Connect with us

SAMARINDA

Yeay! Jalan Penghubung Samanhudi-S. Parman “Eks Bandara Samarinda” Resmi Dibuka

Published

on

Jalan Penghubung Samanhudi menuju S. Parman Samarinda sudah bisa dilalui masyarakat. (Yanti/Kaltim Faktual)

Kabar gembira buat warga Samarinda. Karena perjalanan dari Lambung Mangkurat ke Simpang 4 Merak jadi lebih dekat. Setelah jalan penghubung Samanhudi ke S. Parman (dekat Planet Swalayan) sudah jadi dan bisa dilewati.

Pada Jumat 2 Februari pagi, terpantau puluhan kendaraan melewati jalan ‘baru tapi lama’ tersebut. Akses yang sempat ditutup karena masuk area runway Bandara Temindung Samarinda, yang sekarang sudah tidak beroperasi.

Proyek jalan ini dikerjakan oleh Pemprov Kaltim pada masa anggaran APBD-Perubahan 2023. Atau pada akhir tahun lalu. Target selesai 31 Desember 2023. Namun karena seringnya hujan saat masa proyek, mengakibatkan molor hingga sebulan lebih dikit.

Saat ini, akses tersebut sudah bisa dilalui. Namun pengguna jalan masih perlu hati-hati. Karena masih ada finishing pengerjaan di bagian bahu jalan.

Baca juga:   “Kami Sangat Menderita!” Keluhan Pedagang Relokasi Pasar Pagi di Tempat Baru

Tersisa Drainase dan Trotoar

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) Kaltim, Nana Yusuf. Mengungkapkan bahwa pengerjaan jalan penghubung ini telah selesai 100 persen.

“Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Samarinda. Ini menghubungkan jalan dari S. Parman menuju Samanhudi. Mudah-mudahan ini bisa mengurai kemacetan di wilayah Samarinda,” ungkapnya, Jumat 2 Februari 2024.

“Kita masih ada pekerjaan perapian proses finishing sedikit-sedikit di bahu jalan. Segera mungkin kita selesaikan. Tinggal drainase dan trotoar,” lanjutnya.

Nana merincikan, bahwa jalan penghubung ini memiliki total panjang 290 meter, dengan lebar 20 meter.

“Dengan lebar masing-masing jalan yakni 7 meter untuk jalan akses S.Parman . 20 meter untuk masuk Temindung dan 7 meter untuk akses Samanhudi. Harapannya warga hati-hati dan tidak usah ngebut,” katanya.

Baca juga:   Sabtu Besok, Isran Noor Bikin Acara Temu Kangen Masyarakat di Samarinda

Pada beberapa bagian tepi jalan, pemprov memasang plang pemberitahuan. Bahwa dilarang mendirikan bangunan, berjualan, dan aktivitas lainnya di atas lahan eks Bandara Temindung tanpa izin.

Proyek pembangunan jalan penghubung S.parman menuju Samanhudi ini. Berlangsung selama kurang lebih 2 bulan setengah. Dengan anggaran Rp10 miliar menggunakan APBD Perubahan 2023.

“Kita kontrak di 8 November 2023 sedangkan pengerjaannya ini agak kompleks karena ada pengerjaan tanah yang cukup memakan waktu. Selain itu, ini juga dataran rendah. Sehingga kita menambah waktu 50 hari. Sebelum 50 hari Insyallah sudah selesai,” tutup Nana.

Masyarakat Bersyukur

Untuk diketahui, meski tidak terlalu panjang. Namun keberadaan jalan penghubung ini cukup vital. Karena jalur dari Simpang Lembuswana ke Lambung Mangkurat atau sebaliknya. Sebelumnya hanya memiliki 2 jalur. Yakni melalui A. Yani-Remaja-Kemakmuran-Pelita. Dan dari Gatsu/ Hasan Basri-A.M Sangaji-Agus Salim. Sehingga kerap menimbulkan kemacetan. Terutama di sisi Agus Salim yang memang kawasan padat. Karena dekat dengan kantor pemerintahan dan GOR Segiri.

Baca juga:   Pemkot Samarinda Belum Selesaikan Administrasi Hibah Lahan RSI, Pemprov Kaltim Kasih Warning

Maka selesainya akses penghubung ini sangat disyukuri masyarakat. Asep misalnya, seorang driver ojek online. Mengaku senang karena bisa memudahkannya mengantarkan orderan.

“Mantap pokoknya lebih cepat, lebih singkat. Biasa lewat (Jl) Remaja. Ini saya mau ke S. Parman antar orderan,” ungkap Asep.

“Sebelum jalan dibuka jauh muternya. Lebih ngirit waktu dan cepat,” pungkasnya. (dmy/dra)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.