HIBURAN
Once Mekel: Samarinda Dianugerahi Tuhan Banyak Talenta Musik, Tinggal Dimaksimalkan Saja
Saat menjadi pembicara di talkshow Hari Musik Nasional 2024 Kaltim, eks vokalis Dewa 19 Once Mekel mengaku Samarinda diciptakan Tuhan dengan menyertakan banyak musisi hebat dan berbakat. Tinggal bagaimana bakat-bakat itu dikembangkan agar lebih berkembang.
Dari masa ke masa, Kota Samarinda memang terus melahirkan musisi hebat. Ada yang rezekinya sampai nasional, ada pula yang menjadi jagoan lokal. Beberapa musisi Samarinda yang memiliki karier nasional di antaranya Icha Jikustik, Kemal Favlevi, Novi Umar, Zerosix Park, Rio Satrio, dan masih banyak lagi. Jumlahnya akan lebih banyak jika menggabungkan talenta asal Balikpapan, Bontang, serta wilayah Kaltim lainnya.
Once Mekel melihat hal itu bukan sebagai kebetulan. Ia meyakini bahwa Samarinda adalah kota yang unik. Seperti halnya Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya, kota ini juga menjadi cikal para musisi hebat.
“Kalimantan Timur khususnya Samarinda yang dianugrahi Tuhan, memiliki bakat musik yang tinggi. Sehingga yang bersangkutan bisa menjalankan apa yang sudah direncanakan oleh penciptanya,” ungkap Once sehabis Talkshow Peringatan Hari Musik Nasional pada Sabtu, 27 April 2024.
Saran dari Once
Menurut Once Mekel, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk memajukan industri musik di Samarinda ataupun Kalimantan Timur.
Yang pertama adalah infrastruktur dan aturan main. “Dukungan infrastruktur yang memadai dan peraturan yang jelas akan membantu para musisi dan pelaku industri musik berkreasi dengan lebih baik. Perizinan yang lebih efisien juga perlu diperhatikan.”
Selanjutnya adalah kerja sama dengan stakeholder musik, termasuk di dalamnya adalah pemerintah. “Dengan komunikasi yang baik, kebijakan yang mendukung, dan transparansi dalam pengambilan keputusan, industri musik dapat berkembang lebih baik,” ungkapnya.
Yang ketiga adalah memiliki gedung musik profesional. Bukan sekadar gedung serbaguna, tapi sebuah tempat pertunjukan musik yang lengkap dengan peralatannya.
“Gedung ini dapat menjadi tempat bagi para musisi lokal dan nasional untuk tampil, serta memperlihatkan kekayaan musik daerah,” imbuh Once.
Terakhir adalah ekosistem musik harus dibesarkan. Termasuk ikut membesarkan seni budaya lainnya. (gig/fth)
-
MAHULU4 hari agoBuka Isolasi Mahulu, Pembangunan Bandara Ujoh Bilang Sudah 89 Persen Ditargetkan Beroperasi Februari 2026
-
GAYA HIDUP4 hari agoKaltim Diprediksi Hujan Berangin Pekan ini, Berikut Tips Jaga Kesehatan Wajib
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoPemprov Kaltim Kebut Cetak Sawah 20 Ribu Hektare, Targetkan Swasembada Pangan Mandiri pada 2026
-
SAMARINDA4 hari agoMinggu Malam, Ustaz Das’ad Latif Bakal Isi Tabligh Akbar di Penutupan Pekan Raya Kaltim 2026
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoMembaca Arah Pariwisata 2026: Dimotori Gen Z, Ini 6 Tren Wisata yang Bakal Mendominasi
-
HIBURAN4 hari agoLomba, Pameran, hingga Tabligh Akbar, Berikut Rangkaian Keseruan Pekan Raya Kaltim Gratis!
-
NUSANTARA4 hari agoMemasuki 2026, Otorita IKN Tegaskan Arah Nusantara sebagai Ibu Kota Politik 2028
-
MAHULU5 hari agoResmikan Jalan Tering–Ujoh Bilang, Gubernur Rudy Mas’ud: Mahulu Kini Tak Lagi Tergantung Jalur Sungai

