BALIKPAPAN
Soal Gelar Perkara Temuan Mayat di Apotek Kimia Farma, Polda Kaltim: Masih Menunggu Perkembangan
Polresta Samarinda berencana mengungkap hasil pemeriksaan forensik CCTV terkait kasus temuan mayat di gudang Apotek Kimia Farma Hidayatullah Samarinda. Dalam gelar perkara bersama Polda Kaltim.
Pada 28 Maret 2024 kemarin, DPRD Kaltim mendudukkan semua pihak dalam 1 ruangan. Di agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) perihal kasus temuan mayat seorang wanita bernama Bertha, di gudang Apotek Kimia Farma Hidayatullah.
Saat itu, satu per satu perwakilan keluarga korban, apotek, Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada, hingga kepolisian memberikan keterangan masing-masing.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli tidak terlalu banyak bicara, karena penyidikan memang masih berlangsung. Ia hanya menegaskan bahwa kepolisian akan bertindak berdasar fakta-fakta, satu di antaranya dari pemeriksaan forensik terhadap CCTV.
Pemeriksaan itu dilakukan di Surabaya untuk memastikan 2 hal. Pertama untuk mengetahui apakah ada upaya penghapusan rekaman atau tidak. Serta mengembalikan rekaman yang sudah terhapus otomatis.
Untuk diketahui kembali, kejadian diduga pada 31 Januari 2024. Sementara ketahuannya baru tanggal 18 Februari. Sementara durasi rekaman CCTV Apotek Kimia Farma hanya 12 hari (kapasitas memori 1 TB).
“Rekaman CCTV sudah diamankan semua, dan dibawa ke laboratorium forensik. Ini berguna untuk menepis dugaan mungkin yang mengatakan CCTV rusak.”
“Hasilnya sudah ada, nanti kami sampaikan pada saat gelar perkara di Polda Kaltim. Untuk waktunya kapan, nanti kita sampaikan kembali,” ujarnya usai RDP.
Polda Kaltim Masih Mengamati
Senin, 1 April 2024, Kaltim Faktual melakukan upaya konfirmasi ke Polda Kaltim. Untuk menanyakan kapan gelar perkara itu akan dilakukan. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kaltim, Kombes Pol Artanto mengatakan pihaknya masih menunggu perkembangan terbaru.
“Penyidiknya oleh Polresta Samarinda, kemarin kan sudah digelar itu kasusnya di konferensi pers di Samarinda. Kami menunggu perkembangan lebih lanjut aja. Nanti kan pasti ada informasi lanjutannya,” jawabnya singkat. (nvr/fth)
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari ago17 Ribu Pengaduan Masuk ke OJK, Pinjol Ilegal Masih Jadi Kasus Terbanyak
-
PARIWARA3 hari agoPariwisata Kaltim Tak Cukup Andalkan Destinasi, Kolaborasi Jadi Penentu Keberhasilan
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoKorban Penipuan Jangan Menunggu, Segera Lapor ke Indonesia Anti-Scam Centre
-
BALIKPAPAN5 hari agoLibur Sekolah Dongkrak Penumpang Bandara SAMS Sepinggan hingga 15 Ribu Orang per Hari
-
SAMARINDA5 hari agoDarlis Pattalongi Ajak Masyarakat Kawal Tata Ruang Berkelanjutan untuk Masa Depan Kaltim
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoRudy Mas’ud Lantik 110 ASN, Sejumlah Kepala OPD Pemprov Kaltim Berganti
-
SAMARINDA2 hari agoClassy Ride & Chill Wadah Pecinta Yamaha Fazzio & Filano Ramaikan Samarinda dan Bontang, Hadirkan Gaya Berkendara Berkelas
-
PARIWARA1 hari agoGrand Filano Racing Look Jadi Tren Baru, Modifikasi Classy Yamaha Makin Digandrungi Gen Z

