlah mengasyikkan.

Yang paling ikonik dari Ladaya adalah rumah ulin yang mereka namai Odah Rehat. Selain nyaman untuk tempat menginap, ataupun sekadar tempat kumpul keluarga. Dari luar saja, sangat menarik untuk dijadikan latar berfoto.

Baca juga:   4 Alasan Kenapa Kamu Harus Berkunjung ke Pantai Tanjung Jumlai Penajam

Selain penginapan, Ladaya juga memiliki beragam wahana menarik yang dapat dinikmati oleh pengunjung dari segala usia. Seperti arena outbound dengan ketinggian 4 meter, flying fox, paintball, dan lainnya.

Selain menyediakan wahana yang menantang adrenalin. Ladaya juga menyediakan berbagai kegiatan pertunjukan budaya. Sehingga, pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan tari tradisional. Namun di luar itu semua.

Tren Berwisata ke Ladaya Turun

Ladaya sendiri sebenarnya sudah bersolek untuk menyambut masa panen ini. Bangunan-bangunan yang jabuk diperbaharui, sehingga kinclong. Sayangnya, jumlah pengunjung kali ini menurun. Pengelola Ladang Budaya, Kosis mengaku demikian.

“Natal tahun kemarin sama Natal hari ini jauh rame Natal kemarin. Saya belum menghitung jumlah pengunjung sekarang berapa detailnya, tapi secara atmosfer terasa berkurang lah. Tahun kemarin padat banget,” ungkapnya, Senin 25 Desember 2023.

Penurunan jumlah pengunjung Ladaya saat libur Natal 2023 ini, terlihat dari kurang padatnya aktivitas pegawai saat melayani pengunjung wisatawan.

Baca juga:   4 Alasan Kenapa Kamu Harus Berkunjung ke Pantai Tanjung Jumlai Penajam

“Bahkan (tahun) kemarin kita gak sempat makan gak sempat istirahat. Ini masih bisa santai berarti relatif menurun lah,” katanya.

Wisatawan Tersebar

Kosis mengatakan penurunan jumlah pengunjung Ladaya ini disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah semakin banyaknya destinasi wisata baru yang terus bermunculan di Tenggarong.

“Salah satunya itu pengunjung wisata jadi tersebar,” tuturnya.

Meskipun jumlah pengunjungnya menurun, Ladaya tetap menawarkan beragam wahana permainan yang menarik. Beberapa wahana yang tersedia di Ladaya antara lain paintball, long flying fox, outbound, serta sepeda gantung.

“Kalau udah liburan ini semua diminati. Agak sulit mengukurnya, kalau anak-anak muda yang cowo paintball,” ujarnya.

Harga tiket masuk Ladaya Tenggarong terbilang ramah di kantong. Wisatawan hanya membayar Rp20 ribu per orang.  Bagi yang ingin mencoba wahana berbayar seperti paintball, flying fox, dan wahana menarik lainnya. Penghujung hanya perlu merogoh kocek mulai dari Rp24 ribu hingga Rp150 ribu. Sedangkan untuk jam buka mulai dari jam 09.00 Wita hingga jam 17.00 Wita.

Baca juga:   4 Alasan Kenapa Kamu Harus Berkunjung ke Pantai Tanjung Jumlai Penajam

Selain sebagai tempat wisata, Ladaya juga kerap digunakan sebagai tempat gathering perusahaan dan berkumpul bersama keluarga.

Ladaya sendiri, dulunya sempat menyediakan Mini Zoo yang menampilkan berbagai jenis hewan. Seperti burung merak, burung enggang, uwa-uwa, beruang madu, dan banyak lagi.

“Namun ketika terjadi pandemi Covid-19 kami tidak bisa merawatnya karena biaya makan hewan yang cukup mahal dan tidak ada pemasukan ketika pandemi jadi kami serahkan ke BKSDA Kaltim,” jelas Kosis.

Untuk penambahan wahana baru, Ladaya belum memiliki rencana untuk menambahnya dalam waktu dekat. Namun, Kosis mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk membangun playground di Ladaya.

“Untuk wahana belum ada yang baru, mungkin next kalau ada rezeki buat playground. Karena anak-anak banyak cari,” pungkasnya. (dmy/dra)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.