SEPUTAR KALTIM
Masih Pakai E-Setda, Perlahan Setda Kaltim Beralih Ke Srikandi
Sejak 2017, Setda Kaltim dalam pengelolaan persuratan telah menggunakan aplikasi E-Setda. Ketika ada imbauan menggunakan aplikasi Srikandi. Setda Kaltim perlahan akan beralih.
Sesuai instruksi Presiden Jokowi, belakangan seluruh intansi atau lembaga pemerintahan di Indonesia akan beralih ke sistem pemerintahan digital. Dalam rangka reformasi birokrasi, percepatan dan permudahkan sistem kerja di pemerintahan.
Baik itu di lingkungan pemerintahan pusat yang terdiri atas badan, lembaga, dan juga kementrian. Ataupun lingkungan pemerintahan daerah baik itu provinsi atau kabupaten kota. Semua akan menggunakan aplikasi Srikandi.
Srikandi sendiri merupakan singkatan dari Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi. Merupakan aplikasi yang diluncurkan pemerintah sebagai aplikasi yang mendukunh administrasi persuratan dan bidang kearsipan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik.
Sebelum adanya aplikasi Srikandi. Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah menerapkan sistem digital dalam pengelolaan persuratan secara internal. Dengan menggunakan aplikasi E-Setda. Sudah sejak 2017.
Analis Kebijakan Ahli Muda atau Sub Koordinator Persuratan dan Arsip Setda Kaltim Heldi mengaku sampai saat ini masih menggunakan E-Setda. Sambil perlahan beralih ke Aplikasi Srikandi.
“Sementara masih E-Setda. Tapi ini kami mulai jalan Srikandi. Masih memakai E-Setda tapi Srikandi jalan juga, ini kan tahap pembelajaran. Pelan-pelan beralih,” jelas Heldi Senin 27 November 2023.
Heldi menargetkan pihaknya siap menerapkan aplikasi Srikandi pada tahun 2024 mendatang. Sebab saat ini Setda Kaltim terus melakukan adaptasi agar semakin terbiasa dengan aplikasi Srikandi
“Insyaallah tahun 2024 kami akan menggunakan srikandi,” pungkasnya. (ens/fth)
ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN & KEARSIPAN KALTIM
-
KUKAR4 hari agoKebakaran Hebat Melanda Permukiman Padat Tenggarong, 75 Rumah dan Bangunan Ludes
-
OLAHRAGA4 hari agoIndonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Drama 120 Menit Berakhir Manis di GBK
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoTemuan BRIN soal Vape Jadi Perhatian, Angka Gangguan Kesehatan Diminta Tak Disalahartikan
-
KUKAR4 hari agoPemkab Kukar Kembali Dorong Penataan Wilayah Sedulang dari Muara Kaman
-
BONTANG5 hari ago40 Motor Fazzio dan Grand Filano Ramaikan Rolling City Yamaha Classy di Bontang
-
KUBAR2 hari agoJalan Kukar-Kubar Makin Parah, Pemerintah Pusat Diminta Segera Turun Tangan
-
KUKAR3 hari agoKukarGO Pangkas Hambatan UMKM Masuk Pasar Digital
-
EKONOMI DAN PARIWISATA2 hari agoClan of Classy Vol.3 Bali 2026: Recharge & Berkendara Menembus Keindahan Pulau Dewata

