SEPUTAR KALTIM
Sekda Kaltim Minta Seluruh Stakeholder Sukseskan Kegiatan HKN 2024
Sekda Kaltim meminta seluruh stakeholder kearsipan daerah sukseskan pelaksanaan HKN 2024. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan seluruh aspek, bukan hanya kearsipan tetapi ekonomi dan pariwisata.
Penyelenggaraan Hari Kearsipan Nasional (HKN) 2024 di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tinggal menghitung hari. Perayaan HKN bakal digelar pekan depan, pada 27 – 30 Mei 2024.
Rangkaian agenda HKN 2024 akan dipusatkan di Kota Samarinda dengan dihadiri dua ribu peserta dari seluruh Indonesia.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni memberikan dukungan penuh pada penyelenggaraan HKN ke-53 di Kaltim.
Ia pun berpesan kepada seluruh stakholder kearsipan daerah agar turut menyukseskan pelaksanaan HKN 2024.
“Kaltim sebagai tuan rumah HKN 2024, sudah sepatutnya kita membantu untuk menyukseskan. HKN menjadi pengingat bahwa kearsipan merupakan jantung kita dalam bekerja. Tidak ada administrasi yang baik bila tidak ada sistem kearsipan yang baik,” kata Sri Wahyuni saat hadir dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Bidang Perpustakaan dan Kearsipan se-Kalimantan Timur, beberapa waktu lalu di Balikpapan.
Plt Kepala ANRI, Imam Gunarto mengungkapkan dipilihnya Kaltim sebagai tuan rumah HKN 2024 dapat menjadi percontohan bagi provinsi lain.
Selain itu, kegiatan HKN juga sebagai bentuk pemerataan pengembangan kearsipan ke seluruh penjuru tanah air yang tidak hanya terpusat Pulau Jawa. Terlebih Kaltim saat ini telah menjadi Ibu Kota Negara.
“Kita berharap dengan gelaran HKN dapat meningkatkan seluruh aspek, tidak hanya peningkatan kearsipan di Kaltim tapi pengembangan daerah itu sendiri seperti ekonomi, pariwasata, dan lainnya,” sebut Imam.
Penetapan Kalimantan Timur sebagai tuan rumah HKN 2024 atas perumusan rekomendasi dari seluruh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan (DPK) se-Indonesia pada HKN 2023 di Banyuwangi, Jawa Timur.
Hal tersebut disambut baik oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan DPK Kaltim.
Pelaksanaan HKN 2024 akan berlangsung di Samarinda dengan mengusung tema “Sustainable Archiving for The Best Future”.
Tema tersebut digunakan sebagai harapan untuk keberlanjutan dan pengembangan arsip dalam menyimpan memori masa lalu dan kebermanfaatan di masa depan. (rw)
-
LIPUTAN KHUSUS2 hari agoRumah Lunas, SHM Tak Pernah Terbit: Kisah 35 Tahun Penantian Warga Perumahan Korpri Loa Bakung
-
SAMARINDA3 hari agoBelajar Pancasila dengan Cara Menyenangkan, Siswa Sekolah Rakyat Samarinda Ikut Lomba Desain hingga Kuis Kebangsaan
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoKuasa Hukum Agus Hari Kusuma Nilai Tuntutan Jaksa dalam Kasus DBON Kaltim Tidak Berdasar Fakta Persidangan
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoHari Lahir Pancasila 2026, Kaltim Teguhkan Semangat Persatuan di Tengah Tantangan Zaman
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoRameliani Bangga Jadi Pembaca UUD 1945 di Hari Lahir Pancasila, Ajak Pemuda Jaga Persatuan
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoKorupsi Dana DBON Kaltim Masuki Babak Akhir, Eks Kadispora Dituntut 3,5 Tahun dan Ketua Pelaksana 6 Tahun Penjara
-
PARIWARA3 hari agoGEAR ULTIMA Tembus Jalur Ekstrem Gunung Sinabung, Tetap Tangguh Meski Diguyur Hujan
-
OLAHRAGA1 hari agoMusorprov KONI Kaltim Tetapkan Calon Tunggal Ketua, KONI Pusat Ingatkan Bahaya Konflik Internal

